Gelaran Qur’anic, Science, and Art (QSA) 2026 yang diselenggarakan SD Muhammadiyah 6 Gadung Surabaya (SD Musix) memasuki hari kedua pada Rabu (17/6/2026). Suasana sekolah tampak semarak dengan berbagai penampilan kreatif siswa yang memadukan sains, Al-Qur’an, dan kemampuan berbahasa Inggris.
Jika pada hari pertama peserta dari kelas kecil (1–2 ICP) menunjukkan kemampuan terbaik mereka, maka pada hari kedua giliran siswa kelas besar (3, 4, dan 5 ICP) yang tampil penuh percaya diri. Berbagai media dan properti unik dihadirkan untuk mendukung presentasi di hadapan dewan juri, yakni Puspitawati, SPd, MM dan Anisa Herwati, SPdI, MPd.
Dalam kompetisi ini, para peserta mempresentasikan materi sains yang diintegrasikan dengan ayat-ayat Al-Qur’an dan hadis menggunakan bahasa Inggris. Menurut Puspitawati, terdapat sejumlah aspek yang menjadi perhatian utama dalam penilaian.
“Di antara yang menjadi penilaian adalah kesesuaian materi sains dengan nilai keislaman, kemampuan public speaking, efektivitas penggunaan media atau properti, serta kelancaran dalam berbahasa Inggris,” ujarnya.
Simulasi Sistem Pencernaan dengan Selang Transparan
Salah satu penampilan yang menarik perhatian juri datang dari Rayya Fathira Azzahra, siswa kelas 5 ICP. Dengan penuh percaya diri, Rayya membawakan tema Human Digestive System atau sistem pencernaan manusia.
Untuk memperjelas materi yang disampaikan, Rayya menghadirkan media pembelajaran berupa gambar anatomi sistem pencernaan manusia yang dimodifikasi menggunakan selang transparan dari bagian mulut hingga anus. Ia juga menyiapkan alat suntik besar berisi air berwarna sebagai simulasi proses pencernaan makanan.
Saat menjelaskan fungsi organ-organ pencernaan, Rayya menyemprotkan air berwarna ke dalam selang dari arah mulut. Air tersebut kemudian mengalir melalui jalur yang telah dibuat hingga keluar di bagian akhir sistem pencernaan. Simulasi sederhana namun edukatif itu berhasil menggambarkan proses pencernaan secara visual dan mudah dipahami.
Materi tersebut kemudian diintegrasikan dengan Surah At-Tin ayat 4:
لَقَدْ خَلَقْنَا الْإِنْسَانَ فِي أَحْسَنِ تَقْوِيمٍ
Artinya: “Sungguh, Kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya.”
Melalui ayat tersebut, Rayya menjelaskan kesempurnaan penciptaan tubuh manusia, termasuk sistem pencernaan yang bekerja secara teratur dan menakjubkan.
Mystery Box Struktur Bunga Curi Perhatian
Penampilan tak kalah menarik ditunjukkan oleh Aufkla Rain Ananta Diev, siswa kelas 5 ICP. Sejak pagi, ia membawa sebuah mystery box berwarna hitam yang membuat teman-temannya penasaran.
Kotak tersebut sengaja ditutup rapat dan baru dibuka saat presentasi berlangsung. Rasa penasaran yang tinggi bahkan membuat beberapa teman sekelasnya mengintip dari balik jendela ruang kelas.
“Oh, ternyata isinya struktur bunga, Kawan!” bisik salah seorang siswa yang berhasil mengintip dari luar.
Saat kotak dibuka di hadapan juri, tampak visualisasi bertajuk The Parts of Flower yang dihiasi lampu-lampu dekoratif. Dengan kemampuan bahasa Inggris yang baik, Aufkla menjelaskan fungsi setiap bagian bunga secara runtut dan detail.
Materi tentang struktur bunga tersebut diintegrasikan dengan Surah Yasin ayat 36:
سُبْحَانَ الَّذِي خَلَقَ الْأَزْوَاجَ كُلَّهَا مِمَّا تُنْبِتُ الْأَرْضُ وَمِنْ أَنْفُسِهِمْ وَمِمَّا لَا يَعْلَمُونَ
Artinya: “Maha Suci (Allah) yang telah menciptakan semuanya berpasang-pasangan, baik dari apa yang ditumbuhkan oleh bumi dan dari diri mereka sendiri maupun dari apa yang tidak mereka ketahui.”
Melalui ayat tersebut, Aufkla menjelaskan adanya organ reproduksi jantan dan betina pada tumbuhan sebagai salah satu bukti kebesaran Allah yang dapat dipelajari melalui sains.
Wali Murid Beri Apresiasi
Kreativitas yang ditunjukkan para siswa mendapat apresiasi dari para wali murid yang hadir mendampingi. Salah satunya disampaikan oleh Ayu Tika Ramadhani, ibunda Rayya Fathira Azzahra.
“Masyaallah, agenda ini bagus sekali. Program ini benar-benar mengajarkan dan melatih mental anak-anak untuk mengasah kemampuan public speaking mereka sejak dini,” ungkapnya.
Menurut Ayu, QSA tidak hanya mengembangkan kreativitas siswa dalam membuat karya visual, tetapi juga membimbing mereka untuk memahami dan mengaplikasikan ilmu pengetahuan berdasarkan nilai-nilai Al-Qur’an dan hadis.
Melalui kegiatan QSA 2026, SD Musix kembali menunjukkan komitmennya dalam membentuk generasi yang unggul dalam ilmu pengetahuan, berkarakter Islami, serta memiliki kemampuan komunikasi yang baik di era global. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments