Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Jawab Tantangan Era Digital, SD Muhdelta Ikuti Workshop ‘The Future Teacher 2026’

Iklan Landscape Smamda
Jawab Tantangan Era Digital, SD Muhdelta Ikuti Workshop ‘The Future Teacher 2026’
Workshop 'The Future Teacher 2026'. Foto: Istimewa.
pwmu.co -

Dalam upaya menjawab tantangan transformasi pendidikan di era digital, SD Muhammadiyah 8 Tulangan, Sidoarjo (SD Muhdelta) ikut ambil bagian dalam Workshop Interaktif bertajuk “The Future Teacher: AI for Interactive Learning – Inovasi Pembelajaran dan Branding Sekolah Berbasis AI”.

Kegiatan ini diikuti oleh sejumlah sekolah swasta se-Kabupaten Sidoarjo dan digelar pada Sabtu (7/2/2026).

Workshop ini menghadirkan Setya Ardhiwinta, M.M., sebagai Inspiring Coach yang menyampaikan pemaparan strategis sekaligus praktik langsung pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dalam pembelajaran serta penguatan branding sekolah.

Dalam materinya, ia menegaskan bahwa guru masa depan tidak hanya dituntut unggul dalam kompetensi pedagogik, tetapi juga adaptif terhadap pesatnya perkembangan teknologi.

“AI bukan untuk menggantikan peran guru, melainkan untuk mendukung serta memperkuat kreativitas dan efektivitas pembelajaran,” ujarnya dalam sesi utama.

Pada sesi praktik, para peserta diperkenalkan dengan enam aplikasi AI yang relevan untuk mendukung inovasi pembelajaran sekaligus penguatan citra dan branding sekolah, yaitu:

1. Zep AI sebagai asisten berbasis AI untuk membantu guru menyusun ide materi, membuat outline pembelajaran, dan mengembangkan konten edukatif secara lebih sistematis.

2. Pixverse AI untuk menghasilkan video pembelajaran berbasis teks (text-to-video) yang dapat digunakan sebagai media ajar interaktif.

3. Grok AI dimanfaatkan untuk menyusun konsep kreatif dan naskah video promosi sekolah secara cepat dan terstruktur.

SMPM 5 Pucang SBY

4. Meta AI sebagai pendukung pembuatan konten komunikasi digital dan caption media sosial dalam rangka memperkuat branding sekolah.

5. Notebook LM untuk merangkum dokumen, menganalisis bahan ajar, serta membantu guru mengolah referensi pembelajaran dengan lebih efisien.

6. Google Whisk untuk eksplorasi ide visual dan pengembangan konsep desain pendukung media pembelajaran maupun promosi sekolah.

Melalui pendekatan yang aplikatif, para peserta tidak hanya memahami konsep AI secara teoretis, tetapi juga mampu menghasilkan rancangan nyata berupa media ajar interaktif, konsep konten digital, serta strategi branding sekolah berbasis teknologi.

Kegiatan ini disambut dengan antusias oleh para peserta dari berbagai sekolah swasta di Sidoarjo. Diskusi yang berlangsung secara interaktif serta kolaborasi lintas sekolah menjadi bukti bahwa transformasi pendidikan membutuhkan sinergi dan keterbukaan terhadap berbagai inovasi.

Dengan terselenggaranya Workshop ini, diharapkan para pendidik semakin siap menjadi guru masa depan yang kreatif, adaptif, dan visioner, serta mampu mengintegrasikan nilai, karakter, dan teknologi dalam satu kesatuan pembelajaran yang inspiratif dan berdaya saing tinggi. (*)

Revisi Oleh:
  • Ni'matul Faizah - 10/02/2026 07:26
SD Kreatif

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu