Suasana penuh semangat dan keceriaan tampak di lingkungan KB-TK Aisyiyah Bustanul Athfal (ABA) 1 Candi saat seluruh peserta didik mengikuti kegiatan simulasi rangkaian Idul Adha pada Jumat (22/5/2026).
Kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk pembelajaran bermakna yang bertujuan mengenalkan nilai-nilai keislaman kepada anak sejak usia dini melalui pengalaman belajar secara langsung, menyenangkan, dan sesuai tahap perkembangan anak.
Kegiatan diawali dengan simulasi salat Idul Adha bersama yang dipandu oleh para guru.
Anak-anak mengikuti rangkaian salat dengan tertib dan antusias, mulai dari takbir bersama hingga mendengarkan khutbah singkat tentang makna Hari Raya Idul Adha.
Dalam khutbah tersebut, peserta didik dikenalkan pada kisah Nabi Ibrahim ‘alaihissalam, pentingnya keikhlasan, ketaatan kepada Allah Subhanahu wa ta’ala, serta sikap saling berbagi kepada sesama.
Kegiatan ini selaras dengan visi sekolah dalam membentuk generasi Islami yang beriman dan berakhlak mulia, sehat, cerdas, terampil, dan mandiri.
Setelah simulasi salat, anak-anak menikmati waktu makan bekal bersama.
Kegiatan sederhana tersebut menjadi sarana melatih kemandirian, kebersamaan, dan pembiasaan hidup sehat.
Anak-anak tampak senang duduk bersama teman-temannya sambil menikmati bekal yang dibawa dari rumah.
Melalui aktivitas itu, peserta didik belajar adab makan, sikap berbagi, serta kemampuan bersosialisasi dengan lingkungan sekitar.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan simulasi proses qurban.
Para guru mengenalkan tahapan penyembelihan hewan qurban secara edukatif dan sederhana agar mudah dipahami anak-anak.
Peserta didik diajak melihat proses memotong, menimbang, hingga membagikan daging qurban secara simbolis.
Anak-anak tampak antusias mengikuti setiap tahapan sambil mendengarkan penjelasan guru tentang makna berbagi dan kepedulian terhadap sesama.
Kegiatan ini juga menjadi bagian dari pembiasaan anak untuk peduli terhadap lingkungan keluarga dan masyarakat sebagai implementasi nilai-nilai Islam.
Kegiatan semakin menarik ketika anak-anak diajak mengolah daging qurban menjadi bakso.
Dengan pendampingan guru, peserta didik dikenalkan pada bahan-bahan serta proses sederhana pembuatan bakso.
Aktivitas tersebut melatih motorik, kreativitas, rasa percaya diri, dan kemampuan bekerja sama anak.
Selain itu, anak-anak juga belajar mengenal proses pengolahan makanan secara sederhana dan menyenangkan.
Melalui simulasi Idul Adha ini, KB-TK ABA 1 Candi berharap peserta didik dapat memahami makna ibadah qurban melalui pengalaman nyata yang berkesan.
Kegiatan tersebut juga menjadi wujud pelaksanaan tujuan sekolah dalam membentuk anak yang beriman, berakhlak mulia, mandiri, terampil, serta memiliki kepedulian sosial sejak usia dini.





0 Tanggapan
Empty Comments