Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Bojonegoro, Suwito, secara resmi membuka kegiatan Jaya Melati I Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan Kwartir Daerah (Kwarda) Bojonegoro di MI Muhammadiyah 12 Sumuragung, Kecamatan Sumberejo, Senin (27/7/2026). Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam menyiapkan pelatih Hizbul Wathan yang kreatif, adaptif, dan mampu mencetak generasi emas Muhammadiyah.
Jaya Melati I mengusung tema “Sinergi Pelatih Hizbul Wathan: Kreatif, Adaptif, dan Siap Mencetak Generasi Emas”. Pelatihan dijadwalkan berlangsung selama lima hari dengan materi kepanduan yang dirancang untuk memperkuat kompetensi calon pelatih Hizbul Wathan.
Ketua Kwarda Hizbul Wathan Bojonegoro, Ramanda Suyuti, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut diikuti oleh 40 peserta yang berasal dari berbagai qobilah atau lembaga pendidikan Muhammadiyah di Kabupaten Bojonegoro.
“Jaya Melati I merupakan salah satu program unggulan Kwarda Bojonegoro. Melalui kegiatan ini kami ingin menyiapkan pelatih Hizbul Wathan yang memiliki kompetensi dan siap membina kader di qobilah masing-masing,” ujarnya.

Selama pelatihan, peserta akan memperoleh berbagai materi, mulai dari Al-Islam, Kemuhammadiyahan, teknik kepanduan, hingga penguatan kepemimpinan. Materi tersebut diharapkan mampu membekali peserta dengan pengetahuan dan keterampilan sebagai pelatih Hizbul Wathan.
Salah satu pelatih, Gunawan, menjelaskan bahwa tujuan utama Jaya Melati I adalah membangun pemahaman peserta mengenai konsep pendidikan kepanduan yang berbeda dengan pendidikan formal di sekolah.
“Peserta diharapkan memahami dasar-dasar kepanduan Hizbul Wathan, mampu membedakan pendidikan sekolah dengan pendidikan kepanduan, serta menguasai berbagai materi kepanduan sebagai bekal untuk menjadi pelatih di qobilah masing-masing,” jelasnya.
Ia berharap seluruh peserta mampu mengembangkan diri setelah mengikuti pelatihan dan siap menjadi pemimpin sekaligus pembina yang mampu menghidupkan kegiatan Hizbul Wathan di lingkungan masing-masing.
Melalui Jaya Melati I, Kwarda Hizbul Wathan Bojonegoro menegaskan komitmennya dalam memperkuat kaderisasi pelatih yang profesional, berkarakter, dan memiliki kemampuan beradaptasi dengan perkembangan zaman. Kehadiran para pelatih yang kompeten diharapkan mampu melahirkan generasi muda Muhammadiyah yang tangguh, berakhlak mulia, dan siap berkontribusi bagi umat, bangsa, dan persyarikatan. (*)






0 Tanggapan
Empty Comments