Iklan SDM 4 Mudipat 2026

Ketua PWNA Jawa Timur Ajak Kader Perkuat Gerakan Perempuan Muda Berkemajuan

Iklan Smamda Sidoarjo 2026
Ketua PWNA Jawa Timur Ajak Kader Perkuat Gerakan Perempuan Muda Berkemajuan
Sambutan Ketua Umum PWNA Jawa Timur dalam momen sambutan Musyawarah Kerja Wilayah ke-3 PWNA Jawa Timur (Huda/PWMU.CO)
pwmu.co -

Ketua Pimpinan Wilayah Nasyiatul Aisyiyah (PWNA) Jawa Timur, Desi Ratna Sari, S.H., mengajak kader Nasyiatul Aisyiyah memperkuat kualitas kaderisasi dan kontribusi nyata bagi masyarakat. Ia menegaskan, kekuatan organisasi tidak hanya diukur dari banyaknya kegiatan yang diselenggarakan, tetapi juga dari ketulusan kader dalam berkhidmat dan manfaat yang dirasakan umat.

Pesan tersebut disampaikan Desi saat membuka Musyawarah Kerja Wilayah (Musykerwil) III Nasyiatul Aisyiyah Jawa Timur di Auditorium Lantai 4, Universitas Muhammadiyah Ponorogo (Umpo), Jumat (16/10/2026). Kegiatan ini mengusung semangat Perempuan Muda Berkemajuan untuk Jawa Timur Berkelanjutan.

Dalam sambutannya, Desi menyampaikan apresiasi kepada kader Nasyiatul Aisyiyah dari berbagai daerah di Jawa Timur yang hadir di Ponorogo. Menurutnya, kehadiran mereka mencerminkan komitmen untuk terus berkhidmat di tengah beragam tanggung jawab dan tantangan kehidupan.

Ia mengakui, perjalanan menuju kegiatan tersebut tidak selalu mudah. Sebagian kader harus meninggalkan anak di rumah, menempuh perjalanan jauh, mempersiapkan akomodasi, hingga berjuang dengan kondisi kesehatan agar tetap dapat mengikuti rangkaian kegiatan.

“Perjalanan ini tentu tidak terlalu mudah. Ada yang meninggalkan anaknya di rumah, ada yang menempuh perjalanan jauh, ada yang sedang berjuang dengan sakitnya, tetapi tetap hadir untuk mengikuti rangkaian musyawarah,” ujarnya.

Bagi Desi, kesediaan kader untuk tetap hadir menunjukkan semangat pengabdian yang menjadi bagian dari perjalanan Nasyiatul Aisyiyah.

Musyawarah sebagai Ruang Merumuskan Arah Gerakan

Desi menjelaskan, Musykerwil III menjadi ruang untuk mengevaluasi kontribusi yang telah diberikan organisasi sekaligus merumuskan langkah yang masih perlu diperjuangkan. Forum tersebut diharapkan dapat memperjelas arah gerakan Nasyiatul Aisyiyah dalam menjawab berbagai persoalan di masyarakat.

Ketua PWNA Jawa Timur Ajak Kader Perkuat Gerakan Perempuan Muda Berkemajuan
Momen para Musyawirin menyanyikan lagu Mars Nasyiatul Aisyiyah (Huda/PWMU.CO)

Ia menyoroti sejumlah tantangan yang membutuhkan perhatian bersama, mulai dari ketimpangan ekonomi, perubahan iklim, ketahanan keluarga, hingga perkembangan teknologi yang semakin cepat.

Menurutnya, derasnya arus teknologi perlu diimbangi dengan kemampuan kader untuk menghasilkan karya dan memberikan dampak nyata, bukan sekadar bereaksi terhadap berbagai perubahan.

Karena itu, musyawarah kerja tidak cukup hanya menjadi forum untuk membahas program. Forum tersebut perlu menjadi ruang untuk menyatukan tekad, menyelaraskan langkah, dan memperkuat komitmen kader dalam menjalankan gerakan perempuan muda berkemajuan.

Iklan SMPM 5 Surabaya 2026

Desi juga mengingatkan bahwa kader Nasyiatul Aisyiyah berada pada rentang usia 17–40 tahun. Pada fase tersebut, kader memiliki beragam tanggung jawab, mulai dari menyelesaikan pendidikan, membangun karier, mempersiapkan keluarga, hingga menjalani kehidupan rumah tangga.

Di tengah dinamika tersebut, ia berharap kader tetap menjaga semangat untuk mengembangkan gerakan Islam dan perempuan berkemajuan di berbagai daerah Jawa Timur.

Kualitas Kader Menjadi Kekuatan Organisasi

Lebih lanjut, Desi menekankan bahwa kualitas kader merupakan salah satu penentu kekuatan organisasi. Kaderisasi, menurutnya, perlu melahirkan pribadi yang memiliki komitmen, ketulusan, dan kemampuan memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar.

Ia mengajak peserta menjadikan Musykerwil III sebagai momentum untuk saling menguatkan dan memperbarui komitmen pengabdian. Dengan demikian, program yang dirumuskan tidak berhenti pada agenda organisasi, tetapi dapat diterjemahkan menjadi kerja nyata yang menjawab kebutuhan masyarakat.

“Mari kita jadikan Musykerwil ini sebagai ruang untuk saling menguatkan, menyatukan tekad, menyamakan langkah, dan memperbarui komitmen,” tuturnya.

Desi berharap seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan menghasilkan rumusan yang dapat menjadi pedoman bagi gerakan Nasyiatul Aisyiyah Jawa Timur. Ia juga mengajak kader menyambut agenda organisasi berikutnya dengan semangat kebersamaan.

Melalui Musykerwil III, PWNA Jawa Timur diharapkan semakin memperkuat arah gerakan perempuan muda berkemajuan yang berorientasi pada kualitas kader, ketulusan pengabdian, dan kebermanfaatan bagi masyarakat. (*)

Revisi Oleh:
  • Tanwirul Huda - 16/10/2026 14:40
SD Kreatif
Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu