Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 23 Universitas Muhammadiyah Surabaya (Umsura) resmi dibuka di Desa Banjarsari, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan, Jumat (10/7/2026). Pembukaan tersebut menandai dimulainya rangkaian pengabdian kepada masyarakat yang melibatkan 20 mahasiswa selama masa pelaksanaan KKN.
Kegiatan pembukaan dihadiri oleh Kepala Desa Banjarsari, Mohammad Shokhib, Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Khosi’in, perangkat desa, serta masyarakat setempat. Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan dukungan terhadap pelaksanaan program KKN di Desa Banjarsari.
Kepala Desa Banjarsari, Mohammad Shokhib, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada Desa Banjarsari sebagai lokasi pelaksanaan KKN. Menurutnya, kehadiran mahasiswa diharapkan dapat memberikan gagasan baru sekaligus membantu menjawab berbagai kebutuhan masyarakat melalui program-program yang inovatif.
“Kami menyambut baik kehadiran adik-adik mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah Surabaya. Semoga program yang dijalankan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan menjadi bagian dari upaya memajukan Desa Banjarsari,” ujarnya.
Ketua BPD Desa Banjarsari, Khosi’in, juga berharap program kerja yang dirancang mahasiswa tidak berhenti pada akhir masa KKN, tetapi dapat menjadi dasar bagi kegiatan yang terus dikembangkan oleh masyarakat.
“Kami berharap program kerja yang dibawa mahasiswa tidak berhenti ketika masa KKN selesai. Semoga program-program tersebut dapat terus dikembangkan dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat Desa Banjarsari,” tuturnya.
Ketua KKN Kelompok 23 Umsura, Dicky Hikam Azzuhdi, mengungkapkan rasa syukur atas sambutan positif yang diberikan oleh pemerintah desa dan masyarakat. Ia menilai dukungan tersebut menjadi motivasi bagi seluruh anggota kelompok untuk menjalankan setiap program kerja secara optimal.
“Sambutan hangat dan antusiasme yang ditunjukkan oleh Pemerintah Desa maupun masyarakat menjadi semangat sekaligus motivasi bagi kami untuk melaksanakan setiap program kerja dengan sebaik-baiknya. Kami berharap kehadiran KKN Kelompok 23 Universitas Muhammadiyah Surabaya dapat memberikan kontribusi yang berkelanjutan dan membawa manfaat bagi kemajuan Desa Banjarsari,” ungkap Dicky.
Selain pembukaan, kegiatan tersebut juga diisi dengan pemaparan rencana program kerja yang akan dilaksanakan selama masa pengabdian. Pemerintah desa memberikan masukan agar program yang dijalankan sesuai dengan potensi dan kebutuhan masyarakat Desa Banjarsari.
Program-program yang telah disusun diharapkan dapat mendukung peningkatan kapasitas masyarakat, memperkuat pemberdayaan, serta menghadirkan inovasi yang bermanfaat bagi pembangunan desa. Melalui kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah desa, dan masyarakat, KKN Kelompok 23 Umsura berkomitmen menghadirkan pengabdian yang tidak hanya berdampak selama masa pelaksanaan KKN, tetapi juga memberikan manfaat jangka panjang bagi Desa Banjarsari.
Pembukaan KKN Kelompok 23 Umsura menjadi awal pelaksanaan rangkaian program pengabdian kepada masyarakat di Desa Banjarsari selama masa KKN. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments