Semangat kreativitas dan kekompakan antara ibu dan anak mewarnai gelaran “Lomba Kreativitas Ibu dan Anak PAUD ‘Aisyiyah” yang diselenggarakan oleh IGABA Kota Surabaya.
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 22–23 April 2026, ini digelar di BG Junction, Jalan Bubutan, dan diikuti oleh ribuan peserta dari berbagai penjuru Kota Surabaya.
Lomba bertajuk “Menghias Kipas Bambu” tersebut mengusung tema “Kreativitas Ibu dan Anak Menghasilkan Karya Hebat dan Berkualitas.” Kompetisi ini diikuti oleh siswa Kelompok Bermain (KB) hingga Taman Kanak-Kanak (TK) dari 74 sekolah Aisyiyah se-Surabaya, dengan total peserta mencapai 5.297 pasangan ibu dan anak.
Dalam ajang tersebut, TK Aisyiyah 67 (ABA 67) yang dikenal dengan slogan Smart Berkarakter: Cerdas, Mandiri, Berakhlakul Karimah berhasil meraih sejumlah penghargaan dari berbagai kategori.
Adapun prestasi yang diraih, yakni:
- Juara 3 Kategori Kelompok A: Ibrahim Keano Harlianto
- Nominasi Kategori Kelompok B: Nur Khalisa
- Nominasi Kategori KB: Sagara Alfarizki
Setiap jenjang memiliki tingkat kesulitan berbeda dalam menghias kipas bambu. Peserta KB menggunakan kain flanel, TK-A menggunakan renda atau pita, sedangkan TK-B menggunakan manik-manik.
Dalam waktu dua jam, para peserta ditantang untuk mengubah kipas bambu polos menjadi karya seni yang indah, kreatif, dan bernilai estetika tinggi.
Menanggapi prestasi tersebut, Kepala TK ABA 67, Lia Afdia, S.Pd., menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya atas capaian para siswa.
“Alhamdulillah, kami sangat bangga dengan prestasi yang diraih anak-anak TK Aisyiyah 67. Kegiatan ini merupakan wadah yang luar biasa untuk mengasah sisi motorik dan kreativitas anak sejak dini. Lebih dari itu, kolaborasi saat menghias kipas mempererat kedekatan emosional antara ibu dan anak. Semoga prestasi ini menjadi motivasi bagi seluruh siswa untuk terus percaya diri dan berkreasi,” ujar Lia.
Keberhasilan ini semakin menegaskan komitmen TK Aisyiyah 67 dalam mencetak generasi yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga kreatif, mandiri, dan berkarakter kuat.
Ajang ini sekaligus menjadi bukti bahwa kolaborasi antara sekolah dan orang tua memiliki peran penting dalam mengembangkan potensi anak sejak usia dini.





0 Tanggapan
Empty Comments