Ikatan Keluarga Pondok Pesantren Al-Ishlah (IKPI) turut membuka lapak merchandise dalam gelaran Jalan Santai Masyarakat dan Santri (Masyan) dalam rangka Dasawarsa ke-4 Al-Ishlah Sendangagung, Ahad (13/9/2026).
Kegiatan yang dihadiri lebih dari 5.000 peserta tersebut menjadi momentum tersendiri bagi IKPI. Merchandise komemoratif edisi 4 Dasawarsa Al-Ishlah menjadi salah satu barang yang banyak diburu peserta sebagai kenang-kenangan.
Produk yang ditawarkan mengusung logo eksklusif 40 tahun Al-Ishlah (1986–2026). Dengan tema “40 Tahun Bersama, Berkarya Lebih Baik – Lebih dari Waktu, Untuk Masa Depan Bersama” dan tagline “Satu Logo, Sejuta Cerita – Kecil Tapi Penuh Makna”, IKPI menyediakan beragam souvenir.
Berbagai merchandise ditawarkan dengan harga yang relatif terjangkau. Produk tersebut meliputi pin seharga Rp5.000, pulpen Rp6.000, gantungan kunci akrilik model custom dan bulat Rp6.000, mug Rp25.000, tumbler stainless Rp50.000, tas totebag Rp25.000, topi Rp25.000, serta payung Rp65.000.
Merchandise tersebut mengusung semangat “Kilau Empat Dasawarsa, Langkah Untuk Esok” dan “Bawa Pulang Lebih Dari Sekadar Barang, Bawa Cerita”.
Kehadiran merchandise ini pun menarik perhatian alumni dan wali santri yang ingin membawa pulang cendera mata dari momentum 40 tahun Al-Ishlah.
Di balik ramainya lapak merchandise tersebut terdapat kerja keras tim IKPI Bidang Ekonomi. Personel yang terlibat antara lain Sri Welas, Yuliasih, Karim Isnadi, Imadudin, Rizal Agustana, Hariyono, Anas Efendi, dan anggota lainnya dari IKPI Bidang Ekonomi.
Koordinator lapangan, Rizal Agustana, mengungkapkan rasa syukurnya atas antusiasme peserta terhadap merchandise yang disediakan.
Menurutnya, kehadiran IKPI dalam kegiatan tersebut bukan semata untuk aktivitas ekonomi. Momentum Masyan juga menjadi kesempatan bagi para alumni untuk kembali bersilaturahmi, saling menyapa, dan bernostalgia di lingkungan Pondok Pesantren Al-Ishlah.
“Ini moment yang kami tunggu, tidak hanya mencari laba, kami juga bisa silaturrahmi saling sapa dan bernostalgia di Ponpes Al-Ishlah ini,” ujar Rizal Agustana.
Rizal berharap kegiatan tersebut juga dapat mendorong lebih banyak alumni untuk bergabung dan berkontribusi dalam program-program IKPI.
“Berharapan, lebih banyak alumni untuk lebih bisa bergabung di IKPI untuk bisa membantu program-program IKPI, karena saat ini kebanyakan masih banyak dibantu anggota pusat IKPI.”
Dengan mengusung jargon “Bersatu Dalam Khidmah, Bergerak Untuk Umat”, kehadiran lapak IKPI di Masyan tidak hanya menjadi ruang penjualan merchandise.
Lapak tersebut sekaligus menjadi ruang konsolidasi dan temu kangen keluarga besar Al-Ishlah dari berbagai angkatan.
Merchandise dengan logo 40 tahun Al-Ishlah menjadi pengingat perjalanan empat dasawarsa sekaligus membawa cerita bagi alumni, wali santri, dan peserta yang hadir dalam kegiatan tersebut.
Bagi yang belum sempat membeli, pemesanan masih bisa dilakukan dengan menghubungi Ustadz Karim Isnadi di nomor +62 812-3073-590.





0 Tanggapan
Empty Comments