Kepedulian terhadap masyarakat kembali diwujudkan oleh Kantor Layanan Lazismu At-Tajdid melalui penyaluran bantuan air bersih bagi warga yang mengalami kesulitan mendapatkan air di tengah kemarau panjang.
Pada 7 September 2026, Lazismu At-Tajdid menyalurkan sebanyak 5.000 liter air bersih kepada warga Dusun Pasarsore, Desa Temengeng, Kecamatan Sambong, Kabupaten Blora.
Bantuan tersebut disalurkan melalui satu tangki air berkapasitas 5.000 liter dan diperuntukkan bagi kurang lebih 62 Kepala Keluarga (KK).
Distribusi dilakukan langsung oleh tim Kantor Layanan Lazismu At-Tajdid yang dipimpin oleh Kepala Kantor Layanan Helmi G bersama staf Debby.
Penyaluran air bersih ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi warga yang menghadapi keterbatasan air akibat kemarau yang berkepanjangan.
Sumber air yang selama ini digunakan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari mengalami penyusutan, sehingga sebagian warga harus mencari sumber air dari lokasi yang lebih jauh.
Kondisi tersebut bukan persoalan baru bagi sebagian masyarakat di wilayah Temengeng. Pada musim kemarau, keterbatasan sumber air dapat membuat warga harus menempuh jarak cukup jauh untuk mendapatkan air bersih.
Kondisi ini menunjukkan bahwa akses terhadap air masih menjadi kebutuhan penting yang perlu mendapatkan perhatian bersama.
Kepala Kantor Layanan Lazismu At-Tajdid, Helmi G, menyampaikan bahwa distribusi tersebut merupakan bentuk respons terhadap kebutuhan masyarakat.
“Kami berusaha hadir ketika mendapatkan informasi bahwa masyarakat sedang mengalami kesulitan air bersih. Bantuan ini memang belum menyelesaikan seluruh persoalan, tetapi kami berharap 5.000 liter air yang disalurkan dapat membantu meringankan kebutuhan warga. Jika kondisi masih membutuhkan, insyaallah kami akan mempertimbangkan penyaluran kembali,” ujarnya.
Ketua RT setempat, Ridho, menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan LAZISMU At-Tajdid kepada masyarakat.
“Kami sangat berterima kasih atas bantuan air bersih ini. Kondisi kemarau membuat sumber air warga semakin terbatas. Bantuan seperti ini sangat membantu masyarakat, terutama bagi warga yang kesulitan mendapatkan air untuk kebutuhan sehari-hari,” ungkapnya.
Direktur Pesantren At-Tajdid, A. Furqony, menegaskan bahwa kepedulian terhadap masyarakat merupakan bagian dari nilai yang terus ditanamkan di lingkungan At-Tajdid.
“Ketika masyarakat di sekitar kita menghadapi kesulitan, sudah seharusnya kita berusaha hadir dan memberikan manfaat sesuai dengan kemampuan yang kita miliki. Semoga kegiatan ini menjadi bagian dari dakwah bil hal dan menumbuhkan semangat kepedulian sosial di lingkungan At-Tajdid,” tuturnya.
Dalam proses distribusi, warga telah menyiapkan titik pengambilan air sehingga bantuan dapat dimanfaatkan secara bersama-sama. Air yang disalurkan kemudian diambil warga menggunakan berbagai wadah untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga.
Kegiatan ini menjadi wujud nyata semangat filantropi dan dakwah bil hal Muhammadiyah, yakni menghadirkan manfaat secara langsung bagi masyarakat.
Bantuan air bersih juga menjadi bentuk kepedulian Lazismu At-Tajdid terhadap kebutuhan dasar masyarakat, khususnya ketika kondisi kemarau menyebabkan keterbatasan sumber air.
Untuk tahap ini, sebanyak 5.000 liter air bersih telah disalurkan di satu titik wilayah Dusun Pasarsore. Ke depan, Lazismu At-Tajdid berharap dapat kembali memberikan bantuan apabila kondisi masyarakat masih membutuhkan, sekaligus mengajak semakin banyak pihak untuk bersama-sama memperkuat kepedulian terhadap persoalan air bersih.(*)





0 Tanggapan
Empty Comments