Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Lestarikan Kekayaan Budaya Nusantara Lewat Parade Wayang Cilik

Iklan Landscape Smamda
Lestarikan Kekayaan Budaya Nusantara Lewat Parade Wayang Cilik
Antusiasme siswa-siswi TK ABA 8 Kota Probolinggo saat mengikuti Pawai Parade Wayang Cilik di sekitar Kantor Pemerintah Kota (Pemkot) Probolinggo, sabtu pagi (22/8/2026). (Dyah Galuh Safitri/PWMU.CO).
pwmu.co -

Suasana sabtu pagi (22/8/2026) di sekitar Kantor Pemerintah Kota (Pemkot) Probolinggo tampak meriah dan berwarna.

Jalanan dipenuhi dengan antusiasme seluruh anak-anak TK se-Kota Probolinggo didampingi guru dan orang tua.

Mereka berkumpul untuk mengikuti acara pawai yang unik dan inspiratif yang dimana tema besar dalam pawai ini adalah “Anak Hebat Lestarikan Budaya Nusantara”.

TK Aisyiyah Bustanul Athfal (ABA) 8 Probolinggo sendiri mengangkat tema Parade Wayang Cilik “Ceria Bersama Budaya Nusantara”.

Anak-anak dan orang tua berkumpul bersama pukul 06.30 WIB dengan keriwehannya masing-masing.

Ada yang ingin membeli makanan ataupun mainan, hingga yang sudah tidak sabar ingin jalan untuk memamerkan Budaya Nusantara. “Bunda kapan jalannya” tanya Shavana.

Lestarikan Kekayaan Budaya Nusantara

Acara ini secara resmi dimulai tepat pukul 07.00 WIB. Dimulai dari garis start di depan Kantor Pemkot Probolinggo, pawai ini membawa misi mulia untuk melestarikan dan memperkenalkan kekayaan budaya nusantara sejak dini kepada generasi muda.

Sebanyak 25 anak yang merupakan siswa dari TK ABA 8 Probolinggo. Anak laki-laki tampil memukau mengenakan baju dalang wahang, dan yang perempuan memakai jarik atau sewek yang dimodifikasi dengan membawa wayang-wayangan.

SMPM 5 Pucang SBY

Tidak luput juga terdapat maskot yang menggambarkan tema TK ABA 8 Probolinggo. Naziha memakai baju Shinta, Abi memakai baju Gatot Kaca, Almeera dan Alya memakai gunungan yang dikenakan dipundak.

Yang menarik, baju tersebut merupakan buatan sendiri dari bahan sederhana. Kostum tersebut dibuat oleh tangan kreatif Guru TK ABA 8 Probolinggo, Bunda Wulan. setiap anak memancarkan keceriaan dan kebanggaan akan warisan leluhur.

Keberhasilan acara ini tidak lepas dari dukungan penuh pihak sekolah dan orang tua. Bunda guru dan seluruh wali murid tampak bersemangat mendampingi dan mengarahkan anak-anak sepanjang rute pawai memberikan semangat dan memastikan keselamatan mereka.

“Almeera semangat sekali tidak sabar ikut pawai, ayahnya bangun jam 3 almeera ikut bangun” ujar mama almeera.

Sambil berjalan, Digo dan Rafa dengan semangat membawa spanduk besar bertuliskan “Parade Wayang Cilik- Ceria Bersama Budaya Nusantara” .

Spanduk tersebut mempertegas tema utama acara, yaitu Aku Anak Hebat Lestarikan Budaya Nusantara. Pawai berlanjut menuju garis finish di Sari Kuring, dimana pemberhentian yang ditunggu oleh anak-anak.

Revisi Oleh:
  • Danar Trivasya Fikri - 23/08/2026 13:58
SD Kreatif

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu