Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Tabungan Mahadaya BPRS Matahari Masuk 3 Besar Inovasi Pendanaan Syariah Nasional

Iklan Landscape Smamda
Tabungan Mahadaya BPRS Matahari Masuk 3 Besar Inovasi Pendanaan Syariah Nasional
Direktur Utama BPRS Matahari, Muhammad Iman Sastra Mihajat memamerkan penghargaan BPR Syariah Awards 2026. Foto: Istimewa
pwmu.co -

Inovasi produk pendanaan menjadi salah satu kunci bagi bank perekonomian rakyat syariah (BPRS) untuk semakin dekat dengan kebutuhan masyarakat.

Hal itu ditunjukkan PT Bank Perekonomian Rakyat Syariah Matahari (BPRS Matahari) melalui Tabungan Mahadaya, yang berhasil meraih peringkat ketiga dalam BPR Syariah Awards 2026 kategori Inovasi Produk Pendanaan.

Penghargaan tersebut menempatkan BPRS Matahari dalam jajaran BPRS yang dinilai mampu menghadirkan inovasi pendanaan sesuai kebutuhan masyarakat sekaligus tetap berpegang pada prinsip perbankan syariah.

Prestasi ini juga menunjukkan bahwa inovasi di industri BPRS tidak hanya berkaitan dengan pengembangan layanan digital, tetapi juga bagaimana produk tabungan dirancang agar lebih mudah diakses dan relevan dengan kebutuhan masyarakat.

BPRS Syariah Awards 2026 diselenggarakan oleh Himpunan Bank Perekonomian Rakyat Syariah Seluruh Indonesia (HIMBARSI). Proses evaluasi dilakukan oleh KARIM Consulting Indonesia sebagai tim penilai.

Persaingan dalam kategori Inovasi Produk Pendanaan cukup ketat. Dari 172 BPRS di Indonesia, hanya 32 BPRS yang lolos tahap screening dan memenuhi kriteria awal penilaian. BPRS Matahari kemudian berhasil masuk lima besar dan mengikuti tahap wawancara bersama dewan juri.

Setelah melalui seluruh rangkaian penilaian, BPRS Matahari akhirnya menempati peringkat ketiga kategori Inovasi Produk Pendanaan.

Direktur Utama BPRS Matahari, Muhammad Iman Sastra Mihajat, Ph.D., mengatakan penghargaan tersebut menjadi dorongan bagi perusahaan untuk terus memperkuat inovasi dan kualitas layanan.

“Penghargaan ini merupakan hasil dari kerja bersama seluruh tim BPR Syariah Matahari serta kepercayaan yang diberikan oleh para nasabah dan seluruh pemangku kepentingan. Prestasi ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus berinovasi, meningkatkan pelayanan, dan memberikan solusi keuangan syariah yang amanah serta memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” ujar Muhammad Iman Sastra Mihajat.

Iman  menuturkan, salah satu aspek yang menjadi kekuatan Tabungan Mahadaya adalah kemudahan bagi masyarakat dalam menabung.

“Produk ini dirancang sebagai produk pendanaan berbasis prinsip syariah dengan tanpa biaya administrasi bulanan,” tegasnya.

SMPM 5 Pucang SBY

Konsep tersebut menjadi bagian dari upaya BPRS Matahari untuk menghadirkan produk tabungan yang lebih sederhana dan terjangkau bagi masyarakat.

Bagi industri BPRS, pendekatan semacam ini penting karena penghimpunan dana tidak sekadar berkaitan dengan pertumbuhan bisnis bank. Produk tabungan juga menjadi pintu masuk bagi masyarakat untuk mengenal dan menggunakan layanan keuangan syariah.

Karena itu, inovasi produk pendanaan memiliki keterkaitan langsung dengan agenda inklusi dan literasi keuangan syariah.

Semakin mudah produk dipahami dan digunakan, semakin besar peluang masyarakat untuk masuk ke ekosistem keuangan formal berbasis syariah.

Penghargaan yang diraih BPRS Matahari pun tidak berhenti pada pengakuan atas sebuah produk. Capaian tersebut menjadi penanda bahwa kebutuhan masyarakat terhadap produk keuangan yang mudah, kompetitif, dan sesuai prinsip syariah semakin penting untuk dijawab oleh industri BPRS.

Penghargaan BPR Syariah Awards 2026 diserahkan dalam acara yang berlangsung di Hotel Mercure Solo, Surakarta, Jawa Tengah, Jumat (21/8/2026).

Ke depan, BPRS Matahari menyatakan akan terus memperkuat inovasi produk dan layanan. Langkah tersebut diarahkan tidak hanya untuk meningkatkan daya saing bank, tetapi juga memperluas manfaat layanan keuangan syariah bagi masyarakat dan mendukung pertumbuhan ekonomi.

Dengan capaian tersebut, Tabungan Mahadaya menjadi contoh bagaimana inovasi produk pendanaan dapat ditempatkan sebagai instrumen untuk memperluas akses masyarakat terhadap perbankan syariah, sekaligus memperkuat posisi BPRS dalam perkembangan industri keuangan syariah nasional. (*)

Revisi Oleh:
  • Agus Wahyudi - 24/08/2026 14:05
SD Kreatif

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu