Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) STAIM Karangasem Paciran menggelar kegiatan praktik pembuatan sabun cuci piring bersama ibu-ibu Desa Tamanprijek, Kecamatan Laren, Kabupaten Lamongan, pada Ahad (23/8/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Balai Desa Tamanprijek tersebut menjadi salah satu bentuk pemberdayaan masyarakat melalui pelatihan keterampilan yang sederhana, praktis, dan memiliki nilai manfaat ekonomi.
Kegiatan ini dilaksanakan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada masyarakat, khususnya ibu rumah tangga, agar mampu membuat sabun cuci piring secara mandiri dengan bahan dan proses yang mudah dipraktikkan. Selain dapat digunakan untuk kebutuhan rumah tangga, keterampilan tersebut juga diharapkan dapat menjadi peluang untuk mengembangkan usaha rumahan.
Dalam kegiatan tersebut, peserta tidak hanya mendapatkan penjelasan mengenai bahan dan tahapan pembuatan sabun, tetapi juga mengikuti praktik secara langsung dengan didampingi oleh mahasiswa KKN. Peserta tampak antusias mengikuti setiap tahapan, mulai dari pengenalan bahan, proses pencampuran, hingga sabun siap digunakan.
Filzah Dwi Hidyati selaku tutor menyampaikan bahwa kegiatan tersebut diharapkan dapat mendorong ibu-ibu Desa Tamanprijek untuk lebih mandiri dalam memenuhi kebutuhan rumah tangga sekaligus membuka peluang inovasi.
“Dengan kegiatan ini, kami mengajak ibu-ibu rumah tangga Desa Tamanprijek untuk dapat memproduksi sabun cuci piring sendiri agar lebih hemat, alami, serta mampu berinovasi secara kreatif. Harapannya, keterampilan yang diperoleh tidak hanya bermanfaat untuk kebutuhan sehari-hari, tetapi juga dapat dikembangkan menjadi peluang usaha,” ujar Filzah.
Kreativitas dan Kemandirian Masyarakat
Menurutnya, pembuatan sabun cuci piring secara mandiri dapat menjadi langkah sederhana untuk meningkatkan kreativitas dan kemandirian masyarakat. Dengan keterampilan tersebut, masyarakat diharapkan tidak hanya menjadi pengguna produk rumah tangga, tetapi juga mampu menghasilkan produk yang memiliki nilai guna dan berpotensi bernilai jual.
Kegiatan praktik ini juga menjadi sarana bagi mahasiswa KKN STAIM Karangasem Paciran untuk berinteraksi secara langsung dengan masyarakat serta memberikan kontribusi sesuai dengan kebutuhan dan potensi yang ada di Desa Tamanprijek. Melalui kegiatan pemberdayaan seperti ini, mahasiswa diharapkan dapat membantu masyarakat mengembangkan keterampilan yang dapat diterapkan secara berkelanjutan.
Antusiasme peserta selama kegiatan menunjukkan bahwa pelatihan keterampilan praktis masih menjadi salah satu bentuk kegiatan yang diminati masyarakat. Dengan adanya pendampingan dan kreativitas, pembuatan sabun cuci piring diharapkan dapat terus dikembangkan, baik untuk kebutuhan keluarga maupun sebagai alternatif kegiatan produktif yang berpotensi meningkatkan perekonomian rumah tangga.
Kegiatan tersebut sekaligus memperkuat peran KKN sebagai wadah pengabdian mahasiswa kepada masyarakat melalui kegiatan edukatif, aplikatif, dan memberikan manfaat nyata bagi warga Desa Tamanprijek. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments