Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Pelatihan Mubalighot PDA Lamongan, Wakil Ketua PDA Ajak Dakwah Menembus Ruang Digital

Iklan Landscape Smamda
Pelatihan Mubalighot PDA Lamongan, Wakil Ketua PDA Ajak Dakwah Menembus Ruang Digital
Pelatihan Mubalighot PDA Lamongan, Wakil Ketua PDA Ajak Dakwah Menembus Ruang Digital. (Istimewa/PWMU.CO)
pwmu.co -

Perubahan pola komunikasi masyarakat mendorong gerakan dakwah untuk hadir di ruang yang lebih luas. Tidak lagi terbatas pada forum tatap muka, dakwah kini memiliki peluang menjangkau masyarakat melalui berbagai platform digital.

Hal itu disampaikan wakil ketua yang nerupakan Koordinator Bidang Majelis Tabligh dan Ketarjihan Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Lamongan, Hj. Asrokah, M.Pd., dalam Pelatihan Mubalighot PDA Lamongan di Hotel Mahkota Lamongan, Ahad (20/9/2026).

Mengusung tema “Menguatkan Jejaring Mubalighot Berkemajuan melalui Komunikasi Dakwah di Era Digital”, kegiatan ini diarahkan tidak hanya untuk memperkuat kemampuan peserta, tetapi juga memastikan adanya tindak lanjut setelah pelatihan.

Dakwah Menembus Ruang Digital

Wakil ketua PDA Lamongan HJ. Asrokah mengingatkan peserta bahwa ruang dakwah telah berkembang seiring perubahan teknologi.

“Dakwah tidak harus melalui mimbar, tetapi bisa melalui media sosial yang ada,” tuturnya.

Karena itu, mubalighot perlu membuka diri terhadap berbagai media komunikasi sekaligus terus meningkatkan kapasitas keilmuannya.

“Terus belajar merupakan bagian dari amal shalih,” pesannya.

Ia menegaskan, pelatihan tidak berhenti pada selesainya kegiatan. Setiap peserta akan mendapatkan rencana tindak lanjut (RTL) yang perlu diwujudkan setelah pelatihan.

“Pada pelatihan ini akan ada RTL dan harus dilaksanakan. Karena itu, jadikan kegiatan ini sebagai sarana thalabul ilmi,” ujarnya.

Pesan tersebut menempatkan pelatihan bukan sebagai kegiatan seremonial, melainkan bagian dari proses belajar yang harus menghasilkan praktik dakwah di lapangan.

Tiga Bekal Mubalighot

Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Lamongan, Drs. H. Shodikin, M.Pd., yang sekaligus membuka kegiatan, memberikan tiga penekanan yang perlu menjadi bekal mubalighot: penguasaan materi/konten, kemampuan menyampaikan/cara menyampaikan, dan keteladanan.

Pada aspek pertama, Ketua PDM mendorong mubalighot memperkaya wawasan melalui kebiasaan membaca. Dengan bekal tersebut, materi dakwah diharapkan tidak disampaikan secara umum dan lepas dari konteks, tetapi dapat dikembangkan secara tematik dan runtut.

“Banyak membaca sehingga bisa menyampaikan ilmu secara runtut, enak didengar, dan yang mendengar mendapatkan sesuatu,” pesannya.

Selain memperluas wawasan, ia juga mengingatkan pentingnya kemampuan membaca Al-Qur’an dengan baik melalui pembelajaran tahsin.

Menyesuaikan Dakwah dengan Sasaran

Bekal berikutnya adalah kemampuan memilih cara penyampaian sesuai dengan orang atau kelompok yang menjadi sasaran dakwah.

Ketua PDM menekankan bahwa seorang mubalighot perlu membaca situasi sebelum menyampaikan pesan. Ia menyebut tiga hal yang perlu diperhatikan, yaitu siapa yang diajak berbicara, dalam kegiatan seperti apa pesan disampaikan, dan di mana ceramah berlangsung.

SMPM 5 Pucang SBY

“Perlu memperhatikan dengan siapa berbicara, event apa ketika berbicara, di mana tempat berbicara, dan harus bisa menyesuaikan bagaimana cara berbicaranya,” jelasnya.

Prinsip tersebut menjadi semakin relevan ketika dakwah memasuki ruang digital. Pesan yang disampaikan dalam forum pengajian tentu memiliki karakter yang berbeda dengan konten yang dipublikasikan melalui media sosial.

Pesan Dakwah Harus Tampak dalam Perilaku

Aspek ketiga yang ditekankan adalah keteladanan. Menurutnya, mubalighot tidak cukup hanya mampu menyampaikan pesan keagamaan, tetapi juga harus menunjukkan kemampuan menyelaraskan antara isinya hati, akal dan antara apa yang terucap selaras dengan perbuatan.

Ia mengingatkan agar jangan sampai seorang mubalighot hanya pandai menyampaikan nasihat, tetapi tidak mampu menjalankannya.

“Jangan sampai ada kalimat iso kojah raiso nglakoni,” pesannya.

Ungkapan tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa keteladanan merupakan bagian penting dari keberhasilan dakwah. Pesan yang baik akan memiliki kekuatan lebih ketika tercermin dalam perilaku orang yang menyampaikannya.

Perempuan dan Tantangan Membangun Peradaban

Usai pengarahan Ketua PDM Lamongan, kegiatan dilanjutkan dengan materi dari Drs. H. Husnul Aqib, M.M yang merupakan Sekretaris DPW PAN Jawa Timur dan sekaligus ketua fraksi PAN Jawa Timur, Ia membawa pembahasan pada tantangan perempuan dalam membangun peradaban di tengah perubahan sosial yang semakin kompleks.

Sekretaris DPW PAN tersebut menyoroti sejumlah persoalan yang berkembang di masyarakat, di antaranya judi online, pinjaman online, kekerasan dalam rumah tangga, hingga persoalan kesehatan yang mulai menyentuh kalangan remaja.

Berbagai persoalan tersebut, menurutnya, tidak dapat diselesaikan oleh satu pihak saja. Dibutuhkan keterlibatan keluarga, organisasi, dan elemen masyarakat yang memiliki kepedulian terhadap persoalan sosial.

Dalam konteks itu, ia menyinggung pengalaman panjang Aisyiyah dalam pelayanan sosial dan keagamaan sebagai modal untuk terus hadir di tengah masyarakat.

Aisyiyah, lanjutnya, harus terus bergerak. Berapapun jumlahnya jika dilakukan secara istiqomah justru dapat berkembang menjadi gerakan yang berdampak .

Pesan itu menempatkan kader perempuan bukan sekadar sebagai penerima penguatan kapasitas, tetapi juga sebagai pelaku yang diharapkan mampu menerjemahkan hasil pelatihan ke dalam kerja nyata di lingkungan masing-masing.

Dari Pelatihan Menuju Aksi Dakwah

Pelatihan Mubalighot PDA Lamongan menjadi bagian dari upaya memperkuat kesiapan kader perempuan menghadapi perubahan ruang dakwah. Penguasaan materi, kemampuan membaca karakter sasaran, kecakapan berkomunikasi, pemanfaatan media digital, dan keteladanan menjadi bekal yang saling berkaitan.

Hasil pelatihan diharapkan tidak berhenti sebagai pengetahuan baru, tetapi berlanjut menjadi aktivitas dakwah yang terukur dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. (*)

Revisi Oleh:
  • Nadjib Hamid - 21/09/2026 05:27
SD Kreatif

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu