Iklan SDM 4 Mudipat 2026

Mahasiswa KKN UMG Kenalkan AI dan Bahaya Penipuan Online kepada Ibu-Ibu

Iklan Smamda Sidoarjo 2026
Mahasiswa KKN UMG Kenalkan AI dan Bahaya Penipuan Online kepada Ibu-Ibu
KKN UMG Kelompok 24 Ajak Ibu-Ibu Desa Dooro Manfaatkan AI dan Waspadai Penipuan Online (Akhmad Mujib/PWMU.CO)
pwmu.co -

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG) Kelompok 24 mengenalkan pemanfaatan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) sekaligus mengedukasi warga tentang keamanan digital dalam kegiatan sosialisasi literasi digital di Desa Dooro, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik, Ahad (18/10/2026) sore.

Kegiatan yang diikuti ibu-ibu peserta arisan RT 01 tersebut mengangkat tema “Mengenal Manfaat AI, Menjaga Data Pribadi, dan Waspada Penipuan Online”. Sosialisasi ini menjadi salah satu program kerja mahasiswa KKN untuk membantu masyarakat memahami pemanfaatan teknologi digital sekaligus mengenali risiko yang menyertainya.

Akhmad Mujib, mahasiswa Program Studi Sistem Informasi UMG sekaligus pemateri dalam kegiatan tersebut, menjelaskan bahwa tema sosialisasi dipilih karena sebagian ibu-ibu telah mengenal AI, tetapi belum mengetahui cara memanfaatkannya dalam kehidupan sehari-hari.

Menurutnya, pemahaman mengenai perlindungan data pribadi juga penting diberikan kepada masyarakat. Kebiasaan membagikan informasi pribadi tanpa mempertimbangkan risikonya dapat membuka peluang penyalahgunaan data dan tindak penipuan.

Salah satu sesi yang menarik perhatian peserta adalah demonstrasi penggunaan aplikasi AI. Mahasiswa KKN Kelompok 24 memperagakan cara membuat poster untuk berjualan menggunakan perintah sederhana. Mereka juga menunjukkan cara memanfaatkan AI untuk mencari resep masakan berdasarkan bahan makanan yang tersedia di dapur.

Melalui demonstrasi tersebut, peserta diperkenalkan pada pemanfaatan AI untuk membantu berbagai aktivitas sehari-hari. Mujib menyebutkan bahwa peserta menunjukkan respons yang cukup baik, terutama ketika tim memperagakan penggunaan aplikasi secara langsung.

Meski menawarkan berbagai kemudahan, tim KKN mengingatkan bahwa hasil yang dihasilkan AI tidak selalu benar. Karena itu, pengguna perlu memeriksa kembali informasi yang diperoleh sebelum menjadikannya sebagai rujukan atau mengambil keputusan.

Iklan SMPM 5 Surabaya 2026

Peserta juga diingatkan agar tidak sembarangan membagikan data pribadi, seperti Nomor Induk Kependudukan (NIK), nomor rekening, nomor identifikasi pribadi (PIN), dan kode one-time password (OTP). Informasi tersebut perlu dijaga karena dapat disalahgunakan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

Pada sesi berikutnya, mahasiswa KKN memaparkan sejumlah modus penipuan daring yang kerap menyasar pengguna layanan digital. Contohnya, pelaku yang mengaku sebagai kurir dan mengirimkan berkas aplikasi berbahaya, pesan pengumuman hadiah palsu yang meminta biaya administrasi, serta penipu yang menyamar sebagai petugas bank untuk meminta kode OTP.

Untuk menghadapi modus tersebut, peserta diperkenalkan pada tiga langkah sederhana, yaitu berhenti, periksa, dan konfirmasi. Masyarakat diimbau tidak terburu-buru mengeklik tautan atau memberikan informasi pribadi, memeriksa kebenaran pesan yang diterima, serta mengonfirmasi informasi kepada pihak resmi apabila menemukan sesuatu yang mencurigakan.

“Penipuan online sering terjadi, dan korbannya bukan hanya ibu-ibu, tetapi semua kalangan. Kehadiran kami di sini untuk memberikan edukasi tentang cara menghadapi dan menangani penipuan online,” ujar Mujib.

Melalui kegiatan ini, KKN UMG Kelompok 24 berharap masyarakat Desa Dooro semakin memahami pemanfaatan teknologi digital secara bijak. Warga juga diharapkan mampu menjaga kerahasiaan data pribadi dan lebih waspada ketika menerima pesan, tautan, atau tawaran yang berpotensi menjadi modus penipuan. (*)

Revisi Oleh:
  • Tanwirul Huda - 21/10/2026 20:31
SD Kreatif
Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu