Lantunan Surah Al-Ma’un yang dibacakan salah satu santri asuh mengawali suasana malam perpisahan di Panti Pesantren Muhammadiyah Gersikan Surabaya, Jumat (5/6/2026).
Kegiatan tersebut menjadi momen pelepasan bagi Ustaz Faturrahman yang telah menyelesaikan masa pengabdiannya sebagai santri pengabdian sekaligus menuntaskan studi perguruan tingginya.
Acara yang berlangsung secara sederhana itu dihadiri oleh pengurus panti, para santri asuh, serta keluarga besar Panti Pesantren Muhammadiyah Gersikan. Selama kurang lebih satu tahun lima bulan, Ustaz Faturrahman menjalankan pengabdian di panti yang dikenal sebagai salah satu panti Muhammadiyah tertua di Surabaya.
Suasana haru mulai terasa ketika para santri dan pengurus mengenang kebersamaan yang telah terjalin selama masa pengabdian tersebut. Kehadiran Ustaz Faturrahman selama mendampingi para santri meninggalkan berbagai pengalaman dan pembelajaran yang menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari di lingkungan panti.
Dalam sambutannya, Kepala Panti Pesantren Muhammadiyah Gersikan menyampaikan rasa syukur atas kesempatan dan kesehatan yang diberikan Allah Swt. sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat terlaksana dengan baik. Ia juga menyampaikan apresiasi atas dedikasi yang telah diberikan oleh Ustaz Faturrahman selama menjalankan tugas pengabdian.
Menurutnya, sejak Januari 2025 Ustaz Faturrahman telah berperan dalam mendampingi para santri asuh dalam berbagai kegiatan pembinaan dan pendidikan di panti.
“Alhamdulillah, sejak Januari 2025 Ustaz Faturrahman mengabdi di panti ini. Semoga pengabdiannya menjadi amal ibadah bagi beliau dan kita doakan semoga Allah Swt. senantiasa memberikan kelancaran dalam setiap langkahnya. Kami juga berharap kedisiplinan yang telah ditanamkan Ustaz Fatur dapat terus dijaga oleh anak-anak. Atas nama pengurus, kami mengucapkan terima kasih karena beliau telah mengabdikan dirinya selama satu tahun lima bulan. Semoga Allah memberikan balasan yang terbaik. Kami juga berharap apabila suatu saat beliau berkunjung ke Surabaya, dapat menyempatkan diri untuk mampir ke panti.”
Memasuki sesi kesan dan pesan, Ustaz Faturrahman menyampaikan ungkapan terima kasih kepada seluruh santri dan pengurus panti yang telah menerimanya selama masa pengabdian. Ia mengenang berbagai pengalaman yang dilalui bersama para santri, mulai dari suka dan duka hingga proses pembelajaran yang dijalani selama tinggal di lingkungan panti.
“Setahun di panti bersama kalian, kita telah berbagi banyak rasa dan cerita, baik suka maupun duka. Saya mengucapkan terima kasih karena kalian sudah memberikan kehangatan, menyambut saya dengan baik, menerima kehadiran saya, dan bersedia mengikuti arahan Mas Fathur,” tandas Ustaz Faturrahman.
Pada kesempatan tersebut, ia juga berpesan kepada para santri untuk terus menjaga salat berjamaah, disiplin dalam menjalankan ibadah, serta tetap bersemangat dalam menghafalkan Al-Qur’an.
Menurutnya, Al-Qur’an memiliki kedudukan penting dalam kehidupan seorang muslim dan dapat menjadi jalan untuk meningkatkan kualitas diri serta memperkuat keimanan.
Perwakilan santri asuh, Arsya, yang saat ini duduk di bangku SMA, turut menyampaikan ucapan terima kasih dan permohonan maaf kepada Ustaz Faturrahman. Ia mewakili teman-temannya menyampaikan harapan agar kebersamaan yang telah terjalin selama ini dapat menjadi kenangan yang baik bagi semua pihak.
“Semoga kedepan menjadi versi terbaik dari sebelumnya,” ujarnya.
Acara kemudian ditutup dengan doa bersama dan sesi foto bersama antara pengurus, santri, dan Ustaz Faturrahman. Pada kesempatan tersebut, pihak panti juga menyerahkan bingkisan sebagai bentuk apresiasi atas pengabdian yang telah diberikan selama berada di Panti Pesantren Muhammadiyah Gersikan Surabaya.
Malam perpisahan tersebut menjadi penanda berakhirnya masa pengabdian Ustaz Faturrahman di panti sekaligus momentum untuk mempererat silaturahmi antara pengurus, santri, dan para pendamping yang selama ini terlibat dalam proses pembinaan di lingkungan panti. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments