Buku Gagasan untuk Muktamar
Sebanyak 12 seri kajian pakar akan menghadirkan akademisi, ahli, dan tokoh pemikir untuk membahas isu strategis seputar Islam, Muhammadiyah, kebangsaan, kemanusiaan, dan peradaban kontemporer.
Hasil diskusi tidak berhenti sebagai dokumentasi kegiatan. Mas Mansur Institute akan mengolahnya menjadi buku gagasan yang memuat pemikiran tentang pembaruan Islam, penguatan Manhaj Tarjih dan Tajdid, Islam Berkemajuan, kebangsaan, demokrasi, serta agenda kemanusiaan global.
“Buku tersebut nantinya diserahkan kepada Panitia Muktamar Muhammadiyah sebagai sumbangan pemikiran dari lingkungan akademik Umsura,” ungkap Sholik.
Dia berharap, rangkaian kajian ini dapat memperkaya dialog dan memberi perspektif baru bagi Muhammadiyah dalam menentukan arah gerakan ke depan.
Secara kelembagaan, Mas Mansur Institute memiliki visi menjadi pusat kajian Islam dan kemanusiaan yang unggul, progresif, dan berpengaruh dalam mengembangkan pemikiran Islam berkemajuan serta membangun peradaban yang adil, damai, inklusif, dan berkeadaban.
“Ke depan, institut ini akan mengembangkan riset interdisipliner, publikasi ilmiah, pendidikan dan literasi masyarakat, advokasi kemanusiaan, serta kolaborasi akademik di tingkat nasional maupun internasional.,” tandasnya
Sholik berharap Mas Mansur Institute menjadi wadah lahirnya generasi intelektual dan pemimpin transformatif yang memiliki integritas, wawasan kebangsaan, serta keberpihakan terhadap kemaslahatan umat dan bangsa.
“Prinsip kami sederhana, Islam harus dipikirkan secara mendalam, diwujudkan dalam tindakan, dan dihadirkan untuk kemanusiaan. Karena itu, semangat Mas Mansur Institute adalah Think Islam, Act Humanity, Build Civilization,” pungkasnya.
Peluncuran ini menandai dimulainya perjalanan Mas Mansur Institute sebagai ruang intelektual yang menghubungkan pemikiran Islam, gerakan Muhammadiyah, dan agenda kemanusiaan.
Melalui 12 seri kajian pakar dan penerbitan buku gagasan untuk Muktamar Muhammadiyah, Sekolah Pascasarjana Umsura berharap dapat memberikan kontribusi nyata bagi pembaruan pemikiran Islam dan pembangunan peradaban yang berkeadilan. (*)






0 Tanggapan
Empty Comments