Membentuk Generasi Taat dan Berakhlak Islami (Mentari) pada Jumat, (9/10/2026). Kegiatan yang diikuti seluruh siswa kelas 3 ini berlangsung sore pukul 15.00–19.15 WIB di lingkungan SD Muhammadiyah 1 Krian.
Program tersebut bertujuan membentuk karakter islami siswa melalui pembiasaan ibadah, penguatan akidah, serta penerapan keterampilan hidup sehari-hari.
Mentari merupakan program pembinaan keislaman yang dilaksanakan secara rutin pada minggu kedua dan minggu keempat. Melalui program ini, sekolah berupaya menghadirkan pembelajaran agama yang tidak hanya berfokus pada pemahaman materi, tetapi juga pada praktik nyata dalam kehidupan sehari-hari.
Rangkaian kegiatan diawali dengan kedatangan siswa, dilanjutkan dengan meletakkan perlengkapan masing-masing di kelas, persiapan shalat Ashar berjamaah, dan pelaksanaan shalat Ashar. Pembiasaan tersebut menjadi bagian penting dalam menanamkan kedisiplinan, tanggung jawab, serta kesadaran siswa untuk menjalankan kewajiban sebagai seorang muslim.
Setelah kegiatan ibadah, siswa mengikuti Materi 1 yang disampaikan oleh Ratna Mettasari, M.Pd. Materi bertema Meneladani Sifat Para Nabi dan Rasul ini berfokus pada penguatan akidah. Melalui materi tersebut, siswa diajak mengenal dan meneladani sifat-sifat mulia para nabi dan rasul, seperti jujur, amanah, bertanggung jawab, serta menyampaikan kebenaran.
Pemateri sekaligus wakil kepala sekolah bidang kesiswaan dan sarana prasarana, Ratna Mettasari, M.Pd., menegaskan pentingnya keteladanan dalam pendidikan karakter.
“Anak-anak perlu dibimbing untuk tidak hanya mengetahui sifat-sifat mulia para nabi dan rasul, tetapi juga membiasakannya dalam kehidupan sehari-hari, baik di rumah, di sekolah, maupun ketika berinteraksi dengan teman,” ujarnya.
Kegiatan dilanjutkan dengan Materi 2 yang disampaikan oleh guru kelas masing-masing. Materi tersebut membahas penguatan ibadah melalui pembelajaran shalat serta life skills dengan tema Piring Bersih, Aku Mandiri. Melalui kegiatan ini, siswa didorong untuk membangun kebiasaan bertanggung jawab, menjaga kebersihan, dan belajar melakukan aktivitas sederhana secara mandiri.
Usai pembelajaran, siswa melaksanakan makan sore. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan shalat Magrib berjamaah dan mengaji bersama. Setelah itu, siswa mengikuti ice breaking dan permainan edukatif untuk menciptakan suasana belajar yang menyenangkan sekaligus mempererat kebersamaan antarsiswa.
Menjelang akhir kegiatan, siswa melaksanakan salat Isya berjamaah, kemudian melakukan persiapan pulang. Seluruh rangkaian disusun untuk memadukan pembelajaran, praktik ibadah, dan aktivitas yang mendukung perkembangan karakter siswa secara seimbang.
Membentuk Kepribadian yang Lebih Baik
Ketua pelaksana Mentari, Yona Anis Pratama, S.Pd menyampaikan harapannya.
“Kami berharap Mentari menjadi sarana pembiasaan yang bermakna bagi siswa kelas 3. Melalui kegiatan ini, anak-anak diharapkan semakin disiplin beribadah, memiliki akhlak yang baik, serta tumbuh menjadi pribadi yang mandiri dan bertanggung jawab,” harapnya.
Selama kegiatan, siswa mengenakan pakaian muslim bebas dan rapi serta bersandal. Siswa juga tidak diperbolehkan membawa telepon genggam agar dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan tertib dan fokus.
Melalui pelaksanaan Mentari, SD Muhammadiyah 1 Krian berharap nilai-nilai keislaman dapat tertanam kuat dalam diri siswa dan diterapkan secara konsisten dalam kehidupan sehari-hari.
Program ini menjadi salah satu upaya sekolah dalam membentuk generasi yang taat beribadah, berakhlak mulia, mandiri, dan bertanggung jawab. (*)






0 Tanggapan
Empty Comments