Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Menyala! SMP Muhammadiyah 26 Babat Tunjukkan Ghirah HW Islami

Iklan Landscape Smamda
Menyala! SMP Muhammadiyah 26 Babat Tunjukkan Ghirah HW Islami
Upacara Pembukaan Muslim Scout Camp bersama Kepala SMP Muhammadiyah 26 Babat, Khoirum Majid SAg, Rabu (10/06/2026). (Afiyatur Rhosida/PWMU.CO).
pwmu.co -

Semangat ukhuwah dan kemandirian terkemas indah dalam kegiatan Muslim Scout Camp oleh SMP Muhammadiyah 26 & Ponpes An-Nur Al Islamy Patihan Babat.

Kegiatan ini berlangsung selama 2 hari, tepatnya Rabu-Kamis, (10-11/06/2026) di Halaman Lapangan SMK Muhammadiyah 5 Babat Kampus 3.

Mengusung tema “Mencetak Generasi yang Mandiri dan Qur’ani”, kegiatan ini menyimpan makna mendalam, yaitu menumbuhkan jiwa santri tangguh dan berakhlak Qur’ani. Hal ini seperti yang tersampaikan oleh Kepala SMP Muhammadiyah 26 Babat, Khoirum Majid SAg.

“Melalui kegiatan Hizbul Wathan ini, mari anak-anak sekalian menjadikan Jendral Soedirman sebagai role model atau figur teladan muslim sejati yang memiliki jiwa pantang menyerah” pungkasnya dalam membuka acara tersebut.

Game Tahfidz hingga Semaphore

Kegiatan yang terhadiri oleh 80 Peserta didik kelas 7 hingga 9 ini tampak berbeda dari perkemahan biasa. Sebab seluruh rangkaian kegiatan dipadukan dengan nilai-nilai Islam.

Usai pembukaan acara, peserta langsung diajak bermain game tahfidz sambung ayat, sholat berjamaah, dan Kultum. Kemudian mereka menciptakan kreasi Yel-Yel, PBB, pioneering, semaphore, survival, tanggungjawab, dan kerja sama.

Puncak acara adalah Pagelaran seni, di mana setiap regu menampilkan kreasi dengan kostum unik dan penuh daya tarik. Penampilan ini bukan sekedar hiburan, melainkan ajang ekspresi kreativitas sekaligus penguatan ukhuwah antar santri.

“Alhamdulillah, kegiatan ini bisa menambah eratnya persaudaraan dan menjadi ajang pembelajaran di alam bebas serta mengisi waktu liburan para santri sehingga lebih produktif” tutur Ustadzah Husna, pembina tahfidz putri.

Sebagai penutup, peserta melakukan survival menjelajah alam dan jalan kaki menembus berbagai medan sepanjang 2 KM, jelajah alam dilakukan sebagai upaya melatih mental dan kebersamaan.

SMPM 5 Pucang SBY

Selain itu akhir kegiatan tersebut juga dapat menjadi proses untuk dapat mengamalkan nilai kemandirian dan tawakal.

Belajar Makna Kedisiplinan

Salah satu peserta Muslim Scout Camp, Kinanti Raya Azzifara, membeberkan alasan keseruan kegiatan ini. “Yang menyenangkan itu karena saya bekerja sama dalam menyelesaikan tugas bersama kelompok saya. Dan menurut saya kegiatannya juga menarik dari kemah ini saya banyak belajar hal baru” terang Kinanti.

Kendati terkadang dimarahi, lanjutnya, ia menjadi paham makna kedisiplinan, keberanian dan mengasah solidaritas.

Sementara, Kepala SMP Muhammadiyah 26 Babat, Khoirum Majid SAg berharap peserta Muslim Scout Camp dapat meneladani dua nilai utama yaitu mandiri dan qur’ani.

“Muslim Scout Camp ini secara sederhana merupakan kemah kepanduan Hizbul Wathan. Peserta harus bisa meneladani dua nilai, mandiri dan Qur’ani”jelasnya.

Kepala sekolah muda berusia 29 tahun itu menegaskan kembali esensi kegiatan ini. “Pada proses membentuk nilai kemandirian, peserta belajar pula bahwa tindakan dirinya dapat memberikan dampak pada komunitas di sekitarnya. Ini dilakukan agar kemandirian tidak berbelok arah menjadi individualisme” tutur Majid.

Revisi Oleh:
  • Muhkholidas - 13/06/2026 16:19
  • Danar Trivasya Fikri - 13/06/2026 02:32
Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu