Kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SD Muhammadiyah 1 dan 2 Taman (SD Mumtaz) resmi ditutup dengan suasana meriah dan penuh keceriaan, Jumat (17/7/2026).
Setelah berlangsung selama sepekan, rangkaian MPLS ditutup melalui Mini Talent Show yang menjadi panggung bagi sejumlah siswa untuk menampilkan bakat dan kemampuan mereka. Kegiatan ini sekaligus menjadi bentuk apresiasi terhadap potensi siswa serta pengenalan program talenta kepada peserta didik baru.
Selama MPLS, siswa baru dikenalkan dengan lingkungan sekolah, budaya belajar, serta berbagai program unggulan SD Mumtaz. Salah satunya adalah program kelas talenta yang menyediakan 33 pilihan pengembangan minat dan bakat di berbagai bidang, seperti seni, akademik, olahraga, musik, dan life skill.
Karena keterbatasan waktu, tidak seluruh talenta dapat ditampilkan secara langsung. Namun, panitia menghadirkan sejumlah penampilan unggulan yang mewakili program talenta SD Mumtaz, yakni Tapak Suci, panahan, menyanyi, serta tari minimalis bertajuk Gebyar Nusantara.
Penampilan Gebyar Nusantara menjadi sajian pembuka yang memukau. Gerakan dinamis dan penuh keceriaan yang menggambarkan keberagaman budaya Indonesia ditampilkan oleh Fania Assabiya (3G), Azzahra Alfatunnisa (3G), Aisya Mikayla (3A), dan Faranisa Adreana (3G).
Keempat siswa tampil kompak dengan koreografi sederhana namun tetap memikat. Penampilan tersebut menunjukkan bahwa kreativitas dapat tumbuh sejak usia dini dengan bimbingan yang tepat.
Penampilan Tapak Suci juga berhasil menyita perhatian seluruh peserta MPLS. Dengan gerakan tegas, terarah, dan penuh energi, Renata Hapsari Anindya (5C), Rakha Naufal Bahtiar (5E), dan Areta (4B) menunjukkan kemampuan bela diri yang mengedepankan aspek fisik sekaligus nilai kedisiplinan, keberanian, dan karakter Islami.
Aksi ketiganya mendapatkan apresiasi meriah dari para penonton.
Selanjutnya, demonstrasi panahan menampilkan ketenangan dan fokus para siswa. Aliqa Yayan Sasmita (4F) dan Beryl Hamizan (4G) menunjukkan teknik dasar memanah dengan baik.
Kegiatan tersebut tidak hanya melatih ketepatan dalam membidik sasaran, tetapi juga mengajarkan kesabaran dan pengendalian diri.
Di bidang seni suara, penampilan Acha Alesha (5F) menjadi penutup manis rangkaian Mini Talent Show. Ia membawakan lagu “Lihatlah Lebih Dekat” dengan penuh penghayatan.
Suara merdunya berhasil memikat seluruh peserta yang hadir dan mendapat tepuk tangan meriah setelah penampilan berakhir.
Adapun talenta lain yang tidak ditampilkan secara langsung tetap diperkenalkan kepada peserta MPLS melalui media presentasi PowerPoint (PPT). Melalui tayangan tersebut, siswa baru dapat mengenal berbagai pilihan kelas talenta, lengkap dengan dokumentasi kegiatan, deskripsi program, dan keunggulan masing-masing.
Cara ini dinilai efektif untuk memberikan gambaran menyeluruh mengenai program talenta SD Mumtaz meskipun waktu penampilan terbatas.
Mini Talent Show tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga memiliki nilai edukatif. Kegiatan ini dirancang untuk memotivasi siswa baru agar berani mencoba, mengenali minat, dan memilih talenta yang sesuai dengan potensi diri.
Melalui kegiatan tersebut, siswa juga diajak untuk mengembangkan kemampuan nonakademik yang dapat mendukung keberhasilan mereka pada masa depan.
Selain itu, Mini Talent Show menjadi sarana untuk menumbuhkan rasa percaya diri siswa. Melihat teman-teman mereka tampil di depan umum diharapkan dapat menginspirasi siswa lain untuk berani menunjukkan kemampuan yang dimiliki.
Lingkungan sekolah yang suportif menjadi salah satu faktor penting dalam membentuk karakter siswa yang mandiri, kreatif, dan berani.
Kepala SD Muhammadiyah 2 Taman Fatchul Mubarok menyampaikan bahwa penutupan MPLS melalui Mini Talent Show memberikan kesan mendalam bagi seluruh peserta.
“Kesan terakhir dari rangkaian MPLS ini tidak kalah menggoda, penuh makna, dan menjadi penutup yang indah bagi perjalanan awal siswa di SD Mumtaz. Kami berharap pengalaman ini mampu menumbuhkan semangat belajar, keberanian, serta rasa percaya diri anak-anak untuk melangkah ke tahap berikutnya,” ujarnya.
Antusiasme juga ditunjukkan siswa baru. Salah satu siswa kelas 1C, Al Barra, mengungkapkan kegembiraannya setelah menyaksikan Mini Talent Show.
“Seru! Aku akan ikut talent panahan dan Tapak Suci,” tuturnya dengan penuh semangat.
Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa kegiatan MPLS mampu menumbuhkan minat dan keberanian siswa sejak awal mereka mengenal lingkungan sekolah.
Dengan mengusung semangat “Mumtaz First Journey”, seluruh rangkaian MPLS diharapkan menjadi langkah awal yang bermakna bagi siswa baru dalam menempuh perjalanan pendidikan.
SD Mumtaz berkomitmen menciptakan ekosistem pendidikan yang seimbang antara pencapaian akademik dan pengembangan nonakademik. Siswa tidak hanya didorong untuk berprestasi secara intelektual, tetapi juga mengembangkan karakter, bakat, keterampilan, dan kepercayaan diri.
Penutupan MPLS yang berlangsung penuh keceriaan tersebut meninggalkan kesan mendalam bagi seluruh peserta. Senyum, tawa, dan semangat para siswa menjadi tanda bahwa mereka siap memulai perjalanan belajar di SD Mumtaz dengan penuh antusias dan harapan baru. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments