Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Muhammadiyah Gerakan Langit yang Membumi

Iklan Landscape Smamda
Muhammadiyah Gerakan Langit yang Membumi
Muhammadiyah memulai gerakannya di bumi dengan memperbaiki arah kiblat. KH Ahmad Dahlan sendiri yang melakukan sehingga telah menimbulkan kehebohan dalam masyarakat di daerahnya. (Muhsin MK/PWMU.CO).

Hadirnya gerakan Muhammadiyah tidaklah terlepas dari kajian KH Ahmad Dahlan terhadap ayat-ayat Al Qur’an.

Ayat-ayat yang cukup populer di dalam persyarikatan antara lain Ali Imran 104. Lalu surat Al Maun dan Al Asr. Ayat dan surat ini melatarbelakangi gerakan Muhammadiyah.

Sebagai organisasi berlandaskan Al Qur’an dan As-Sunnah, ayat ini membuat Muhammadiyah bagaikan gerakan langit yang ada di bumi.

Sejak awal berdirinya, Muhammadiyah tak henti-hentinya terus bergerak. Ibarat pepatah yang populer, “Tak henti tangan mendayung. Dua tiga pulau terlampaui”.

Termasuk pula dalam proses kaderisasi dan regenerasi kepemimpinan Muhammadiyah. Juga seperti pepatah, “Patah tumbuh hilang berganti. Esa hilang dua terbilang”.

Gerakan yang membumi

Muhammadiyah memulai gerakannya di bumi dengan memperbaiki arah kiblat. KH Ahmad Dahlan sendiri yang melakukan sehingga telah menimbulkan kehebohan dalam masyarakat di daerahnya.

Ahmad Dahlan demikian perduli bahwa arah kiblat yang salah itu bertentangan dengan ajaran Allah Subhanahu Wa Ta’ala (QS. Al Baqarah:144 ,149).

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam juga memerintahkan dalam sabdanya: “Jika engkau hendak mengerjakan shalat, maka sempurnakan lah wudumu lalu menghadaplah ke arah kiblat, kemudian bertakbirlah.” (HR. Bukhari no. 6251 dan Muslim no. 912).

Selanjutnya Ahmad Dahlan menggerakkan kegiatan pendidikan melalui pengajian. Awalnya dilakukan oleh ia sendiri sebagai gurunya. Dari sini lahir lembaga pendidikan Muhammadiyah yang benar-benar membumi di Indonesia dan dunia.

SMPM 5 Pucang SBY

Kini tujuh universitas Muhammadiyah masuk 25 perguruan tinggi Islam dunia terbaik. Meliputi Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU), Universitas Muhammadiyah Surabaya (Umsura), Universitas Muhammadiyah Yogya karta (UMY), Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ), Universitas Ahmad Dahlan (UAD), Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) dan Uni- versitas Muhammadiyah Surakarta (UMS).

Bagi Muhammadiyah tidak ada kebanggaan berlebihan bahwa tujuh universitasnya telah membumi dan mendunia. Rasa syukur hanya layak ditujukan kepada Allah Penguasa Langit dan Bumi.

Bersyukur itu selain patut di ucapkan, juga perlu di realisasikan dengan kerja ikhlas, kerja cerdas, kerja keras, kerja tuntas dan kerja profesionalitas yang tinggi.

Melalui pengajian yang mengkaji QS Al Ma’un secara intensif dan mendalam, disertai dengan amal nyata dalam masyarakat, Ahmad Dahlan telah melakukan gerakan sosial dan kemanusiaan yang membumi.

Ahmad Dahlan dan murid-muridnya berusaha menolong anak yatim-piatu, anak terlantar, fakir miskin dan duafa. Gerakan ini semakin membumi dengan dilakukannya aktivitas kemanusiaan, pelayanan kesehatan, bantuan sosial, pengentas an kemiskinan dan penanggulangan bencana.

Dari gerakan ini berdiri berbagai panti asuhan dan rumah singgah, rumah sakit dan klinik-klinik Muhammadiyah dan Aisyiyah yang tersebar di seluruh Indonesia.

Revisi Oleh:
  • Danar Trivasya Fikri - 06/08/2026 16:41
SD Kreatif

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu