Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Muhammadiyah Gerakan Langit yang Membumi

Iklan Landscape Smamda
Muhammadiyah Gerakan Langit yang Membumi
Muhammadiyah memulai gerakannya di bumi dengan memperbaiki arah kiblat. KH Ahmad Dahlan sendiri yang melakukan sehingga telah menimbulkan kehebohan dalam masyarakat di daerahnya. (Muhsin MK/PWMU.CO).

Selain itu berdiri Lembaga Resiliensi Bencana, MDMC (Muhammadiyah Disaster Management Centre) dan lainnya. Peran dan keberadaannya telah dirasakan oleh umat, warga masyarakat dan dan bangsa-bangsa dunia.

Terus Memakmurkan Bumi

Perkembangan dan kemajuan gerakan dakwah Muhammadiyah dalam berbagai bentuk terus membumi dan mendunia. Bukan hanya berdirinya cabang dan ranting istimewa di banyak negara lintas benua, melainkan juga amal usaha nya.

Amal usaha pendidikan Muhammadiyah pun kini sudah membumi di beberapa negara, Mesir, Australia, Malaysia, Spanyol dan lain-lain. Bahkan Pemerintah dan organisasi Islam di beberapa negara itu pun sudah berkolaborasi dan bekerja sama.

Di Inggris Muhammadiyah dimasukkan dalam organisasi Dewan Muslim negara setempat. Keberadaannya telah diakui dan dihargai oleh berbagai komunitas muslim yang berdiri di Inggris dan Irlandia Utara.

Karena itu, wajar jika Muhammadiyah diakui sebagai organisasi keagamaan dunia yang telah membumi dan membawa rahmatan lil alamin.

Bahkan kekayaan yang dihitung dari seluruh amal usahanya dipandang sebagai organisasi bidang keagamaan terkaya keempat di muka bumi. Organisasi ini seakan mewakili umat Islam di seluruh dunia.

Namun kekayaan yang diakui dunia ini tidaklah membuat pimpinan dan anggota Muhammadiyah merasa bangga dan menyombongkan diri. Justru mereka termotivasi dan semakin giat beramal dan beraktivitas membesar dan memajukan persyarikatan.

RS Muhammadiyah Babat Lamongan Jawa Timur baru membangun gedung 9 (sembilan) lantai untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Gerai Mentari Mart kini berdiri di daerah Palembang, Sumsel dan Jatim.

SMPM 5 Pucang SBY

Gedung dua lantai Rumah Sakit Universitas Muhammadiyah Kalsel juga baru diresmikan dan akan dilanjutkan pembangunan gedung lima lantai.

Sementara itu di Pekalongan diadakannya aktivitas panen jagung. Panen dilakukan oleh Majelis Pengembangan Masyarakat (MPM) berkolaborasi dengan Majelis Lingkungan Hidup (MLH) PP Muhammadiyah, PDM dan JATAM (Jamaah Tani Muhammadiyah) Kabupaten Pekalongan.

Berbagai aktivitas ini semua memperlihatkan bahwa Muhammadiyah, “tidak berhenti tangan mendayung, sekali dayung dua tiga pulau terlam paui. Ketua Umum selama bulan Juli dan awal Agustus 2026 pergi ke Alabio Kalsel, Palembang, Sumsel dan Jember Jatim.

Dirinya memberikan teladan,tak kenal lelah karena lillah. Tak kenal berhenti kecuali mati. Tak kenal diam selain tidur malam. Baginya waktu demikian penting dan berharga. (QS. Al Asr:1-3).

Tepat sekali simbol Muhammadiyah adalah matahari. Bintang di tata surya ini selalu menyinari, menerangi dan memakmurkan bumi.

Tertulis di dalam syair Mars Muhammadiyah, “Sang Surya telah bersinar, syahadat dua melingkar. Warna yang hijau berseri. Membuatku rela hati…”. Seolah menjaid bukti bahwa Muhammadiyah itu benar-benar gerakan langit yang telah membumi.

Revisi Oleh:
  • Danar Trivasya Fikri - 06/08/2026 16:41
SD Kreatif

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu