Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Ngalah Durung Karuan Kalah, Pesan BKI TK ABA III Kota Probolinggo Hadapi Problematika Keluarga

Iklan Landscape Smamda
Ngalah Durung Karuan Kalah, Pesan BKI TK ABA III Kota Probolinggo Hadapi Problematika Keluarga
Pengisian materi BKI ABA III kota Probolinggo oleh narasumber
pwmu.co -

Kegiatan Bina Keluarga Islami (BKI), agenda rutin parenting di TK ABA III Kota Probolinggo, mengangkat tema “Menghadapi Problematika Keluarga”. Tema tersebut menjadi pembahasan hangat di kalangan wali murid TK ABA III, khususnya Kelompok B.

Kegiatan yang digelar Ahad (9/8/2026) pukul 08.00 WIB tersebut berlangsung di rumah salah satu wali murid di Jalan Letjend Sutoyo. Kegiatan menghadirkan narasumber dari Majelis Dikdasmen PAUD Kecamatan Kanigaran, Lilik Herawati, M.Pd.

Lilik sengaja diundang untuk mengisi kegiatan BKI dengan tema yang telah ditentukan sebelumnya.

Seperti biasa, kegiatan BKI diawali dengan membaca bersama hafalan surat-surat yang akan ditempuh murid Kelompok B ABA III selama satu semester ke depan.

Pembacaan hafalan surat kali ini dibimbing Bunda Vivin Ummu Salma, guru ABA III yang murojaahnya paling baik di sekolah.

Setelah sesi hafalan, kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi yang menjadi bagian paling ditunggu peserta. Lilik menyampaikan materi dengan pendekatan yang tidak terkesan menggurui, melainkan melalui cerita dan pengalaman pribadinya selama mempertahankan bahtera rumah tangga bersama pasangan.

Ia memaparkan bahwa kehidupan rumah tangga tidak hanya dibangun berdasarkan cinta, tetapi juga membutuhkan sikap saling mengerti dan melengkapi.

“Saya suka tahu, suami suka tempe!”. Jelasnya memberi perbedaan yang paling remeh dan sepele.

Setiap pengarahan dan penjelasan diselingi sesi tanya jawab. Peserta yang mampu menjawab pertanyaan mendapatkan doorprize yang telah disiapkan.

Gelak canda pun mengisi ruangan ketika peserta BKI dan bunda guru ditunjuk untuk menjawab pertanyaan yang diberikan.

Dalam pemaparannya, Lilik menekankan pentingnya saling memahami dan menjaga dalam kehidupan rumah tangga.

“Apa sih yang dicari dari berumah tangga?, adalah mewujudkan mawaddah!”. Tegasnya “Mawaddah itu biasanya susah dicari, ketenangan berumah tangga akan digapai jika kita sebagai pasangan saling mengerti dan menjaga”. Tambahnya dengan gayanya yang khas.

Ia juga membagikan pengalamannya ketika menghadapi pasangan yang sedang mengomel atau cemburu.

“Saat suami mengomel atau cemburu dengan kita, ya saya bisanya hanya menjawab Iyo ya ngono Yo”.

Menurutnya, sikap mendengar dan memahami pasangan dapat membantu meredakan emosi. Sebaliknya, membalas omelan dengan omelan justru dapat membuat persoalan tidak kunjung selesai.

SMPM 5 Pucang SBY

“Mergo ngalah durung Karuan Kalah!”, Jelasnya lagi.

Lilik juga mengingatkan orang tua agar tidak bertengkar di hadapan anak karena kondisi tersebut dapat memengaruhi psikologis anak.

“Bertengkar dihadapan anak dapat mempengaruhi kondisi psikologinya. Jika ingin anak sukses maka sebagai orangtua juga memberikan contoh dan dukungan seperti dalam surat An Nisa ayat 9 yaitu larangan meninggalkan keturunan dalam keadaan lemah baik akhlaq, iman, ketaqwaan serta kesuksesan dunianya”. Paparnya lagi

Setelah menyampaikan pengalaman tentang kehidupan keluarga, Lilik juga mengingatkan prinsip manusia dalam menjalani kehidupan, yakni selalu berada dalam pengawasan Allah.

Hal tersebut, menurutnya, tergambar dalam surat Al Zalzalah ayat 7-8 tentang balasan atas setiap kebaikan maupun keburukan yang dilakukan manusia.

Ia kemudian menyampaikan pesan agar orang tua senantiasa mendoakan anak dan keturunannya.

Pesan terakhir penutup darinya selalu berdoa yang terbaik dan tak putus untuk anak keturunan kita, yang utama selamat dunia akhirat dan menjadi keturunan yang baik dari sisiNya (Al-Ahzab:38).

Pesan tersebut menjadi pengingat bagi para wali murid bahwa pendidikan keluarga tidak hanya berkaitan dengan keberhasilan anak secara duniawi, tetapi juga pembentukan akhlak, iman, dan ketakwaan.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sambutan Kepala TK ABA III sekaligus penyampaian informasi mengenai pawai kemerdekaan RI oleh Siti Jumaani, S.Pd.

“Pada kegiatan yang diberkahi Allah hari ini ijinkan saya sekalian menyampaikan mengenai pawai yang insyaallah diadakan tgl 22 Agustus 2026 tempat di depan Pemerintah Kota (PemKot) Probolinggo. Kegiatan ini hanya mengikutsertakan Kel B saja dengan meminta bantuan dana pribadi dari walimurid untuk menyewa kostum”. Terangnya.

Ia juga menyampaikan ketentuan bagi orang tua yang turut mendampingi anak selama kegiatan pawai.

“Dimohon untuk orangtua yang ikut serta mendampingi, harap mengiringinya diluar barisan anak-anak agar lebih tertib”. Tambahnya tegas.

Kegiatan BKI kemudian ditutup dengan ramah tamah dan foto bersama.

Revisi Oleh:
  • Satria - 11/08/2026 11:48
SD Kreatif

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu