Suasana riuh penuh keceriaan dan gelak tawa mewarnai rangkaian perayaan Milad ke-109 Aisyiyah di Balongpanggang, Kamis (11/06/2026).
Sejak pagi, ratusan peserta dari Kober Aisyiyah 07 Balongpanggang, TK ABA 22 Balongpanggang, dan SD Muhammadiyah 1 Balongpanggang (SD Mutu Kagumi) telah berkumpul untuk mengikuti berbagai kegiatan yang sarat kebersamaan dan nilai pendidikan karakter.
Kegiatan diawali dengan pawai ta’aruf yang mengambil rute dari Kompleks Perguruan Muhammadiyah Balongpanggang menuju Masjid Al-Huda dengan jarak kurang lebih 600 meter.
Barisan pawai tampak semarak. Murid-murid Kober dan TK berjalan bersama para Ibu mereka, disusul Pasukan Khusus (Passus). Serta tidak ketinggalan tim drumband Gita Surya Persada SD MUTU KAGUMI yang tampil energik mengiringi perjalanan, kemudian barisan seluruh murid SD Mutu Kagumi.
Sepanjang rute, suasana berlangsung meriah namun tetap tertib dan kondusif. Antusiasme peserta terlihat dari wajah-wajah ceria yang tak henti melambaikan tangan dan menyapa masyarakat sekitar.
Fun Games yang Dinanti-nanti
Irama drumband yang menggema menambah semangat seluruh rombongan hingga tiba di halaman Masjid Al-Huda.
Setelah beristirahat sejenak, acara dilanjutkan dengan fun games yang menjadi salah satu kegiatan paling ditunggu. Permainan ini melibatkan kolaborasi antara Ibu dan anak.
Para Ibu bertugas meniup balon kemudian mengikatkan di kaki anak, sementara anak-anak harus berusaha meletuskan balon temannya atau lawan secepat mungkin. Sorak-sorai dan tawa peserta pun pecah setiap kali balon berhasil meletus.
Di balik kemeriahan itu, terdapat pemandangan menarik yang menyita perhatian banyak orang. Demi menjaga arena permainan tetap aman dan tertib, seluruh murid SD Mutu Kagumi membentuk barisan mengelilingi area lomba.
Mereka berdiri layaknya benteng pelindung bagi adik-adik PAUD dan TK yang sedang berlomba.
Dengan penuh kesadaran dan tanggung jawab, para siswa menjaga agar peserta kecil tetap berada di area permainan serta terhindar dari dorongan atau kerumunan yang berpotensi mengganggu jalannya lomba.
Di bawah terik matahari, mereka tetap bertahan menjalankan tugasnya dengan penuh kesungguhan.
Pemandangan sederhana tersebut ternyata menyimpan makna yang sangat besar. Apa yang dilakukan para murid SD Mutu Kagumi merupakan wujud nyata pendidikan karakter yang selama ini ditanamkan di sekolah.
Mereka belajar tentang kepedulian, tanggung jawab, gotong royong, dan kasih sayang kepada sesama.
Nilai-nilai tersebut selaras dengan tagline SD Muhammadiyah 1 Balongpanggang, yaitu KAGUMI (berKarakter, Unggul, Menyenangkan, dan Islami).
Potret Implementasi Profil Pelajar Pancasila
Sejak dini, siswa dibiasakan memahami bahwa menjadi kakak kelas bukan sekadar lebih tua, tetapi juga siap menjadi pelindung, teladan, dan sahabat bagi adik-adiknya.
Perilaku para siswa ini juga menjadi potret nyata implementasi Profil Pelajar Pancasila, khususnya pada dimensi Gotong Royong dan Berakhlak Mulia.
Melalui momentum Milad Aisyiyah, anak-anak tidak hanya belajar melalui teori, tetapi mempraktikkan langsung nilai empati dan kepedulian dalam kehidupan sehari-hari.
Kepala SD Mutu Kagumi, Ustadzah Liza Rahmawati SPd mengapresiasi sikap para muridnya yang menunjukkan kedewasaan dan rasa tanggung jawab selama kegiatan berlangsung.
“Di luar ruang kelas, karakter anak sesungguhnya diuji dan dibentuk. Bertahan di bawah terik matahari demi memastikan adik-adiknya dapat berlomba dengan aman menunjukkan bahwa kecerdasan emosional dan rasa kemanusiaan telah tumbuh subur dalam diri para siswa. Inilah pendidikan karakter yang sesungguhnya” ungkapnya.
Perayaan Milad Aisyiyah ke-109 kali ini tidak hanya menghadirkan kegembiraan, tetapi juga meninggalkan pesan yang mendalam.
Benteng pelindung yang dibentuk oleh para murid SD Mutu Kagumi menjadi bukti bahwa pendidikan terbaik tidak selalu lahir dari buku teks atau ruang kelas. Terkadang, pelajaran paling berharga justru hadir melalui tindakan nyata yang memanusiakan manusia.
Mengajarkan yang kuat untuk melindungi yang lemah, yang besar untuk menjaga yang kecil, serta menumbuhkan kepedulian sejak dini.
Sebuah pelajaran sederhana yang akan terus dikenang, sekaligus menjadi hadiah terindah dalam perayaan Milad Aisyiyah ke-109 di Balongpanggang.





0 Tanggapan
Empty Comments