Menjelang hitungan jam menuju perhelatan akbar, Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Kenjeran kembali merapatkan barisan melalui rapat koordinasi kedua demi menjamin kesuksesan mutlak Pengajian Ahad Pagi Pencerah dan peresmian gedung Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) yang akan digelar besok, Ahad (27/9/2026).
PCM Kenjeran siap sebagai tuan rumah pengajian ahad pagi pencerah Majelis Tabligh berkolaborasi dengan Klik Jodohmu Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Surabaya.
Seluruh persiapan teknis dan non-teknis kini telah mencapai tahap akhir dengan melibatkan seluruh komponen persyarikatan secara masif.
Rapat koordinasi pemantapan kedua ini dihadiri oleh seluruh pegawai Amal Usaha Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah se-Cabang Kenjeran, Sabtu (26/9/26).
Ketua PCM Kenjeran, Ali Fauzi, membuka jalannya koordinasi kedua ini dengan memberikan suntikan rohani yang membakar semangat para panitia.
Ia mengutip sebuah hadits sahih riwayat Bukhari dan Muslim: “Barang siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, maka hendaklah ia memuliakan tamunya.”
Ali Fauzi menegaskan bahwa menyambut ribuan jamaah serta dua tokoh nasional—ulama sekaligus budayawan Ustadz Salim A. Fillah dan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed—bukan sekadar tugas kepanitiaan biasa, melainkan sebuah kewajiban spiritual.
“Sebagai tuan rumah, hukumnya fardlu ‘ain bagi kita semua untuk mensukseskan acara besar ini. Kehadiran para tamu, ulama, dan pemimpin ke kampung kita merupakan pembawa keberkahan tersendiri bagi amal usaha,” ujar Ali Fauzi dengan penuh penekanan.
Ustadz Salim A. Fillah dijadwalkan akan mengupas tuntas tema mendalam, “Nada, Cinta, dan Luka: Menghadirkan Allah di Setiap Detik”.
Selain itu, momentum besok juga akan menandai sejarah baru dengan diresmikannya fasilitas gedung modern milik persyarikatan.
Ali Fauzi berharap kerja keras seluruh elemen yang telah mengorbankan waktu, tenaga, dan pikiran ini berbuah manis bagi masa depan organisasi.
“Semoga ikhtiar kolektif ini membawa keberkahan yang melimpah untuk perkembangan dakwah Muhammadiyah, serta menjadi motor penggerak bagi kemajuan Amal Usaha Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah di lingkungan Kenjeran,” pungkasnya.
Seluruh panitia di lapangan menyatakan telah siap 100% dan mengimbau kepada seluruh warga Muhammadiyah, simpatisan, serta masyarakat umum di Kota Surabaya untuk hadir tepat waktu guna mereguk ilmu dan menyaksikan momentum bersejarah ini.(*)





0 Tanggapan
Empty Comments