Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Sukaraja, Kabupaten Bogor, menjadikan edukasi pemenuhan gizi anak sebagai salah satu pilar utama dalam memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81.
Kegiatan tersebut berlangsung di Masjid Darojaturahman, Cilebut Barat, Minggu (9/8/2026), melalui pengajian bertema “Memaknai 81 Tahun Kemerdekaan Untuk Indonesia Berkemajuan.”
Dalam kegiatan tersebut, PCM Sukaraja menekankan pentingnya pemenuhan gizi sebagai bagian dari upaya membangun generasi masa depan yang sehat, cerdas, dan bebas dari kelaparan serta tengkes (stunting).
Edukasi mengenai pentingnya asupan nutrisi disampaikan langsung oleh Deputi Bidang Promosi dan Kerja Sama Badan Gizi Nasional, Dr. Mariman Darto, SE, MMI., yang juga menjabat sebagai Ketua Majelis Pembinaan Kesejahteraan Sosial (MPKS) Pimpinan Pusat Muhammadiyah.
Dalam ceramahnya, Mariman membedah makna kemerdekaan melalui refleksi Al-Qur’an Surah Al-Balad. Menurutnya, pesan pembebasan dari belenggu dan kepedulian terhadap orang yang mengalami kelaparan memiliki relevansi dengan tantangan bangsa saat ini.
Ia menekankan bahwa pemenuhan gizi anak perlu dilakukan berdasarkan kebutuhan perkembangan dan ditakar secara tepat.
Edukasi gizi di tingkat keluarga dinilai menjadi salah satu kunci untuk membantu menekan persoalan kelaparan, gizi buruk, dan stunting di tingkat masyarakat.
“Jika anak-anak kita mendapatkan asupan gizi yang ditakar sesuai kebutuhan perkembangannya, maka semangat belajar mereka akan tinggi dan disiplin mereka otomatis meningkat.
Dari formula gizi yang tepat inilah akan lahir generasi masa depan yang pintar, sehat, dan mampu membawa Indonesia melesat maju,” tegas Mariman di hadapan ratusan jemaah Muhammdiyah dan masyarakat umum di Cilebut, Minggu pagi.
Pesan tersebut menempatkan keluarga sebagai bagian penting dalam membangun kesadaran mengenai pola konsumsi dan pemenuhan nutrisi anak.
Kehadiran Deputi Bidang Promosi dan Kerja Sama Badan Gizi Nasional sekaligus Ketua MPKS PP Muhammadiyah tersebut mendapat respons positif dari pengurus Muhammadiyah setempat.
Ketua PCM Sukaraja, Moh. Danial Ramli, menyampaikan bahwa edukasi mengenai makanan bergizi memberikan manfaat strategis bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan pemahaman orang tua mengenai pola konsumsi sehat.
“Kehadiran Ketua MPKS yang memberikan edukasi langsung mengenai makanan bergizi ini sangat penting. Kami berharap setelah acara ini, masyarakat menjadi jauh lebih paham akan pentingnya menyiapkan masa depan anak-anak yang lebih baik lewat pemberian makanan yang bergizi sejak dini,” ujar Danial.
Menurutnya, edukasi semacam ini penting agar kesadaran masyarakat mengenai pemenuhan gizi dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Bogor, H. Ahmad Yani, SE, MEI., turut mengapresiasi langkah PCM Sukaraja yang mengangkat isu ketahanan gizi dan kesehatan masyarakat.
Meski baru berusia satu tahun, PCM Sukaraja dinilai aktif menjalankan berbagai program yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat.
“PCM Sukaraja sangat aktif bergerak. Kami berharap konsistensi ini membuat mereka memenuhi kriteria untuk masuk dalam nominasi LPCR (Lembaga Pengembangan Cabang dan Ranting) Award tingkat nasional, menyusul PCM Cileungsi, PCM Leuwiliang, dan Puraseda yang sudah masuk nominasi terlebih dahulu,” kata Ahmad Yani.
Apresiasi tersebut menjadi dorongan bagi PCM Sukaraja untuk terus mengembangkan program yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Edukasi mengenai gizi tidak berhenti pada penyampaian materi. Panitia yang dikoordinatori Asep Salwani juga menghadirkan sejumlah kegiatan sosial yang dapat diakses masyarakat.
Sejak pukul 08.00 WIB, warga mendapatkan layanan pemeriksaan kesehatan secara gratis. Pemeriksaan meliputi pengecekan tekanan darah, gula darah, dan asam urat.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya deteksi dini kondisi kesehatan masyarakat sekaligus melengkapi pesan mengenai pentingnya menjaga kesehatan melalui pola hidup dan konsumsi yang baik.
Sebagai penutup, panitia juga menggelar Bazar Murah Sembako Kemerdekaan melalui mekanisme penukaran kupon.
Program tersebut ditujukan untuk membantu menjaga ketahanan pangan sekaligus meringankan beban pemenuhan kebutuhan harian keluarga prasejahtera di lingkungan Cilebut Barat.
Rangkaian kegiatan PCM Sukaraja menunjukkan bahwa peringatan kemerdekaan dapat diisi dengan kegiatan yang menyentuh persoalan nyata masyarakat.
Edukasi gizi, pemeriksaan kesehatan gratis, dan bazar sembako menjadi bagian dari ikhtiar menghadirkan kemerdekaan yang dirasakan secara langsung oleh masyarakat.
Melalui kegiatan tersebut, PCM Sukaraja berupaya menempatkan kesehatan dan pemenuhan gizi anak sebagai bagian dari pembangunan generasi.
Sebab, generasi yang sehat dan tercukupi kebutuhan gizinya menjadi salah satu modal penting untuk membangun masyarakat yang berdaya serta Indonesia yang berkemajuan.





0 Tanggapan
Empty Comments