Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

PDA Kota Probolinggo Perkuat Kaderisasi CMA, Dorong Calon Mubalighat Aktif Berdakwah

Iklan Landscape Smamda
PDA Kota Probolinggo Perkuat Kaderisasi CMA, Dorong Calon Mubalighat Aktif Berdakwah
Pengarahan oleh ibu Indah Nur Hidayati, S.Pd., Koordinator Majelis Tabligh dan Ketarjihan PDA Kota Probolinggo. (Istimewa/PWMU.CO)
pwmu.co -

Majelis Tabligh dan Ketarjihan Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Kota Probolinggo menggelar rapat koordinasi di Masjid Siti Aisyah, Kompleks Kantor Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Probolinggo, Ahad (6/9/2026).

Rapat koordinasi tersebut dilaksanakan usai para peserta mengikuti Pengajian Rutin Ahad Pagi PDM Kota Probolinggo yang berlangsung di Graha Ahmad Dahlan.

Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat program kaderisasi Calon Mubalighat Aisyiyah (CMA), sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia kader dakwah Aisyiyah di Kota Probolinggo.

Ketua Majelis Tabligh dan Ketarjihan PDA Kota Probolinggo, Zakiyah Darojah, S.Psi, menyampaikan bahwa salah satu tantangan yang dihadapi saat ini adalah masih kurangnya mubalighat Aisyiyah di tingkat cabang.

Karena itu, menurutnya, diperlukan langkah konkret untuk menumbuhkan rasa percaya diri sekaligus meningkatkan kemampuan para kader CMA melalui praktik dakwah secara langsung.

“Di masing-masing Ranting Aisyiyah telah terdapat kajian rutin yang terjadwal. Ini menjadi ruang yang sangat baik bagi Calon Mubalighat Aisyiyah untuk belajar dan mengasah kemampuan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, kajian rutin tersebut tersebar di lima kecamatan melalui Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA), yakni PCA Mayangan, PCA Kanigaran, PCA Kademangan, PCA Kedopok, dan PCA Wonoasih.

Zakiyah berharap, anggota CMA dari masing-masing PCA dapat diterjunkan secara bertahap untuk mengisi kajian maupun kegiatan keagamaan di tingkat Ranting Aisyiyah di wilayahnya masing-masing.

CMA Bergiliran Mengisi Kultum

Senada dengan itu, Wakil Ketua PDA Kota Probolinggo yang membidangi Majelis Tabligh dan Ketarjihan, Indah Nur Hidayati, S.Pd, menekankan pentingnya memberikan kesempatan kepada anggota CMA untuk tampil secara langsung.

Ia berharap anggota CMA dapat bergiliran mengisi kultum dalam kegiatan pengajian yang dilaksanakan oleh Ranting-Ranting Aisyiyah se-Kota Probolinggo.

SMPM 5 Pucang SBY

Menurutnya, kesempatan tampil di hadapan jamaah menjadi bagian penting dalam proses kaderisasi mubalighat. Selain menambah pengalaman, kegiatan tersebut juga dapat meningkatkan kepercayaan diri dan kemampuan menyampaikan pesan-pesan Islam kepada masyarakat.

Sementara itu, Ketua PDA Kota Probolinggo, Dra. Endang Dewi Fatimah, memberikan penguatan terkait pentingnya memperluas ruang dakwah bagi kader Aisyiyah.

Ia menyampaikan bahwa jajaran PDA yang berjumlah sembilan orang juga memiliki peran dalam mengisi kajian-kajian rutin di tingkat PCA se-Kota Probolinggo, AUA se-Kota Probolinggo, maupun kegiatan di luar lingkup Aisyiyah.

Selain itu, ia mendorong para guru AUA yang tergabung dalam Calon Mubalighat Aisyiyah untuk menjadikan berbagai kesempatan tersebut sebagai sarana meningkatkan kapasitas diri.

“Jam terbang sangat diperlukan untuk mengasah kemampuan dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia CMA. Karena itu, bisa dimulai dari lingkungan terdekat, yakni Ranting Aisyiyah masing-masing,” pesannya.

Melalui rapat koordinasi ini, Majelis Tabligh dan Ketarjihan PDA Kota Probolinggo berharap kaderisasi mubalighat dapat berjalan lebih terarah dan berkesinambungan.

Pemberian kesempatan kepada CMA untuk terjun langsung dalam forum-forum pengajian diharapkan tidak hanya meningkatkan kemampuan berbicara di depan publik, tetapi juga melahirkan mubalighat-mubalighat Aisyiyah yang percaya diri, berilmu, dan siap mengemban amanah dakwah di tengah masyarakat. (*)

Revisi Oleh:
  • Amanat Solikah - 07/09/2026 12:02
SD Kreatif

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu