Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Tingkatkan Kualitas Pemimpin Sekolah, PDA Surabaya Gelar Diksuspala Batch 2

Iklan Landscape Smamda
Tingkatkan Kualitas Pemimpin Sekolah, PDA Surabaya Gelar Diksuspala Batch 2
Tingkatkan Kualitas Pemimpin Sekolah, PDA Surabaya Gelar Diksuspala Batch 2
pwmu.co -

Majelis PAUD Dasmen PDA Kota Surabaya resmi membuka kegiatan Pendidikan Khusus Kepala Sekolah (Diksuspala) Batch 2 yang berlangsung selama tiga hari, Ahad hingga Selasa (24–26/5/2026), di Hotel Kapal Garden.

Kegiatan strategis tersebut mengusung tema “Mewujudkan PAUD Inspiratif, Profesional, & Berkemajuan” dan diikuti 39 kepala sekolah dari jajaran Taman Kanak-Kanak (TK) serta Kelompok Bermain (KB) Aisyiyah se-Kota Surabaya.

Ketua Majelis PAUD Dasmen PDA Kota Surabaya, Dra. Nurul Kartika, menegaskan bahwa kepala sekolah memiliki posisi yang sangat strategis dalam gerakan pendidikan Aisyiyah.

Menurutnya, kepala sekolah tidak hanya berperan sebagai pengelola lembaga secara administratif, tetapi juga sebagai teladan akhlak, penggerak dakwah, dan inspirasi bagi guru maupun wali murid.

“Panjenengan semua adalah ujung tombak amal usaha pendidikan Aisyiyah Muhammadiyah. Tugas kepala sekolah tidak hanya mengelola lembaga secara administratif, tetapi juga menjadi teladan akhlak, penggerak dakwah, serta inspirasi bagi para guru dan wali murid,” tegasnya, Ahad (24/5/2026).

Dalam arahannya, Nurul Kartika menyampaikan sejumlah tujuan utama pelaksanaan Diksuspala Batch 2.

Pertama, kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas kepemimpinan, kualitas manajemen, dan semangat perjuangan para kepala sekolah di dunia pendidikan anak usia dini.

Menurutnya, kepala sekolah dituntut kreatif dan tangguh menghadapi perkembangan zaman yang penuh tantangan.

Kedua, Diksuspala juga menjadi bagian dari kaderisasi organisasi Persyarikatan Muhammadiyah dan Aisyiyah.

Kepala sekolah serta guru PAUD Aisyiyah disebut sebagai kader inti organisasi yang diharapkan aktif mendukung berbagai program Majelis PAUD Dasmen maupun PDA dan PCA di wilayah masing-masing.

Ketiga, pelatihan tersebut bersifat wajib karena sertifikat kelulusan Diksuspala menjadi salah satu syarat utama dalam pengurusan Surat Keputusan (SK) perpanjangan maupun pengangkatan kepala sekolah.

Keempat, peserta juga dibekali strategi pemasaran sekolah modern sebagai respons atas fluktuasi jumlah siswa di sejumlah lembaga pendidikan.

“Melalui pelatihan intensif ini, diharapkan para kepala sekolah pulang membawa energi baru untuk memajukan PAUD Aisyiyah yang unggul dan berkemajuan di Kota Surabaya,” tegasnya.

Kegiatan tersebut secara resmi dibuka Sekretaris PDA Kota Surabaya, Dra. Hj. Shohifah, M.Pd.I.

SMPM 5 Pucang SBY

Dalam sambutannya, Shohifah menyampaikan apresiasi terhadap peran kepala sekolah dan guru TK dalam membangun fondasi karakter anak sejak usia dini.

Ia menegaskan bahwa tujuan utama Diksuspala adalah membentuk pemimpin sekolah yang profesional sekaligus inspiratif.

“Tujuannya adalah agar Ibu-Ibu kepala sekolah, kepala TK, dan juga kepala PG menjadi orang-orang yang lebih mulia karena profesional dan inspiratif. Mampu memberikan inspirasi kepada wali murid serta menjalankan tugas kepemimpinannya dengan profesional,” ujarnya.

Shohifah juga menyoroti pentingnya pengembangan sekolah inklusi di lingkungan TK dan Playgroup Aisyiyah Surabaya.

Menurutnya, sekolah-sekolah Aisyiyah harus siap menjadi lembaga pendidikan yang ramah bagi semua anak, termasuk anak berkebutuhan khusus (ABK).

“Di Surabaya ini beberapa sekolah sudah ditunjuk sebagai sekolah inklusi. Ke depan, seluruh TK Aisyiyah maupun Playgroup Aisyiyah diharapkan siap menerima anak-anak yang berkebutuhan khusus karena para gurunya telah dibekali ilmu yang mumpuni,” tambahnya.

Ia juga mengumumkan rencana pelatihan lanjutan yang dijadwalkan berlangsung pada 24–25 Juni mendatang guna memperkuat kompetensi guru dan kepala sekolah dalam pendidikan inklusi.

Dalam kesempatan tersebut, Shohifah memberikan motivasi kepada peserta melalui formula “SISIR” sebagai bekal mengikuti pelatihan.

“S” berarti Serius dalam mengikuti materi, “I” berarti Ikhlas dalam menuntut ilmu, “S” berikutnya adalah Syukur atas amanah yang dijalankan, “I” selanjutnya ialah Istiqomah dalam menerapkan ilmu, dan “R” berarti Ridho dalam menjalankan tugas sebagai pendidik.

Ia juga mengibaratkan hubungan sekolah dan organisasi Aisyiyah seperti ayam dan telur yang saling berkaitan dan tidak dapat dipisahkan.

Karena itu, para kepala sekolah dan guru diminta tidak hanya fokus mengelola sekolah, tetapi juga aktif menggerakkan organisasi Aisyiyah di tingkat cabang.

Dengan mengucapkan bismillah, Dra. Hj. Shohifah, M.Pd.I secara resmi membuka kegiatan Diksuspala Batch 2 dengan harapan seluruh peserta memperoleh ilmu yang bermanfaat bagi kemajuan pendidikan dan masa depan generasi bangsa.

Revisi Oleh:
  • Satria - 24/05/2026 17:25
Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu
Logo Depan Satriadev
Logo Belakang Satriadev
⚡ 1 Dekade ⚡