Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Peringati Milad ke-113 Muhammadiyah, SD Musix Rayakan dengan Sujud Syukur dan Makan Bersama

Iklan Landscape Smamda
Peringati Milad ke-113 Muhammadiyah, SD Musix Rayakan dengan Sujud Syukur dan Makan Bersama
Para siswa SD Musix saat melakukan sujud syukur dalam rangka Milad ke-113 Muhammadiyah yang dipandu oleh salah satu guru, Darmaji, S.Pd. Foto: Basirun/PWMU.CO.
pwmu.co -

Peringatan Milad ke-113 Muhammadiyah di SD Muhammadiyah 6 Gadung (SD Musix) Surabaya dilaksanakan dengan penuh kesederhanaan melalui kegiatan syukuran berupa sujud syukur berjamaah di halaman sekolah pada Jumat (7/11/2025).

Sehari sebelum pelaksanaan kegiatan, panitia Milad Muhammadiyah yang diketuai oleh Nurun Naharo, S.Ag., M.Pd.I, memberikan arahan kepada seluruh guru dan siswa seusai salat Zuhur di masjid sekolah.

Dalam arahannya, ia menjelaskan bahwa peringatan Milad ke-113 Muhammadiyah ini akan dilaksanakan secara sederhana.

“Besok, setelah melaksanakan salat Dhuha, kita akan mengadakan syukuran dengan makan bersama,” tutur Ustaz Nur, panggilan akrab Nurun Naharo.

Kemudian, anak-anak menyambut dengan penuh semangat, serempak meneriakkan, “Asyik!.”

Selanjutnya, hidangan yang akan dinikmati anak-anak akan dibeli dari para pedagang kaki lima yang berjualan di sekitar sekolah. Hal ini dimaksudkan untuk membantu para pedagang yang selama ini mencari rezeki di sekitar lingkungan sekolah.

Ada enam menu yang akan disajikan, di antaranya sate, nasi goreng, siomay, papeda, dan bakso.

Dalam sambutannya, Kepala SD Musix, Munahar, S.H.I., M.Pd., menyampaikan bahwa usia Muhammadiyah memang semakin tua, namun semakin sehat dan semakin bermanfaat.

“Berbeda dengan manusia, semakin tua justru semakin banyak penyakit. Seperti saya ini,” ujarnya sambil tersenyum, menunjukkan bahwa ia baru saja sembuh dari batuk dan pilek.

Selanjutnya, ia menjelaskan bahwa Muhammadiyah merupakan gerakan Islam, gerakan dakwah, dan gerakan amar makruf nahi munkar.

Munahar juga menjelaskan bahwa ketika dirinya menyebutkan Gerakan Islam, para siswa diminta menggerakkan tangannya seperti yang dicontohkan.

“Kalau ustaz mengatakan Gerakan Islam, anak-anak gerakkan tangannya seperti ini,” katanya sambil mengayunkan tangan kanannya menyerupai gelombang laut di depan dadanya.

Spontan, lebih dari 450 siswa mengikuti gerakan sang kepala sekolah yang kini tengah menempuh pendidikan S-3 tersebut.

Setelah itu, ia melanjutkan dengan mengangkat telunjuk ke atas saat mengucapkan Gerakan Dakwah, lalu membentuk small love menggunakan jari telunjuk dan ibu jari ketika mengucapkan Amar Makruf.

SMPM 5 Pucang SBY

Ia kemudian menambahkan bahwa terakhir, para siswa diminta meletakkan tangan di dada apabila ia menyebutkan Nahi Munkar.

“Nah, yang terakhir, silakan letakkan tangan di dada jika ustaz menyebutkan Nahi Munkar,” sambungnya penuh semangat.

Potongan kalimat tentang tujuan keberadaan Muhammadiyah itu kemudian diucapkan bersama-sama dengan gerakan yang telah dicontohkan sehingga para siswa dapat dengan mudah mengingatnya.

Selanjutnya, ia menyempurnakan kalimat yang semula terpotong-potong menjadi, “Muhammadiyah adalah gerakan Islam amar makruf nahi munkar yang bersumber kepada Al-Qur’an dan Hadis.”

Ia menegaskan bahwa Muhammadiyah, bukan hanya menjadi gerakan dakwah, tetapi juga gerakan nasional karena jaringan organisasinya telah tersebar hampir di seluruh wilayah Indonesia.

“Itulah Muhammadiyah, anak-anak. Insyaallah, bukan hanya menjadi gerakan dakwah, tetapi juga gerakan nasional karena jaringan organisasi ini telah tersebar hampir di seluruh wilayah Indonesia,” pungkas Sekretaris Majelis Tabligh Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur tersebut.

Acara kemudian dilanjutkan dengan sujud syukur yang dipimpin oleh Ustaz Darmaji, S.Pd.

Sebelum menunaikan sujud syukur, ia terlebih dahulu menjelaskan tata cara sujud syukur, yaitu berdiri, bertakbir, lalu turun untuk sujud satu kali sambil membaca doa, kemudian kembali duduk dan mengangkat kepala sebelum salam.

“Dalam sujud kita membaca Subhanallahu walhamdulillahi walaa ilaaha illallahu wallahu akbar, walaa haula walaa quwwata illaa billahil aliyil azhim,” seru Ustaz Darmaji dengan suara lantang namun penuh kekhusyukan.

Selanjutnya, dengan khusyuk, para guru, karyawan, dan siswa bersama-sama melaksanakan sujud syukur di halaman sekolah.

Mengakhiri rangkaian kegiatan tersebut, anak-anak diajak menikmati berbagai menu yang telah disiapkan oleh panitia. (*)

 

SD Kreatif

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu