Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Perkuat Akuntabilitas, Toni Jadikan Medsos untuk Pertanggungjawabkan Kinerja Legislatif

Iklan Landscape Smamda
Perkuat Akuntabilitas, Toni Jadikan Medsos untuk Pertanggungjawabkan Kinerja Legislatif
Akun Facebook dan Instagram Arif Fathoni, yang dijadikan sarana untuk pertanggungjawabkan kinerja legislatifnya di DPRD Surabaya (Foto: ist/PWMU.CO)
pwmu.co -

Banyak yang bertanya bagaimana anggota legislatif mempertanggungjawabkan kinerjanya. Maklum saja, hampir tidak ada lembaga resmi yang punya peran ini. Tidak ada satu pun peraturan perundang-undangan yang mengatur ketat bagaimana anggota Dewan Perwakilan Rakyat/Daerah (DPR/D) mempertanggungjawabkan kinerjanya.

Namun, beda halnya dengan H Arif Fathoni SH, Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya 2024-2029. Sejak terpilih sebagai anggota DPRD Kota Surabaya dalam Pemilu 2019 lalu, dia punya cara sendiri untuk pertanggungjawabkan kinerjanya. Menjadikan media sosial (medsos) sebagai ajang untuk menguraikan gagasan dan kinerjanya sebagai anggota legislatif.

“Panggilan etis karena dipilih oleh rakyat. Sehingga saya punya kewajiban untuk selalu terbuka terkait pelayanan publik di Surabaya,” begitu alasan alumni SMA Muhammadiyah 9 Sedayulawas Lamongan itu.

“Setiap gagasan yang diperjuangkan harus diketahui publik, begitu juga dengan kerja yang sudah dilakukan. Dari situ masyarakat bisa menilai dan mengawasi.”

Menurutnya, keterbukaan menjadi bagian dari tanggung jawab politik kepada masyarakat. Publik memiliki hak untuk mengetahui dan menilai kinerja wakil rakyat. Di akun facebook dan instagram pribadinya, dia secara konsisten menyampaikan apa yang dilakukan. Termasuk gagasan tentang membangun kota Surabaya.

“Saya sendiri yang memegang dua akun medsos itu,” jawab Toni saat ditanya apakah dirinya sendiri atau asisten yang memegang akun medsosnya. Dipegang sendiri, karena menurutnya, tidak semua pertanyaan maupun komentar di medsosnya itu berbentuk manis-manis saja.

Jika banyak figur publik yang memfilter komentar dengan membatasinya untuk hal positif, Toni tidak melakukannya. Komentar yang paling manis hingga paling pahit pun dibiarkan menghiasi komentar di akun medsosnya.

Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya Arif Fathoni, SH, saat menerima Award PWMU.CO di Sidoarjo, 25 April 2026 (Foto: ist/PWMU.CO)
Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya Arif Fathoni, SH, saat menerima Award PWMU.CO di Sidoarjo, 25 April 2026 (Foto: ist/PWMU.CO)

“Disanjung tidak terbang, dihina tidak tumbang. Pujian maupun makian sesungguhnya punya nilai yang sama. Sama-sama sebagai bentuk perhatian.” jelas pria yang kini dipercaya sebagai Wakil Ketua Dewan Pimpinan Daerah Partai Golkar Provinsi Jawa Timur itu.

SMPM 5 Pucang SBY

Lantas, kapan mencari waktu untuk menjawab berbagai pertanyaan di komentar FB maupun IG. “Biasanya menjelang istirahat malam, saya secara rutin membuka medsos itu. Sambil membalas komentar dan keluhan yang memang butuh jawaban.”

Toni berharap praktik keterbukaan dalam kerja politik dapat terus diperkuat. Hal ini, menurutnya, penting untuk menjaga kepercayaan publik terhadap lembaga legislatif.

Atas kiprahnya yang “tidak biasa” itu, PWMU.CO dalam miladnya ke-10 tahun menganugerahkan Award pada Toni sebagai Tokoh Akuntabilitas. Sebab, pria yang lebih senang disebut sebagai “pelayan rakyat” itu mempelopori penggunaan medsos sebagai sarana pertanggungjawaban kinerja.

“Saya menyampaikan terima kasih atas apresiasi ini, setiap penilaian tentu menjadi dorongan untuk melakukan perbaikan sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada masyarakat,” kata Toni usai penerimaan Award (25/04/2026).

Adapun akun medsos Toni yang secara rutin digunakan untuk keterbukaan kinerja itu adalah https://www.facebook.com/arif.fathoni.56 untuk Facebook. Sementara untuk Instagram adalah Arif Fathoni (Mas Toni) yang beralamat di https://www.instagram.com/ariffathoni.official.

Revisi Oleh:
  • Muhkholidas - 26/04/2026 19:59
Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu