Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Pra-Mastakom, IMM Al-Iskandariyah Umla Kenalkan Sejarah Komisariat kepada Kader Baru

Iklan Landscape Smamda
Pra-Mastakom, IMM Al-Iskandariyah Umla Kenalkan Sejarah Komisariat kepada Kader Baru
Pra-Mastakom Kader PK IMM Al-Iskandariyah Universitas Muhammadiyah Lamongan (Umla), Selasa (22/9/2026). (Nova Aquila Salsabila Cahyono/PWMU.CO).
pwmu.co -

Pimpinan Komisariat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PK IMM) Al-Iskandariyah Universitas Muhammadiyah Lamongan (Umla) menggelar Pra-Mastakom Kader IMM Al-Iskandariyah, Selasa (22/9/2026).

Kegiatan berlangsung di Auditorium Budi Utomo Lantai 3 Universitas Muhammadiyah Lamongan pukul 15.00–16.30 WIB.

Sebanyak 38 kader mengikuti kegiatan yang menjadi bagian dari pengenalan awal kader terhadap lingkungan dan kultur organisasi IMM Al-Iskandariyah.

Kegiatan diawali dengan pembukaan, kemudian dilanjutkan dengan menyanyikan Mars Sang Surya dan Mars IMM.

Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua Bidang Kaderisasi dan Ketua Umum PK IMM Al-Iskandariyah.

Mengenal Jejak IMM Al-Iskandariyah

Dalam sambutannya, Immawan Pawitata menjelaskan sejarah berdirinya IMM Al-Iskandariyah. Ia menyampaikan bahwa nama Al-Iskandariyah memiliki keterkaitan dengan nama sebuah perpustakaan di Mesir yang menjadi inspirasi dalam penamaan komisariat tersebut.

“IMM Al-Iskandariyah berdiri pada 7 November 2020. Nama Al-Iskandariyah diambil dari nama perpustakaan di Mesir yang memiliki semangat keilmuan dan menjadi inspirasi bagi lahirnya komisariat ini. Pada awal berdirinya, IMM Al-Iskandariyah dipimpin oleh Immawan Moch. Muzaki sebagai ketua umum” ujarnya.

Pengenalan sejarah tersebut menjadi salah satu bagian penting dalam kegiatan Pra-Mastakom. Para kader tidak hanya diperkenalkan dengan organisasi secara struktural, tetapi juga diajak memahami perjalanan dan identitas komisariat yang menjadi tempat mereka berproses.

Menurut Pawitata, mengenal sejarah organisasi merupakan langkah awal bagi kader untuk memahami nilai dan perjuangan yang telah dibangun oleh kader-kader sebelumnya.

Kuliah Tak Hanya Duduk di Kelas

Sementara itu, Immawan Azar selaku Ketua Umum PK IMM Al-Iskandariyah menyampaikan bahwa kehidupan mahasiswa tidak hanya berkutat pada aktivitas akademik di ruang kelas.

SMPM 5 Pucang SBY

“Menjadi mahasiswa bukan hanya tentang duduk di kelas, mendengarkan dosen, dan menyelesaikan tugas” ttegas Azar.

Menurutnya, ada banyak pengalaman yang bisa kita dapatkan melalui organisasi. Mulai dari membangun relasi, belajar bekerja sama, mengasah kemampuan komunikasi, hingga belajar menghadapi berbagai persoalan.

“Pengalaman tersebut nantinya dapat menjadi bekal yang bermanfaat” ujarnya.

Ia menambahkan, keterlibatan mahasiswa dalam organisasi dapat menjadi ruang untuk mengembangkan diri sekaligus memperluas pengalaman selama menempuh pendidikan di perguruan tinggi.

Setelah sesi sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan perkenalan para kader. Satu per satu kader memperkenalkan diri sebagai langkah awal untuk membangun kedekatan dan mengenal satu sama lain.

Suasana kegiatan kemudian ditutup dengan menyanyikan Hymne IMM. Lagu tersebut menjadi penanda berakhirnya rangkaian Pra-Mastakom sebelum seluruh peserta melakukan sesi foto bersama.

Melalui kegiatan ini, 38 kader IMM Al-Iskandariyah Umla mendapatkan pengenalan awal mengenai sejarah komisariat, kehidupan berorganisasi, serta pentingnya membangun relasi dan pengalaman selama menjadi mahasiswa.

Revisi Oleh:
  • Danar Trivasya Fikri - 25/09/2026 00:46
SD Kreatif

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu