Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Sendangagung Paciran Lamongan memotong 57 hewan kurban di 3 titik lokasi berbeda, di Masjid An-Nur Jalan Sengkan Simpang Lima Sendangagung, di Mushala Nurul Huda Mejero, dan di Mushala Pojok Kampung, Darul Adzkar Utara SMPM 12 Paciran.
Waktu pelaksanaan kegiatan penyembelihan hewan kurban dibagi dua kali, hari pertama di Masjid An-Nur dan Mushala Nurul Huda, Rabu (27/5/2026, sedangkan di Mushala Darul Adzkar (MDA) di hari kedua, Kamis (28/5/2026).
Wakil Ketua Bidang Kesejahteraan Sosial dan ZIS PRM Sendangagung, Sekargondo S. PdI mengurai jumlah hewan kurban yang diamanatkan oleh mudhahi atau orang menitipkan hewan kurban ke panitia pelaksana yang mencapai jumlah 57 ekor.
” Di masjid An-Nur terdapat 8 ekor sapi dan 25 kambing, di mushala Nurul Huda Mejero 1 ekor sapi dan 14 ekor kambing dan di di MDA atau Mushala Pojok Kampung 1 ekor sapi dan 8 ekor kambing,” papar alumnus MA Al-Ishlah Sendangagung 1992 ini.
“Alhamdulillah tahun ini jumlah hewan kurban masih dianggap stabil dibanding tahun lalu, Iduladha 1446 hijriah, masih dikisaran 50 ekor, tahun lalu 59 ekor hewan kurban dan tahun ini 57 ekor hewan kurban,” ujar ayah 3 anak ini.
Tahun lalu, di Masjid An-Nur, ada 40 hewan kurban, 7 sapi dan 33 kambing, dilaksanakan di hari Sabtu atau hari tasyrik kedua bertempat di halaman masjid setempat untuk sapi dan di tanah wakaf milik masjid yang berada atas Sengkan untuk kambing.
Selanjutnya Mushala Nurul Huda Mejero atau dikenal Mushala Pak H. Abdul Ghofar ada 7 hewan kurban, 1 sapi dan 6 Kambing, dilaksanakan di hari pertama tasyrik, Jumat bertempat di halaman mushala setempat atau depan rumah H Abdul Ghofar Mejero Sendangagung.
Mushala Darul Adzkar (MDA) ada 12 hewan kurban, 2 sapi dan 10 Kambing, dilaksanakan di hari Jumat bertempat di halaman mushala setempat untuk kambing dan di depan kantin SMPM 12 Paciran untuk sapi.





0 Tanggapan
Empty Comments