Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Puasa Sunah sebelum Idul Adha, Satu atau Dua Hari?

Iklan Landscape Smamda
Puasa Sunah sebelum Idul Adha, Satu atau Dua Hari?
pwmu.co -
Ilustrasi www.freepk.com

PWMU.CO – Seorang teman mengatakan bahwa menjelang Hari Raya Adha kita disunatkan puasa dua hari. Yang ingin saya tanyakan: betulkah ada dua hari, terus bagaimana niatnya?

Eko Pujiastuti, Surabaya

Jawab:
Idul Adha itu adalah tanggal 10 Dzulhijjah, yang juga dise­but yaumun nahr (hari penyembelihan). Tanggal 8-nya disebut yaumut Tarwiyah dari asal kata rawwa yang artinya: minum air dengan sepuas-puasnya, atau berfikir untuk hari esok.

Tanggal 8 itu dikatakan hari Tarwiyah, karena pada hari itu didapatkannya air Zamzam, dan dari situlah Ismail dan ibundanya, Siti Hajar, bisa minum dengan sepuas-puasnya. Disebut juga berpikir, karena pada tanggal 8 itu, Nabi Ibrahim berpikir untuk melaksanakan mimpinya, menyembelih Ismail. Sedang tanggal 9-nya disebut hari Arafah, karena pada waktu itu jamaah haji sedang wuquf di Arafah.

Tentang puasa sunah menyongsong Idul Adha ini, menurut hadis Nabi hanya satu hari, yaitu tanggal 9 bagi orang yang tidak berhaji. Sedang tanggal 8-nya tidak ada. Karena ibadah itu dasarnya semata-sama nash Alquran dan hadits, maka yang ada itu saja yang kita kerjakan. Adapun niat puasa Arafah, cukup di hati, tidak usah dibunyikan. Sementara yang tidak ada, tidak usah.

SMPM 5 Pucang SBY

عَنْ عَائِشَة أَنَّ رَسُولِ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَنْ عَمِلَ عَمَلاً لَيْسَ عَلَيْه ِأَمْرُنَا فَهُوَ رَدٌّ

Rasulullah SAW bersabda: Siapa mengerjakan sesuatu pekerjaan (ibadah) yang tidak ada perintah (contoh) dari kami, maka perbuatan tersebut tertolak. (HR Bukhari dan Muslim). (*)

Oleh KH Mu’ammal Hamidy Lc, diambil dari buku Islam dalam Masalah Keseharian, Penerbit Hikmah Surabaya.

https://pwmu.co/15066/09/08/adakah-tuntunan-puasa-tarwiyah-sebelum-idul-adha-8-dzulhijjah/
Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu