Setelah resmi dikukuhkan oleh Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Pasar Minggu pada 28 Juni 2026, Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Pejaten Barat langsung bergerak menjalankan sejumlah program kerja.
Salah satu langkah awal dilakukan pada Ahad, 16 Agustus 2026, melalui pertemuan dengan pengurus Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Nurul Iman di Kompleks LAN, Pejaten Barat, Jakarta Selatan.
Pertemuan tersebut membahas rencana kegiatan yang akan dilaksanakan di Masjid Nurul Iman sekaligus menjajaki peluang kerja sama antara PRM Pejaten Barat dan DKM Nurul Iman.
Pertemuan dibuka oleh pengurus DKM Nurul Iman. Ketua Harian Masjid Nurul Iman, Afandi, menyampaikan ucapan selamat atas dikukuhkannya PRM Pejaten Barat sekaligus menyambut baik kunjungan tersebut.
“Pertama, kami mengucapkan selamat atas dikukuhkannya Pimpinan Ranting Muhammadiyah Pejaten Barat. Kami sangat senang dapat dikunjungi oleh keluarga besar PRM Pejaten Barat,” ungkapnya.
Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Sebelum menyampaikan maksud dan tujuan kunjungan, Ketua PRM Pejaten Barat, Hajriyanto Y. Thohari, memperkenalkan Sekretaris PRM Pejaten Barat, Wajid Fauzi, serta anggota keluarga besar PRM Pejaten Barat yang hadir.
Dalam kesempatan tersebut, Hajriyanto Y. Thohari didampingi Wajid Fauzi menyampaikan rencana kerja sama untuk menyelenggarakan KTT Pejaten atau Kajian Tafsir Tanwir Pejaten Barat di Masjid Nurul Iman.
Rencana tersebut mendapat sambutan positif dari pihak DKM. Wakil Ketua DKM Nurul Iman, Bambang, turut hadir dalam pertemuan tersebut bersama Ketua Harian DKM Nurul Iman, Afandi.
Pihak DKM menyampaikan dukungannya terhadap rencana tersebut. Masjid Nurul Iman disebut telah lama memiliki keinginan untuk menyelenggarakan pengajian rutin yang berfokus pada telaah Al-Qur’an.
Selain itu, pihak DKM menyambut baik keterlibatan PRM Pejaten Barat dalam memakmurkan Masjid Nurul Iman. Selama ini, masjid tersebut belum memiliki pengajian rutin yang diperuntukkan bagi jamaah laki-laki atau bapak-bapak.
Sementara itu, pengajian bagi ibu-ibu telah rutin dilaksanakan setiap Rabu.
Rencana KTT Pejaten diharapkan dapat menjadi ruang bagi jamaah laki-laki untuk mendapatkan kajian Al-Qur’an secara rutin sekaligus memperluas kegiatan keislaman di lingkungan Masjid Nurul Iman.
Menurut Hajriyanto Y. Thohari, Kajian Tafsir Tanwir Pejaten Barat direncanakan berlangsung secara rutin setiap dua minggu sekali pada Ahad pukul 06.00 WIB.
Kajian tersebut akan dilaksanakan secara luring di Masjid Nurul Iman dan disiarkan secara daring melalui kanal media sosial PRM Pejaten Barat.
Konsep tersebut diharapkan dapat memperluas akses masyarakat untuk mengikuti kajian, termasuk bagi jamaah yang tidak dapat hadir secara langsung.
Kerja sama antara PRM Pejaten Barat dan DKM Nurul Iman diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun sinergi yang berkelanjutan. Selain memakmurkan masjid, kolaborasi tersebut diharapkan menghadirkan ruang pengajian yang terbuka dan berkesinambungan bagi masyarakat Pejaten Barat dan sekitarnya.





0 Tanggapan
Empty Comments