Suasana haru menyelimuti Masjid Al Mizan SMA Muhammadiyah 10 (Smamio) GKB Gresik saat keluarga besar sekolah menggelar acara perpisahan dan purna tugas bagi guru Al-Islam, Dra. Luluk Dyah Hermiati, Jumat (26/6/2026). Momen tersebut menjadi bentuk penghormatan atas pengabdian panjangnya dalam mendidik dan membimbing para siswa selama menjadi bagian dari Smamio.
Acara dihadiri oleh kepala sekolah, guru, karyawan, serta keluarga besar Smamio. Selain menjadi ajang perpisahan, kegiatan tersebut juga menjadi kesempatan untuk mengenang dedikasi dan kontribusi Dra. Luluk dalam membangun pendidikan karakter dan nilai-nilai Al-Islam di lingkungan sekolah.
Kepala SMA Muhammadiyah 10 GKB Gresik, Ulyatun Nikmah, M.Pd., menyampaikan apresiasi atas pengabdian yang telah diberikan Dra. Luluk selama bertugas sebagai pendidik.
“Terima kasih atas segala ilmu, ketulusan, dan pengabdian yang telah Ibu berikan. Jejak kebaikan Ibu akan selalu menjadi bagian dari perjalanan dan sejarah Smamio,” tutur Ulyatun Nikmah.
Suasana semakin emosional ketika Dra. Luluk, yang akrab disapa Ustadzah Luluk, menyampaikan sambutan perpisahannya. Dengan suara bergetar, ia mengungkapkan rasa syukur karena pernah menjadi bagian dari keluarga besar Smamio.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh keluarga besar Smamio. Saya bangga pernah mengabdi di sekolah ini. Banyak kenangan indah yang tidak akan pernah saya lupakan,” ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Dra. Luluk juga menitipkan pesan kepada seluruh guru dan karyawan agar terus menjaga semangat kebersamaan serta memberikan kontribusi terbaik bagi kemajuan sekolah. Ia berharap seluruh civitas Smamio tetap menjaga kekompakan dalam menjalankan amanah pendidikan.
“Tetaplah di Smamio, teruslah berkontribusi dengan sebaik-baiknya. Jadikan sekolah ini semakin maju dan semakin dicintai masyarakat. Saya yakin, dengan kebersamaan dan keikhlasan, Smamio akan terus menjadi sekolah yang unggul dan penuh prestasi,” pesannya.
Ucapan tersebut mengundang haru para hadirin. Sejumlah guru dan karyawan tampak menitikkan air mata saat mendengarkan pesan-pesan perpisahan yang disampaikan. Pramadhona Sabrianti Putri salah satu di antaranya. Baginya, Dra. Luluk bukan hanya seorang guru Al-Islam, tetapi juga sosok yang dikenal sederhana, penuh perhatian, dan konsisten memberikan keteladanan dalam kehidupan sehari-hari.
Dari pengalamannya mengajar, Guru PJOK Smamio itu menceritakan bahwa selama mengabdi, Dra. Luluk berperan dalam membimbing peserta didik memahami nilai-nilai keislaman sekaligus menanamkan akhlak mulia. Kehadirannya menjadi bagian dari perjalanan sekolah dalam membentuk karakter siswa melalui pendidikan yang berlandaskan nilai-nilai Islam.
Perpisahan tersebut bagi Pramadona bukan sekadar menandai berakhirnya masa tugas seorang pendidik, melainkan juga menjadi momen refleksi tentang arti pengabdian dalam dunia pendidikan. Keteladanan yang telah diwariskan ia harap tetap menjadi inspirasi bagi guru, karyawan, maupun peserta didik untuk terus melanjutkan semangat melayani dengan penuh keikhlasan.
Acara ditutup dengan doa bersama dan pemberian kenang-kenangan sebagai ungkapan terima kasih atas dedikasi Dra. Luluk Dyah Hermiati. Keluarga besar SMA Muhammadiyah 10 GKB Gresik mendoakan agar masa purna tugas yang dijalani senantiasa dipenuhi kesehatan, keberkahan, dan kebahagiaan. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments