Sebanyak 157 siswa kelas IV, V, dan VI SD Alam Muhammadiyah Kedanyang (SD Almadany) Kebomas mengikuti sosialisasi kesehatan reproduksi pada hari terakhir Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), Jumat (17/7/2026). Kegiatan yang berlangsung di Aula Lantai 2 Gedung Amanullah Andan itu menghadirkan dr. Tyas Frimabona, dokter umum Rumah Sakit Muhammadiyah Gresik (RSMG), sebagai pemateri.
Ketua panitia kegiatan sekaligus Koordinator Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) SD Almadany, Nur Annisa, S.Pd., menjelaskan bahwa sosialisasi mengusung tema “Kesehatan Reproduksi: Mengenal Diri, Menjaga Kebersihan, dan Tumbuh Sehat Menuju Generasi Berkarakter Islami.”
Menurutnya, edukasi ini diberikan sebagai bekal bagi siswa dalam memahami perubahan yang terjadi pada masa pubertas sekaligus membangun kesadaran untuk menjaga kesehatan diri.
“Kami berharap siswa memiliki pemahaman yang benar tentang perubahan pubertas, pentingnya menjaga kebersihan organ reproduksi, serta mampu melindungi diri sejak dini. Semoga materi ini menjadi bekal yang bermanfaat bagi mereka,” ujar Annisa.
Dalam pemaparannya, dr. Tyas Frimabona menjelaskan bahwa sosialisasi tersebut memiliki tiga tujuan utama, yaitu mengenalkan sistem reproduksi, memahami fungsi organ reproduksi, serta memberikan edukasi mengenai cara menjaga kesehatan organ reproduksi.
“Anak-anak perlu memahami tubuhnya sendiri sejak dini agar mampu menjaga kesehatan reproduksi dengan benar dan tidak mudah terpengaruh informasi yang keliru,” jelas dr. Tyas.
Ia kemudian memaparkan perbedaan organ reproduksi laki-laki dan perempuan beserta fungsi masing-masing secara sederhana dan sesuai dengan usia peserta.
Selain itu, dr. Tyas juga memberikan berbagai tips menjaga kesehatan reproduksi. Bagi siswa perempuan, ia menekankan pentingnya menjaga kebersihan area intim, mengganti pakaian dalam minimal dua kali sehari, menjaga kebersihan saat menstruasi, menerapkan pola hidup sehat, melakukan pemeriksaan kesehatan bila diperlukan, serta mengelola stres dan mencukupi waktu istirahat.
Sementara itu, bagi siswa laki-laki, ia mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan organ intim, menghindari penggunaan celana yang terlalu ketat agar suhu testis tetap terjaga, mengonsumsi makanan bergizi, serta menerapkan pola hidup sehat dengan mengelola stres dan beristirahat yang cukup.
Kegiatan berlangsung interaktif. Para siswa tampak antusias mengikuti materi dan tidak ragu mengajukan berbagai pertanyaan seputar perubahan fisik pada masa pubertas maupun cara menjaga kesehatan reproduksi.
Melalui sosialisasi ini, SD Almadany berharap peserta didik memiliki pengetahuan yang tepat mengenai kesehatan reproduksi sejak usia sekolah dasar. Bekal tersebut diharapkan dapat membantu mereka menjalani masa pubertas dengan sehat, percaya diri, serta tetap berpegang pada nilai-nilai Islami. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments