SD Muhammadiyah Kompleks Gresik (SD Mugres) Kampus A membekali murid kelas III dengan praktik tata cara bersuci (taharah) melalui pembelajaran Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK), Selasa (21/7/2026). Kegiatan ini bertujuan menanamkan pemahaman tentang tata cara bersuci yang benar sebagai bekal menjalankan ibadah dalam kehidupan sehari-hari.
Agar proses pembelajaran lebih efektif, sekolah memisahkan kegiatan antara murid putra dan putri. Murid putra mengikuti pembelajaran di Aula Matahari bersama M. Shodikin, S.Ag., sedangkan murid putri belajar di Aula Sang Surya bersama Endang Suhermin, S.Ag.
Materi yang diberikan meliputi pengertian taharah, pentingnya menjaga kesucian sebagai syarat sah ibadah, adab ketika berada di kamar mandi, hingga tata cara bersuci setelah buang air kecil (BAK) maupun buang air besar (BAB). Penyampaian materi dilakukan secara interaktif dengan memanfaatkan berbagai media pembelajaran sehingga murid lebih mudah memahami sekaligus mempraktikkannya.
Koordinator Kelas III SD Mugres Kampus A, Lailatul Mardhiyyah, S.Pd., menjelaskan bahwa pembelajaran taharah merupakan bekal dasar yang harus dimiliki peserta didik sejak usia dini.
“Taharah menjadi materi penting karena berkaitan langsung dengan pelaksanaan ibadah sehari-hari. Kami berharap murid tidak hanya memahami teorinya, tetapi juga mampu mempraktikkannya dengan benar dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Menurutnya, antusiasme murid terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Mereka aktif bertanya, menjawab pertanyaan dari pemateri, hingga mengikuti sesi praktik dengan penuh semangat.
“Alhamdulillah, murid sangat antusias mengikuti pembelajaran. Mereka tertarik saat mempelajari pentingnya menjaga kebersihan diri sebagai bagian dari ajaran Islam. Keaktifan mereka juga menunjukkan tumbuhnya rasa ingin tahu dan keberanian untuk belajar,” tambahnya.
Selain praktik bersuci setelah BAK dan BAB, murid juga mempelajari doa masuk dan keluar kamar mandi, adab ketika berada di dalamnya, serta pentingnya menjaga kebersihan fasilitas yang digunakan. Para pemateri menegaskan bahwa kebersihan merupakan bagian dari iman sekaligus menjadi syarat penting dalam pelaksanaan ibadah.
Sebagai penutup, kegiatan diakhiri dengan sesi tanya jawab dan praktik sederhana mengenai tata cara bersuci yang benar. Murid mempraktikkan cara membersihkan diri menggunakan air hingga suci, memastikan tidak ada najis yang tertinggal pada tubuh maupun pakaian, serta membiasakan diri mencuci tangan setelah selesai.
Salah satu murid kelas III, Valerie Mufia Kei, mengaku senang mengikuti pembelajaran tersebut karena memperoleh pemahaman baru tentang pentingnya taharah.
“Saya senang mengikuti materi ini karena sekarang saya tahu cara bersuci yang benar setelah BAK dan BAB. Saya juga bertanya kepada Bu Mimin sehingga saya semakin paham,” tuturnya.
Melalui pembelajaran praktik taharah ini, SD Mugres Kampus A berharap peserta didik mampu membiasakan hidup bersih, memahami tata cara bersuci sesuai syariat Islam, serta menerapkannya secara konsisten dalam kehidupan sehari-hari sebagai bagian dari pembentukan karakter Islami. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments