SD Muhammadiyah 3 Ikrom Wage untuk pertama kalinya menggelar Leadership Bootcamp sebagai wadah pembinaan karakter dan kepemimpinan siswa. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, Jumat-Sabtu (31/7–1/8/2026), ini diikuti 64 siswa yang telah lolos seleksi dari empat kader kepemimpinan sekolah.
Keempat kader tersebut meliputi Kader Adiwiyata, Ikroman, Takmir Kids, dan IPM Kids. Para peserta merupakan gabungan siswa kelas IV dan V yang dipersiapkan menjadi calon pemimpin di lingkungan sekolah.
Saat membuka kegiatan, Kepala SD Muhammadiyah 3 Ikrom, Nur Suciati, M.Pd., mengajak peserta memahami makna kegiatan yang akan mereka jalani.
“Apakah ada yang tahu tujuan kita mengadakan Leadership Bootcamp?” tanyanya kepada para peserta.
Pertanyaan tersebut langsung dijawab dengan penuh semangat oleh Prince Hanzhalah Cleosa Hamizan, salah seorang peserta.
“Belajar menjadi seorang pemimpin,” jawabnya lantang.
Jawaban itu disambut antusias oleh seluruh peserta dan menjadi pembuka semangat dalam mengikuti rangkaian kegiatan.
Ketua pelaksana, Asma’ Islamiyah, S.Psi., menjelaskan bahwa Leadership Bootcamp merupakan program perdana yang sekaligus menjadi awal lahirnya IPM Kids di SD Muhammadiyah 3 Ikrom.
“Kegiatan ini bertujuan membentuk kader yang memiliki jiwa kepemimpinan, berpikir kritis, berwawasan luas, bertanggung jawab, dan berakhlakul karimah,” ujarnya.
Ia berharap program tersebut dapat menjadi agenda berkelanjutan untuk mencetak kader-kader pemimpin muda Muhammadiyah sejak usia sekolah dasar.
Materi Kepemimpinan dan Keislaman
Pada hari pertama, peserta mengikuti pembukaan yang dilanjutkan dengan materi keislaman oleh Ustadz Nashrudin, S.H., S.H.I. Setelah salat Asar, kegiatan berlanjut dengan materi Ke-IPM-an yang disampaikan Ustadz Danang Wahyu Illahi, S.Pd.
Malam harinya, peserta memperoleh materi kepemimpinan dari Ustadz Muhammad Nasikin, S.S., S.Pd. Selain sesi penyampaian materi, panitia juga mengemas kegiatan Forum Group Discussion (FGD) secara kreatif melalui pembuatan poster sebagai sarana melatih kemampuan berdiskusi, bekerja sama, dan menyampaikan gagasan.
Games Asah Kerja Sama
Memasuki hari kedua, kegiatan diawali dengan qiyamul lail, kultum, salat Subuh berjamaah, dan senam pagi.
Selanjutnya, peserta mengikuti berbagai permainan kelompok yang dirancang untuk mengasah kepemimpinan dan kerja sama, seperti gotong royong memindahkan bola menggunakan tali, menangkap ikan dengan kipas, serta estafet air.
Seluruh peserta mengikuti setiap rangkaian kegiatan dengan antusias hingga penutupan. Sebagai bentuk apresiasi, panitia membagikan doorprize yang semakin menambah semangat para siswa.
Leadership Bootcamp perdana ini diharapkan menjadi langkah awal SD Muhammadiyah 3 Ikrom dalam membangun budaya kepemimpinan yang berlandaskan nilai-nilai Islam, kolaborasi, dan tanggung jawab, sekaligus melahirkan kader-kader muda Muhammadiyah yang siap menjadi pemimpin di masa depan. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments