Pelaksanaan kurban Iduladha 1447 Hijriah di SD Muhammadiyah Plus Kota Mojokerto tidak hanya menjadi sarana ibadah dan berbagi kepada sesama, tetapi juga dimanfaatkan sebagai media pembelajaran kontekstual bagi siswa. Melalui kegiatan ini, peserta didik memperoleh pengalaman belajar langsung tentang anatomi hewan kurban yang selama ini dipelajari secara teoritis di dalam kelas.
Pada kegiatan yang berlangsung Sabtu (30/5/2026) tersebut, SD Muhammadiyah Plus Kota Mojokerto menyembelih tiga ekor sapi dan dua ekor kambing yang berasal dari partisipasi siswa, guru, karyawan, dan wali murid. Seluruh warga sekolah terlibat dalam rangkaian kegiatan sebagai bentuk penguatan nilai gotong royong dan kebersamaan.
Salah satu agenda yang menjadi perhatian adalah pembelajaran anatomi hewan kurban bagi siswa kelas IV. Dengan pendampingan guru, para siswa mengamati secara langsung bagian-bagian tubuh hewan serta mengenali fungsi beberapa organ penting yang sebelumnya hanya dipelajari melalui buku pelajaran dan media visual.
Kepala SD Muhammadiyah Plus Kota Mojokerto menjelaskan bahwa pembelajaran langsung semacam ini memberikan pengalaman yang lebih bermakna bagi siswa. Menurutnya, peserta didik tidak hanya memahami konsep sains secara teoritis, tetapi juga memperoleh pengalaman nyata yang dapat memperkuat pemahaman mereka terhadap materi pembelajaran.
“Melalui kegiatan qurban, siswa belajar banyak hal sekaligus. Mereka belajar tentang nilai-nilai keislaman, kepedulian sosial, dan pada saat yang sama mendapatkan pengalaman belajar sains secara langsung melalui pengamatan anatomi hewan,” ujarnya.
Selama proses pengamatan berlangsung, siswa terlihat aktif memperhatikan struktur organ hewan dan mengajukan berbagai pertanyaan kepada guru maupun panitia yang mendampingi kegiatan tersebut. Pengalaman tersebut menjadi bagian dari pembelajaran berbasis praktik yang menghubungkan materi pelajaran dengan kehidupan sehari-hari.
Selain memberikan pemahaman mengenai anatomi hewan, kegiatan tersebut juga menjadi sarana untuk mengenalkan siswa pada proses pelaksanaan ibadah kurban secara langsung. Melalui pengamatan yang dilakukan, siswa dapat memahami tahapan penyembelihan hingga pengolahan hewan kurban sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Setelah proses penyembelihan dan pengemasan selesai, daging kurban didistribusikan kepada masyarakat sekitar, pengemudi becak, unsur persyarikatan Muhammadiyah, paguyuban wali murid, serta warga sekolah. Penyaluran tersebut menjadi bagian dari upaya menanamkan nilai kepedulian sosial dan semangat berbagi kepada peserta didik.
Kegiatan kurban yang rutin dilaksanakan setiap tahun ini juga menjadi bagian dari pendekatan pembelajaran yang mengaitkan aspek keagamaan, sosial, dan akademik dalam satu kegiatan. Dengan demikian, siswa memperoleh pengalaman belajar yang tidak hanya berfokus pada penguasaan materi, tetapi juga pada penguatan karakter dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar.
Melalui kegiatan tersebut, SD Muhammadiyah Plus Kota Mojokerto berupaya menghadirkan proses pendidikan yang dekat dengan realitas kehidupan. Selain memahami materi sains melalui pengamatan langsung, siswa juga belajar mengenai nilai keislaman, kebersamaan, dan pentingnya berbagi kepada sesama melalui momentum Iduladha. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments