Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Sekolah Muhammadiyah Perlu Diperkuat di Kompetisi Sains, Rektor UMM Dorong Coaching Clinic

Iklan Landscape Smamda
Sekolah Muhammadiyah Perlu Diperkuat di Kompetisi Sains, Rektor UMM Dorong Coaching Clinic
Prof. Nazaruddin Malik menyampaikan sambutan dalam pembukaan ME Awards 2026 di Dome UMM, Sabtu (8/8/2026). Foto: Ahmad Mahmudi/PWMU.CO
pwmu.co -

Muhammadiyah Education Awards (ME Awards) 2026 tidak hanya menjadi arena adu prestasi siswa dan guru. Ajang pendidikan Muhammadiyah ini juga memunculkan kritik terhadap masih lemahnya keterhubungan antara sekolah Muhammadiyah dan perguruan tinggi Muhammadiyah-Aisyiyah (PTMA), terutama dalam pengembangan sains dan humaniora.

Kritik itu disampaikan Rektor Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) Prof. Dr. Nazaruddin Malik, SE, M.Si, saat memberikan sambutan dalam pembukaan ME Awards 2026 di Dome UMM, Sabtu (8/8/2026).

Nazaruddin bahkan menyebut minimnya kontribusi sekolah Muhammadiyah dalam kompetisi sains dan humaniora sebagai bahan evaluasi bagi perguruan tinggi Muhammadiyah.

“Fakta menunjukkan bahwa Olimpiade Sains dan Humaniora sangat sedikit kontribusi dari sekolah Muhammadiyah. Ini sebagai auto kritik kepada saya sebagai pengelola perguruan tinggi,” ungkapnya.

Menurut Nazaruddin, kondisi tersebut menunjukkan perlunya hubungan yang lebih konkret antara pendidikan dasar dan menengah Muhammadiyah dengan PTMA.

Perguruan tinggi tidak semestinya berjalan sendiri, sementara sekolah juga mengembangkan potensi peserta didik tanpa dukungan ekosistem akademik yang lebih luas.

Karena itu, ia mendorong dibangun kemitraan yang lebih terstruktur antara PTMA dengan sekolah dan madrasah Muhammadiyah.

“Satu catatan penting, ada partnership yang harus dibangun antara PTMA dan juga pendidikan dasar dan menengah,” tegasnya.

Salah satu bentuk kolaborasi yang ditawarkan Nazaruddin adalah coaching clinic. Melalui model ini, perguruan tinggi dapat menjadi mitra sekolah dalam meningkatkan kemampuan siswa maupun guru, khususnya pada bidang sains dan humaniora.

“Salah satu di antaranya adalah relasi coaching clinic sebagai mitra, seperti sains dan humaniora,” ujarnya.

Menurut dia, kemitraan tersebut tidak cukup berhenti pada hubungan formal antar-institusi. PTMA perlu hadir secara nyata untuk mendampingi sekolah, berbagi sumber daya akademik, sekaligus membantu menyiapkan siswa agar mampu berkompetisi di level yang lebih tinggi.

“Mitra relasi antara PTMA dan sekolah di lingkungan Muhammadiyah ini harus diperkuat,” katanya.

SMPM 5 Pucang SBY

Nazaruddin menilai penguatan relasi tersebut penting karena pendidikan Muhammadiyah merupakan satu ekosistem. Sekolah, madrasah, dan perguruan tinggi semestinya tidak berkembang dalam ruang yang terpisah.

“Manajemen pengelolaan pendidikan Muhammadiyah agar tidak kehilangan kultur pendidikan, harus ada jalan yang sama antara praktisi dan akademisi Muhammadiyah,” tuturnya.

Ia berharap sinergi antara praktisi pendidikan di sekolah dan akademisi di perguruan tinggi dapat menjadi jalan bersama untuk meningkatkan mutu pendidikan Muhammadiyah.

“Semua harus sejalan untuk kemajuan bangsa dan negara kita,” tegas Nazaruddin.

Pernyataan Rektor UMM tersebut memberi warna berbeda dalam penyelenggaraan ME Awards 2026. Kompetisi yang diikuti peserta dari lingkungan pendidikan Muhammadiyah di Jawa Timur itu tidak hanya diarahkan untuk melahirkan juara, tetapi juga menjadi ruang evaluasi terhadap ekosistem pendidikan Muhammadiyah.

ME Awards 2026 mengangkat tema “The Rise of Muhammadiyah Youth Generation for Future Leader.” Tema tersebut menjadi penegasan bahwa pendidikan Muhammadiyah tidak hanya dituntut menghasilkan peserta didik berprestasi, tetapi juga generasi muda yang memiliki kapasitas untuk menjadi pemimpin masa depan.

Ketua Dikdasmen PWM Jawa Timur Prof. Dr. Khozin, M.Si., dalam sambutannya mengajak seluruh peserta menjadikan ME Awards sebagai bagian dari semangat fastabiqul khairat.

“MEA 2026 ini sebagai ajang untuk kompetisi dalam pendidikan Muhammadiyah di Jawa Timur. Untuk itu, selamat berkompetisi,” ujar Khozin.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan ME Awards 2026. (*)

SD Kreatif

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu