Semangat memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026 terasa semakin meriah di Kecamatan Sambeng, Kabupaten Lamongan.
Salah satu sekolah yang turut ambil bagian dalam kemeriahan tersebut adalah SD Muhammadiyah 1 Sambeng yang mengikuti kegiatan gerak jalan tingkat SD/MI se-Kecamatan Sambeng pada Selasa (11/8/2026).
Kegiatan gerak jalan berlangsung dengan rute dari Lapangan Pataan hingga Kantor Kecamatan Sambeng. Kegiatan tersebut menjadi momentum bagi para pelajar untuk menunjukkan semangat kebangsaan, kedisiplinan, kekompakan, serta keberanian tampil di hadapan masyarakat.
SD Muhammadiyah 1 Sambeng mengikutsertakan siswa kelas 3, 4, 5, dan 6. Para siswa tampil penuh semangat dengan mengenakan seragam Hizbul Wathan (HW) sebagai identitas khas kepanduan Muhammadiyah.
Penampilan tersebut tidak hanya menjadi simbol kebanggaan sekolah, tetapi juga mencerminkan nilai-nilai karakter yang selama ini ditanamkan kepada para siswa.
Dalam kegiatan tersebut, regu putri dipimpin Safia Khonsa’ Faizah Farzana, sedangkan regu putra dipimpin Keysal Raffi Dwi Arsela. Keduanya bertugas mengoordinasikan anggota regu agar berjalan tertib, kompak, dan mengikuti setiap aba-aba dengan baik.
Sejak berada di garis awal, para siswa menunjukkan antusiasme tinggi. Langkah kaki yang serempak, barisan yang tertata, serta semangat yang terpancar dari wajah peserta menjadi bagian dari kemeriahan kegiatan.
Di sepanjang perjalanan, para siswa terus menjaga kekompakan hingga mencapai garis akhir.
Penggunaan seragam Hizbul Wathan dalam kegiatan tersebut juga memiliki makna tersendiri. Seragam HW Muhammadiyah melambangkan kedisiplinan, kemandirian, tanggung jawab, kesederhanaan, dan semangat kepemimpinan.
Seragam tersebut menjadi identitas anggota HW yang diharapkan memiliki jiwa Islami, berakhlak mulia, mencintai tanah air, peduli terhadap sesama, serta siap mengabdi dan berbuat kebaikan.
Dengan mengenakan seragam HW, para siswa tidak hanya diajak tampil rapi dalam sebuah kegiatan, tetapi juga diingatkan terhadap nilai-nilai karakter yang perlu diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Semangat kepanduan menjadi sarana untuk membentuk generasi yang tangguh, mandiri, bertanggung jawab, berkarakter, dan berkemajuan.
Persiapan para siswa mengikuti kegiatan tersebut didampingi Bapak Ashary, S.Pd. selaku pelatih.
Menurutnya, kegiatan gerak jalan tidak semata-mata berkaitan dengan kecepatan berjalan atau penampilan seragam. Kegiatan tersebut juga harus menjadi ajang mengembangkan kemampuan Peraturan Baris-Berbaris (PBB), kekompakan, kerapian, keberanian, serta kedisiplinan peserta.
Bapak Ashary, S.Pd. berharap penyelenggaraan gerak jalan di Kecamatan Sambeng pada masa mendatang dapat semakin mengedepankan aspek keterampilan dan kekompakan peserta.
“Semoga ke depan penilaian hasil lomba gerak jalan di Kecamatan Sambeng bisa lebih mengedepankan materi PBB, kekompakan, kerapian regu, kelantangan danton dan pasukan saat aba-aba maupun yel-yel, bukan hanya sekadar penilaian kostum semata,” ungkapnya.
Ia juga berharap peserta diberikan ruang untuk menunjukkan kreativitas selama kegiatan berlangsung. Menurutnya, kreativitas dapat membuat suasana perlombaan semakin menarik dan mampu menghibur masyarakat yang menyaksikan.
“Dibolehkannya regu menampilkan kreativitas, baik saat di garis start, sepanjang perjalanan, maupun di garis finish, agar lomba gerak jalan bisa lebih hidup, meriah, serta dapat dinikmati oleh seluruh warga masyarakat Sambeng,” lanjutnya.
Harapan tersebut menjadi bagian penting dalam upaya menjadikan kegiatan gerak jalan tidak sekadar sebagai perlombaan, tetapi juga ruang bagi peserta didik untuk belajar tampil percaya diri, bekerja sama, menghargai aturan, serta mengekspresikan kreativitas secara positif.
Sementara itu, Kepala SD Muhammadiyah 1 Sambeng, Rasmani, S.Pd.I., menyampaikan rasa bangga terhadap para siswa yang telah mewakili sekolah dalam kegiatan tersebut.
Menurutnya, keberanian siswa untuk tampil dan mengikuti kegiatan dengan penuh semangat merupakan sebuah prestasi tersendiri.
“Yang paling penting anak-anak bisa mengikuti kegiatan ini dengan percaya diri, penuh semangat, dan disiplin. Mereka sudah berusaha memberikan yang terbaik untuk sekolah,” tuturnya.
Rasmani menegaskan bahwa hasil perlombaan bukanlah satu-satunya ukuran keberhasilan. Baginya, pengalaman, keberanian, kedisiplinan, dan semangat siswa dalam mengikuti kegiatan jauh lebih penting untuk membentuk karakter mereka.
“Masalah juara itu urusan belakangan. Yang paling penting anak-anak bisa percaya diri, semangat, dan penuh kedisiplinan dalam mengikuti event ini dengan baik dan luar biasa. Bagi kami, siswa SD Muhammadiyah 1 Sambeng tetap menjadi juara di hati kami,” ungkapnya dengan penuh kebanggaan.
Keikutsertaan SD Muhammadiyah 1 Sambeng dalam gerak jalan tingkat SD/MI Kecamatan Sambeng menjadi bukti bahwa pendidikan tidak hanya berlangsung di dalam ruang kelas.
Melalui kegiatan seperti ini, siswa mendapatkan pengalaman nyata untuk belajar tentang kerja sama, kepemimpinan, kedisiplinan, tanggung jawab, dan sportivitas.
Kegiatan tersebut juga menjadi momentum mempererat kebersamaan antarsiswa sekaligus memperkenalkan nilai-nilai positif Muhammadiyah melalui semangat Hizbul Wathan.
Dengan langkah yang serempak dan semangat yang terus menyala, para siswa SD Muhammadiyah 1 Sambeng menunjukkan bahwa kemenangan bukan hanya tentang mendapatkan piala, tetapi juga tentang keberanian untuk tampil, berproses, dan memberikan yang terbaik.
Semangat tersebut diharapkan terus tumbuh dalam diri setiap siswa. Sebab, dari langkah-langkah kecil dalam kegiatan gerak jalan inilah karakter generasi muda yang disiplin, percaya diri, bertanggung jawab, cinta tanah air, dan berkemajuan dapat terus dibangun.





0 Tanggapan
Empty Comments