Semarak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia berlangsung meriah di TK dan KB Aisyiyah Bustanul Athfal (ABA) II Kota Probolinggo, Selasa (18/8/2026).
Mengusung tema Semarak Merah Putih, sekolah mengemas peringatan kemerdekaan selama dua hari, Selasa-Rabu (18-19/8/2026), melalui berbagai kegiatan yang dekat dengan dunia anak.
Pada hari pertama, tiga kegiatan utama digelar, yakni upacara bendera dengan mengenakan pakaian adat, fashion show pakaian adat, serta menghias nasi kuning atau nasi tumpeng dengan mengenakan pakaian adat.
Rangkaian kegiatan tersebut tidak sekadar menghadirkan kemeriahan HUT Kemerdekaan RI. Lebih dari itu, kegiatan menjadi sarana pembelajaran untuk menanamkan keberanian, kemandirian, kreativitas, gotong royong, serta kecintaan terhadap Tanah Air sejak usia dini.
Kegiatan diawali dengan upacara bendera yang diikuti seluruh murid TK dan KB ABA II Kota Probolinggo bersama seluruh Bunda Guru.
Ada pemandangan menarik dalam pelaksanaan upacara tersebut. Seluruh peserta didik dan guru mengenakan pakaian adat dari berbagai daerah di Indonesia.
Kepala TK dan KB ABA II Kota Probolinggo, Sulistyowati, S.Pd., menunjuk Hamidah Ari Wijayanti, S.Pd., sebagai pembina upacara.
Bunda Hamidah tampil mengenakan pakaian adat Palembang yang semakin menambah semarak suasana peringatan kemerdekaan.
Menariknya, seluruh petugas upacara berasal dari unsur murid. Mulai dari pemimpin upacara, pembaca teks Pancasila, dirijen, hingga pembaca doa, seluruhnya dipercayakan kepada anak-anak.
Keterlibatan anak sebagai petugas upacara menjadi bagian penting dalam proses pembelajaran. Anak-anak diberi kesempatan untuk belajar bertanggung jawab, berani tampil di depan teman-temannya, serta melaksanakan tugas dengan penuh percaya diri.
Sementara itu, Kepala Sekolah dan seluruh Bunda Guru turut mengikuti upacara bersama anak-anak.
Setelah upacara bendera, kegiatan dilanjutkan dengan fashion show pakaian adat.
Sekolah telah menyiapkan panggung yang menarik dan cukup megah. Satu per satu anak tampil mengenakan pakaian adat masing-masing dan melintasi arena fashion show yang telah disiapkan.
Dengan penuh keberanian dan keceriaan, anak-anak menunjukkan kemampuan mereka di hadapan teman-teman dan Bunda Guru.
Bagi anak usia dini, tampil di depan banyak orang merupakan pengalaman penting. Melalui kegiatan tersebut, anak-anak belajar mengatasi rasa malu, membangun kepercayaan diri, sekaligus melatih kemandirian.
Suasana semakin meriah ketika Bunda Guru juga ikut tampil dalam fashion show.
Satu per satu guru melintasi panggung dengan mengenakan pakaian adat masing-masing. Anak-anak sontak terlihat sangat gembira menyaksikan Bunda Guru ikut tampil.
Keikutsertaan guru menjadi bentuk keteladanan sekaligus motivasi. Anak-anak dapat melihat secara langsung bahwa tampil di depan umum membutuhkan keberanian, percaya diri, dan sikap positif.
Ada satu pemandangan unik yang turut mencuri perhatian dalam kegiatan upacara maupun fashion show.
Dua peserta didik perempuan dari Kelompok A1 TK ABA II Kota Probolinggo tampil bersama dalam balutan pakaian adat.
Mereka adalah si kembar Elainneve Kishava Fevziyegane, yang akrab dipanggil Kisha, dan Evrennyx Zishyava Feiyyazohura, yang dipanggil Zishya.
Keduanya mengenakan pakaian adat Aceh dan Palembang.
Kisha dan Zishya tampak percaya diri mengikuti upacara maupun saat tampil di arena fashion show. Kekompakan keduanya menjadi salah satu pemandangan menarik yang menambah warna dalam peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-81.
Kedua anak tersebut merupakan putri dari Issi Anissa, M.Pd., guru ASN di SMAN 1 Kota Probolinggo, dan Lutfi Indrianto, S.Si., M.Pd., guru ASN di SMAN 1 Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo.
Issi Anissa, M.Pd. juga merupakan Ketua Pimpinan Cabang Aisyiyah Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo.
Penampilan Kisha dan Zishya menjadi gambaran bahwa kegiatan fashion show tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga memberikan ruang kepada setiap anak untuk berani menunjukkan dirinya.
Kegiatan ketiga adalah menghias nasi kuning atau nasi tumpeng dengan mengenakan pakaian adat.
Setiap kelas mendapatkan nasi tumpeng yang bahan dasarnya telah disiapkan. Anak-anak kemudian bersama Bunda Guru Kelas menghiasnya dengan berbagai bahan pelengkap.
Ada wortel yang dibentuk menyerupai bunga, timun berbentuk bunga, daun seledri, telur, ayam, mie goreng, serta berbagai bahan pelengkap lainnya.
Nasi tumpeng kemudian ditata di atas nampan yang dihiasi daun pisang sehingga tampilannya semakin cantik dan menarik.
Anak-anak terlihat sangat antusias. Mereka belajar menata, menghias, berbagi tugas, dan bekerja sama dengan teman-temannya.
Di balik kegiatan sederhana tersebut terdapat pembelajaran yang bermakna.
Anak-anak belajar mengenal warna, bentuk, dan tekstur. Mereka juga melatih koordinasi tangan dan mata sekaligus mengembangkan kreativitas.
Yang tidak kalah penting, mereka belajar tentang gotong royong.
Setelah selesai menghias, hasil karya tersebut kemudian dinikmati bersama teman-teman dan Bunda Guru di kelas masing-masing.
Anak-anak terlihat sangat lahap menikmati nasi tumpeng hasil kreasi mereka sendiri. Keceriaan tampak jelas di wajah mereka setelah berhasil menyelesaikan seluruh rangkaian kegiatan.
Kepala TK dan KB ABA II Kota Probolinggo, Sulistyowati, S.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan Semarak Merah Putih dalam rangka HUT RI ke-81 diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan seremonial.
Menurutnya, terdapat tiga nilai utama yang ingin ditanamkan kepada anak melalui rangkaian kegiatan tersebut.
Pertama, nasionalisme. Melalui upacara dan fashion show pakaian adat, anak-anak belajar menghargai perbedaan sekaligus bangga terhadap budaya bangsa.
Kedua, kreativitas dan gotong royong. Melalui kegiatan menghias nasi tumpeng bersama, anak-anak belajar bekerja sama, berbagi, dan bersyukur.
Ketiga, cinta Tanah Air. Semangat kemerdekaan diharapkan dapat menumbuhkan rasa cinta anak-anak terhadap Indonesia sejak usia dini.
“Semoga di usia 81 tahun Indonesia, anak-anak kita menjadi generasi emas yang menjaga persatuan dan melanjutkan perjuangan para pahlawan,” harap Sulistyowati.
Ia juga berharap anak-anak tumbuh menjadi generasi yang sehat, cerdas, dan memiliki semangat Merah Putih di dalam dada.
“Dirgahayu RI ke-81.”
Rangkaian Semarak Merah Putih TK dan KB ABA II Kota Probolinggo belum berakhir.
Pada hari kedua, Rabu (19/8/2026), kegiatan dilanjutkan dengan berbagai game seru dan menyenangkan yang telah disiapkan khusus untuk anak-anak.
Jika pada hari pertama anak-anak dan Bunda Guru tampil dalam balutan pakaian adat, maka pada hari kedua mereka mengenakan pakaian bernuansa merah putih.
Berbagai permainan tersebut menjadi sarana untuk menghadirkan kegembiraan sekaligus menanamkan nilai kebersamaan, keberanian, sportivitas, dan semangat kemerdekaan.
Keseruan kegiatan hari kedua akan disajikan dalam berita tersendiri.
Rangkaian Semarak Merah Putih di TK dan KB ABA II Kota Probolinggo menjadi bukti bahwa kemerdekaan dapat dikenalkan kepada anak melalui cara yang sederhana, menyenangkan, dan bermakna: berani tampil, berkarya, bekerja sama, menghargai keberagaman, dan mencintai Indonesia.
Foto Pembina Upacara Bunda Hamidah Ari Wijayanti, S.Pd. dan petugas Upacara oleh Murid Kelompok B, TK Aisyiyah Bustanul Athfal II, antara lain:
- Pemimpin Upacara: Dirgham Nayaka Yudistira, Kelompok B2.
- Pembaca Teks Pancasila: Elvano Cahyadi, B2.
- Petugas Dirijen: Ceisya Almahyra Putri, B1.
- Pembaca Susunan Upacara: Fatimah Haura Azzahra, B2.
- Pembaca Ikrar Pelajar Indonesia: Yasmine Putri Azarine, B1.
- Pembaca Do’a: Attalah Alfarizqi Ridwan, B2.





0 Tanggapan
Empty Comments