Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Siap Menjelajah Industri Tambang: Siswa SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen Sukses Sertifikasi Kompetensi

Iklan Landscape Smamda
Siap Menjelajah Industri Tambang: Siswa SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen Sukses Sertifikasi Kompetensi
Siswa SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen Sukses Sertifikasi Kompetensi. (Istimewa/PWMU.CO)
pwmu.co -

SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen kembali menggelar uji Sertifikasi Kompetensi bagi murid kelas XII Konsentrasi Keahlian Teknik Alat Berat (TAB) selama tiga hari, Rabu hingga Jumat (26-28/8/2026), di Workshop TAB Kampus 2, Jl. Panji No. 130 Kepanjen.

Kegiatan ini merupakan program mandiri sekolah dengan menggandeng Lembaga Sertifikasi Profesi Alat Berat Indonesia (LSP ABI) Jakarta selaku LSP P3, dengan menguji keahlian murid pada skema sertifikasi Periodic Service Small Excavator.

Lembaga Sertifikasi Profesi Alat Berat Indonesia yang selanjutnya disingkat LSP ABI, merupakan lembaga pendukung Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) sebagai lembaga sertifikasi profesi pihak ketiga untuk menguji dan mengakui kompetensi tenaga kerja sektor alat berat.

Berkedudukan di Gedung Corporate University United Tractors Lantai 1, Jalan Raya Bekasi Km. 22, Cakung, Jakarta Timur, LSP ABI didirikan oleh Perkumpulan Industri Alat Besar Indonesia (HINABI) dan sejumlah perusahaan yang bergerak di bidang alat-alat berat seperti PT United Tractors, Hinabi, Yayasan Karya Bakti United Tractors, PT Komatsu Indonesia, PT Komatsu Remanufacturing Asia, PT Pamapersada Nusantara, PT Bina Pertiwi, PT Traktor Nusantara, PT Kanitra Mitra Jayautama.

Kegiatan sertifikasi kompetensi murid kelas XII TAB ini merupakan program mandiri SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen yang diawali dengan sosialisasi program sertifikasi oleh LSP ABI melalui Zoom Meeting pada tanggal 7 Agustus 2026, kemudian dilanjutkan dengan peminatan murid yang memiliki motivasi dan keinginan tinggi untuk mengikuti sertifikasi kompetensi.

Sejumlah 20 Murid kelas XII TAB dari 6 rombongan belajar (kelas) diberikan pembekalan dan penguatan materi sertifikasi kompetensi oleh guru Teknik Alat Berat.

Selanjutnya dilaksanakan sertifikasi kompetensi murid oleh Asesor LSP ABI dimulai dengan Tes Teori, kroscek data administrasi, uji praktik, dan uji Wawancara.

Bagi murid yang direkomendasikan kompeten, maka akan mendapatkan sertifikat dan kartu kompetensi dari BNSP.

Secara prinsip sertifikasi kompetensi ini memiliki tujuan untuk memastikan murid memiliki kelayakan dan standar keahlian yang diakui secara nasional oleh BNSP melalui LSP ABI Jakarta, meningkatkan daya saing lulusan, menguji secara spesifik kemampuan teknis siswa dalam melakukan perawatan berkala pada unit small excavator sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) industri.

Kegiatan ini juga menjadi momentum untuk mempererat sinergi antara SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen dengan lembaga sertifikasi profesi skala nasional untuk menjaga mutu pendidikan kejuruan.

Siap Menjelajah Industri Tambang: Siswa SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen Sukses Sertifikasi Kompetensi
Kompeten: 20 Murid kelas XII TAB sukses menyandang rekomendasi kompeten setelah tiga hari diuji oleh Asesor LSP ABI Jakarta untuk kompetensi periodic service small excavator. (Istimewa/PWMU.CO)

Kepala SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, Moch. Arief Luqman Hakim, M.Pd menegaskan bahwa pelaksanaan sertifikasi kompetensi murid ini merupakan langkah nyata sekolah dalam menjamin kualitas lulusan agar memenuhi standar kualifikasi dunia industri.

SMPM 5 Pucang SBY

“Sertifikasi ini bukan sekedar program mandiri sekolah yang diperuntukkan murid kelas XII TAB, melainkan komitmen kami untuk memastikan bahwa setiap lulusan Teknik Alat Berat SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen benar-benar siap kerja dan diakui keahliannya secara nasional. Dengan Sertifikasi kompetensi dari LSP ABI Jakarta dan lisensi resmi BNSP, para murid memiliki bukti valid bahwa mereka menguasai keterampilan Periodic Service Small Excavator sesuai standar industri terkini,” ujarnya.

Disamping itu Asesor LSP ABI Jakarta menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas kesiapan dan kesungguhan para peserta selama tiga hari uji kompetensi berlangsung.

Berdasarkan hasil verifikasi berkas, ujian teori, dan praktikum mandiri serta penggalian data melalui wawancara, seluruh peserta menunjukkan motivasi dan kemauan yang tinggi.

“Berdasarkan hasil asesmen menyeluruh pada skema Periodic Service Small Excavator, kami sampaikan sebanyak 20 murid kelas XII Teknik Alat Berat SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen direkomendasikan kompeten, namun ada beberapa catatan yang harus dicermati dan diperbaiki oleh para asesi maupun pihak sekolah guna enjadi bahan refleksi agar saat memasuki industri alat berat yang sesungguhnya, para lulusan SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen tidak hanya sekedar kompeten, tetapi juga bekerja dengan tingkat presisi dan keselamatan kerja yang tinggi,” ungkap Nizal Al Mu’aisim, Asesor LSP ABI.

Suksesnya penyenggeraan uji kompetensi mandiri ini makin mempertegas komitmen SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen dalam melahirkan teknisi alat berat yang unggul, berlisensi resmi, dan siap menjawab tantangan di dunia industri nasional.

Dengan bekal status “Kompeten” dan evaluasi konstruktif yang diterima, para murid diharapkan mampu terus mengasah keterampilan teknis serta etika kerja profesional sebelum resmi terjun ke dunia kerja.

SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen adalah kawah candradimuka yang tepat bagi generasi muda yang ingin menguasai masa depan, bukan sekadar mencari ijazah.

Ketika sekolah lain baru merencanakan, sekolah ini sudah membuktikannya, mencetak lulusan yang tidak hanya siap kerja, tetapi juga dicari dan diakui oleh industri nasional.(*)

Revisi Oleh:
  • Zahrah Khairani Karim - 29/08/2026 20:25
SD Kreatif

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu