Siswa Madtsamutu Pondok Modern Paciran berpartisipasi turut memeriahkan pagelaran seni budaya yang bertitel Kreasi Bocah (Krebo), dilaksanakan di halaman Pondok Kamis, (21/5/2026).
Penampilan siswa MadtsaMutu Pondok Modern Paciran sukses mencuri perhatian para penonton. Dengan mengangkat tema legenda asal usul Pulau Komodo, para siswa menyuguhkan perpaduan seni tari dan drama yang atraktif, edukatif, serta sarat nilai budaya Nusantara.
Sejak awal penampilan, suasana panggung langsung dipenuhi tepuk tangan meriah dari para hadirin. Para pemain tampil penuh percaya diri dengan mengenakan kostum pakaian adat Nusa Tenggara Timur (NTT) yang berwarna-warni dan khas. Atribut tenun, hiasan kepala tradisional, hingga properti pendukung membuat penampilan terasa semakin hidup dan autentik.
Alur cerita tentang asal usul Pulau Komodo dibawakan dengan ekspresi yang kuat dan gerakan tari yang energik. Para pemain berhasil menggambarkan suasana kehidupan masyarakat NTT dengan sangat apik. Iringan musik tradisional yang berpadu dengan dramatik cerita membuat penonton larut dalam suasana pertunjukan.
Sorak sorai dan dukungan penonton terus terdengar sepanjang penampilan. Bahkan beberapa penonton tampak mengabadikan momen tersebut melalui telepon genggam mereka. Penampilan yang memadukan unsur budaya, seni tari, dan drama itu dinilai mampu memberikan hiburan sekaligus edukasi tentang kekayaan budaya Indonesia.
Kegiatan ini dibina langsung oleh Azlina, S.Pd yang dengan penuh kesabaran melatih para siswa agar mampu tampil maksimal di atas panggung. Berkat kerja keras pembina dan para pemain, penampilan MadtsaMutu menjadi salah satu sajian yang paling mendapat apresiasi dalam pagelaran Krebo tahun ini.
Kreativitas dan Keberanian
Wakil Kepala Kurikulum MadtsaMutu, Ahmad Azhar, M.Pd menyampaikan rasa bangga atas kreativitas dan keberanian para siswa dalam menampilkan budaya Nusantara di hadapan masyarakat.
“Penampilan ini bukan hanya hiburan semata, tetapi juga menjadi media pembelajaran bagi siswa untuk mencintai budaya bangsa, melatih percaya diri, kerja sama, dan kreativitas. Kami sangat mengapresiasi semangat anak-anak yang tampil luar biasa malam ini,” tuturnya.
Sementara itu, Azlina, S.Pd selaku guru pembina mengaku terharu melihat antusiasme penonton dan kerja keras para siswa selama proses latihan.
“Alhamdulillah anak-anak tampil maksimal. Mereka berlatih dengan penuh semangat meskipun membutuhkan proses yang cukup panjang. Saya bangga karena mereka mampu membawakan cerita legenda Pulau Komodo dengan baik dan mendapatkan apresiasi yang luar biasa dari penonton,” ungkapnya.
Salah satu pemain, Ainun Mahya, juga mengungkapkan rasa senang dan bangganya bisa ikut tampil dalam pagelaran tersebut.
“Awalnya saya merasa gugup, tetapi karena dukungan teman-teman dan penonton akhirnya jadi lebih percaya diri. Senang sekali bisa memperkenalkan budaya Indonesia melalui tari dan drama ini,” ujarnya dengan penuh semangat
Melalui penampilan tersebut, siswa MadtsaMutu tidak hanya menunjukkan bakat seni yang dimiliki, tetapi juga berhasil menanamkan kecintaan terhadap budaya Nusantara kepada seluruh penonton yang hadir. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments