Siswa kelas VII B SMP Muhammadiyah 5 Bungah Gresik (SMP Mulia) Dawud Yusuf menyampaikan kuliah tujuh menit (kultum) tentang senyum sebagai sedekah yang paling murah, pada Rabu (15/4/2026). Kegiatan rutin ini dilaksanakan setiap hari di waktu pagi dan siang hari sesudah shalat dhuha dan dhuhur di masjid sekolah.
Di depan jamaah yang terdiri dari siswa kelas VII-IX dan Bapak Ibu guru SMP Mulia, Dawud panggilan akrabnya mengajak untuk meneladani pribadi Rasulullah yang baik salah satunya adalah tersenyum dan bermuka ceria.
“Teman-teman, Rasulullah SAW adalah sosok yang selalu tersenyum dan bermuka ceria, baik ketika bertemu dengan sahabat maupun saat menyambut tamu, bahkan musuh sekalipun,” ujarnya.
Tersenyum, tambahnya, merupakan hal yang lazim sebagai bentuk kesopanan.
“Ekspresi kegembiraan menunjukkan bahwa orang yang tersenyum adalah pribadi yang sopan, ramah, dan bersahabat,” tambah anak bungsu dari lima bersaudara ini.
Menurutnya, dalam Islam tersenyum bahkan dinilai sebagai sedekah.
“Karena inti dari sedekah adalah membuat orang lain bahagia dan tersenyum bisa menjadi salah satu cara paling mudah untuk bahagia,” tuturnya.
Dia kemudian mengutip salah satu hadits Rasulullah SAW yang artinya, “Senyummu di hadapan saudaramu adalah sedekah bagimu.” (H.R. Tirmizi)
“Hadits ini menunjukkan bahwa senyum adalah bentuk sedekah yang paling mudah dan murah, namun memiliki nilai yang sangat besar di sisi Allah SWT,” jelasnya.
Islam, imbuhnya, begitu menghargai senyuman.
“Betapa mudah dan murahnya bersedekah dalam ajaran Islam,” imbuhnya.
Senyum Bagian dari Ajaran Islam
Peraih medali perunggu dalam ajang Internasional Kangaroo Mathematics tahun 2025 ini mengatakan, senyum dan wajah yang berseri-seri adalah bentuk kebaikan yang tidak boleh dianggap remeh.
“Jika kita sering tersenyum raut wajah kita akan tampak lembut dan bersahabat, sebaliknya, wajah yang jarang tersenyum terlihat garang dan tidak menyenangkan,” tegasnya.
Dia menjelaskan manusia bisa menyenangkan orang lain dengan cara yang mudah dan murah, yaitu dengan senyuman tulus dan sikap baik.
“Mari perlihatkan wajah ceria dan senyum kita yang manis agar dapat menyebarkan kebahagiaan kepada siapa pun yang melihatnya,” ajaknya.
Berbicara dengan kata-kata baik biasanya disertai dengan ekspresi wajah yang ramah, termasuk senyuman. Karena itu, senyum juga merupakan bagian dari ajaran Islam.
Manfaat Tersenyum
Dawud menjelaskan senyuman memiliki banyak manfaat dalam kehidupan sehari-hari. Di antaranya, menciptakan suasana nyaman dan menyenangkan bagi orang lain.
“Meningkatkan hubungan sosial dan mempererat tali persaudaraan,” tambahnya.
Meredakan ketegangan dan konflik, imbuhnya, serta membantu menenangkan suasana.
“Terakhir, meningkatkan kesehatan fisik dan mental, seperti mengurangi stres dan memperbaiki suasana hati,” pungkasnya.
Dia berharap, semoga kita semua dapat menjadikan senyum sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari dan meraih pahala sedekah dari Allah SWT. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments