SMA Muhammadiyah Genteng mencatat peningkatan jumlah peserta didik baru pada Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Pelajaran 2026/2027. Jumlah rombongan belajar bertambah dari empat kelas pada tahun pelajaran sebelumnya menjadi delapan kelas pada tahun pelajaran 2026/2027.
Pada Senin (13/7/2026), seluruh peserta didik baru mengikuti Forum Ta’aruf dan Orientasi Siswa (Fortasi) serta Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMA Muhammadiyah Genteng. Kegiatan ini menjadi bagian dari pengenalan lingkungan sekolah bagi peserta didik baru.
Fortasi merupakan kegiatan orientasi yang menjadi ciri khas sekolah Muhammadiyah karena memuat pengenalan nilai-nilai keislaman dan budaya sekolah. Sementara itu, MPLS merupakan program pengenalan lingkungan sekolah yang dilaksanakan sesuai ketentuan dari Kementerian Pendidikan.
Kepala SMA Muhammadiyah Genteng, Ani Sudarmi, M.Pd., menyampaikan bahwa sekolah berupaya meningkatkan jumlah peserta didik baru melalui promosi yang dilakukan secara berkelanjutan sejak pergantian kepemimpinan pada September 2025.
“Kami berupaya memaksimalkan promosi sekolah melalui berbagai media, termasuk media sosial, dengan menampilkan prestasi-prestasi yang telah diraih sekolah,” ujarnya.
Menurut Ani Sudarmi, promosi dilakukan dengan melibatkan guru dan tenaga kependidikan (GTK) SMA Muhammadiyah Genteng. Ia menilai sinergi seluruh warga sekolah menjadi salah satu faktor yang mendukung peningkatan jumlah peserta didik baru pada SPMB 2026/2027.
Selain promosi melalui media sosial, sekolah juga menyampaikan informasi mengenai program pendidikan dan prestasi siswa kepada calon peserta didik dan masyarakat. Upaya tersebut dilakukan untuk memperkenalkan SMA Muhammadiyah Genteng kepada calon siswa yang akan melanjutkan pendidikan ke jenjang sekolah menengah atas.
Peningkatan jumlah peserta didik baru pada SPMB 2026/2027 membuat SMA Muhammadiyah Genteng menambah rombongan belajar dari empat kelas menjadi delapan kelas. Sekolah berharap penambahan jumlah kelas ini dapat diimbangi dengan pelayanan pendidikan yang optimal bagi seluruh peserta didik. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments