Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Storytelling dan Gaya Hidup Sehat Warnai Hari Pertama Pra MPLS SD MUMTAZ

Iklan Landscape Smamda
Storytelling dan Gaya Hidup Sehat Warnai Hari Pertama Pra MPLS SD MUMTAZ
Story telling "Kiki The Golden Banana" oleh Indah Nurmasari SPd dalam kegiatan Pra MPLS SD Mumtaz pada Sabtu (11/07/2026). (Laela Fauziah/PWMU.CO).
pwmu.co -

Suasana ceria dan penuh kehangatan menyelimuti kegiatan Pra Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (Pra MPLS) bagi siswa kelas 1 Tahun Ajaran 2026–2027 SD Muhammadiyah 1 & 2 Taman (SD MUMTAZ) pada Sabtu (11/07/2026).

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 07.00 hingga 10.00 WIB ini menjadi langkah awal dalam menyambut peserta didik baru dengan pendekatan yang ramah anak, menyenangkan, serta sarat nilai edukatif.

Pra MPLS ini bertujuan untuk membantu siswa beradaptasi dengan lingkungan sekolah secara emosional dan sosial sebelum memasuki kegiatan pembelajaran formal.

Dengan konsep kegiatan yang ringan namun bermakna, siswa diajak mengenal suasana sekolah tanpa tekanan, sehingga tumbuh rasa nyaman dan percaya diri sejak hari pertama.

Gunakan Pendekatan Berbeda

Kepala Urusan Kesiswaan, Lizana Nadiyah MPd menyampaikan bahwa Pra MPLS tahun ini dirancang dengan konsep yang berbeda dibandingkan tahun sebelumnya. Pendekatan yang digunakan lebih menekankan pada kenyamanan anak serta pengalaman belajar yang menyenangkan.

“Pra MPLS kali ini kami buat berbeda dari tahun sebelumnya. Kami ingin anak-anak merasakan bahwa sekolah adalah tempat yang menyenangkan, bukan sesuatu yang menakutkan. Oleh karena itu, kegiatan dirancang lebih ramah anak, interaktif, dan penuh pengalaman positif” ujarnya.

Salah satu agenda utama dalam kegiatan ini adalah sesi storytelling yang dibawakan oleh Indah Nurmasari SPd.

Dalam kesempatan tersebut, ia menyampaikan cerita berjudul “Kiki the Golden Banana”. Sebuah kisah menarik yang sarat pesan moral tentang kebaikan, kebiasaan positif, serta pentingnya menjaga kesehatan sejak dini.

Dengan gaya bercerita yang ekspresif dan interaktif, Ibu Indah berhasil menciptakan suasana yang hidup dan menyenangkan.

Anak-anak tampak sangat antusias, menyimak setiap alur cerita dengan penuh perhatian, serta merespons dengan tawa dan ekspresi kagum. Metode storytelling ini menjadi sarana efektif dalam menanamkan nilai-nilai karakter kepada siswa usia dini.

Melalui kisah tersebut, siswa tidak hanya diajak berimajinasi, tetapi juga belajar memahami pesan sederhana yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.

Cerita “Kiki the Golden Banana” menanamkan nilai bahwa kebiasaan baik, termasuk menjaga kesehatan, perlu dibangun sejak usia dini.

Pesan dari storytelling kemudian diperkuat melalui kegiatan makan buah bersama. Dalam kegiatan ini, siswa menikmati buah bersama teman-teman, salah satunya buah jeruk.

Kenalkan Ragam Makanan Bergizi

Suasana kebersamaan tampak hangat ketika anak-anak saling berbagi dan menikmati buah dengan penuh keceriaan.

Guru juga memberikan pemahaman sederhana bahwa hidup sehat tidak dapat dipisahkan dari konsumsi makanan bergizi.

Anak-anak dikenalkan bahwa buah merupakan sumber vitamin yang penting bagi tubuh. Disampaikan pula bahwa pola hidup sehat tanpa buah menjadi tidak lengkap, sehingga kebiasaan mengonsumsi buah perlu ditanamkan sejak dini.

Menariknya, siswa tidak hanya menikmati buah di sekolah, tetapi juga pulang dengan membawa buah. Selain buah jeruk yang dinikmati bersama, siswa juga membawa pulang buah pisang sebagai bekal sehat untuk dikonsumsi di rumah bersama keluarga.

SMPM 5 Pucang SBY

Keceriaan siswa semakin terasa melalui ungkapan para peserta didik. Khadijah Haura Almahyrа dari kelas 1E mengungkapkan rasa bahagianya mengikuti kegiatan tersebut.

“Hari ini saya sangat senang bisa bersekolah di tempat yang baru, memiliki teman baru, dan makan buah bersama” ujarnya dengan penuh semangat.

Hal serupa disampaikan oleh Aleena Naira Fachrudin dari kelas 1A. Ia mengaku sangat senang dengan kegiatan hari itu, terutama saat membawa pulang buah.

“Saya senang sekali bisa pulang membawa buah jeruk dan pisang” tuturnya ceria.

Pembelajaran Kemandirian

Kegiatan makan buah bersama juga menjadi sarana pembelajaran kemandirian. Anak-anak belajar membuka bekal sendiri, berbagi dengan teman, serta membiasakan diri untuk makan dengan tertib.

Interaksi yang terjalin membantu mereka mengenal dan membangun hubungan dengan teman baru dalam suasana yang menyenangkan.

Guru pendamping turut memberikan arahan mengenai adab makan, seperti membaca doa sebelum dan sesudah makan serta menjaga kebersihan tangan.

Hal ini menjadi bagian penting dalam pembentukan karakter siswa sejak dini, sejalan dengan nilai-nilai pendidikan Islami yang diterapkan di SD MUMTAZ.

Kegiatan Pra MPLS yang dilaksanakan pada hari Sabtu ini memberikan kesan pertama yang sangat positif bagi siswa kelas 1.

Tidak tampak suasana tegang, melainkan pengalaman yang menyenangkan, hangat, dan penuh makna. Anak-anak terlihat lebih rileks, berani, serta mulai merasa nyaman berada di lingkungan sekolah yang baru.

Melalui kegiatan ini, SD MUMTAZ kembali menegaskan komitmennya dalam menghadirkan pendidikan yang tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter, kesehatan, serta kebahagiaan anak.

Pra MPLS ini menjadi bukti bahwa langkah sederhana dapat memberikan dampak besar dalam membentuk generasi masa depan.

Dari storytelling yang inspiratif hingga kebiasaan makan buah bersama, semuanya menjadi bagian dari proses membangun fondasi anak yang sehat, ceria, dan berkarakter.

Dengan semangat kebersamaan, keceriaan, dan pembiasaan hidup sehat sejak dini, SD MUMTAZ siap mengantarkan generasi baru untuk tumbuh menjadi pribadi yang percaya diri, berakhlak mulia, dan siap meraih masa depan yang gemilang.

Revisi Oleh:
  • Danar Trivasya Fikri - 11/07/2026 11:35
SD Kreatif

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu