Kegiatan HW Mom and Kids Camp yang diselenggarakan oleh IGABA Cabang Sugio di kawasan Sendangwangi, Tuban, tidak hanya menghadirkan berbagai permainan edukatif, tetapi juga menggelar talk show parenting bertema “Wujudkan Mama dan Anak Hebat.”
Kegiatan ini menjadi sarana berbagi inspirasi dan pengetahuan bagi para orang tua dalam mendampingi tumbuh kembang anak usia dini, Kamis (4/6/2026)
Talk show menghadirkan Ketua Kwartir Wilayah Hizbul Wathan Jawa Timur, Fathurrahim Syuhadi, dan Diyana Mufidati Ketua Pimpinan Daerah Aisyiyah Lamongan sebagai narasumber. Keduanya memberikan berbagai tips dan motivasi kepada para ibu agar mampu menjadi pendamping terbaik bagi anak-anak mereka.
Kegiatan talk show yang digelar secara lesehan di pendopo wisata setempat berlangsung santai dan gayeng. Forum ini juga menjadi curhat mama mama muda ini.
Dalam pemaparannya, Fathurrahim Syuhadi menegaskan bahwa keluarga merupakan madrasah pertama bagi anak. Oleh karena itu, orang tua harus berupaya membangun lingkungan yang positif agar anak tumbuh menjadi generasi yang beriman, berakhlak, dan berprestasi.
“Langkah pertama untuk mewujudkan mama dan anak hebat adalah selalu bertakwa kepada Allah Swt. Ketakwaan akan menjadi fondasi utama dalam mendidik dan membimbing anak,” ujar bapak tiga putra putri
Ia juga mengingatkan pentingnya sikap syukur dalam kehidupan keluarga. Mengutip firman Allah dalam Surat Ibrahim ayat 7, Fathurrahim menjelaskan bahwa rasa syukur akan mendatangkan tambahan nikmat dari Allah Swt
Selain itu, ia mengajak para orang tua untuk senantiasa mendoakan anak-anaknya agar menjadi anak yang saleh dan salehah. Menurutnya, doa orang tua merupakan salah satu kekuatan terbesar dalam membentuk masa depan anak.
“Jangan pernah lelah mendoakan anak. Doa yang dipanjatkan dengan tulus akan menjadi bekal berharga bagi kehidupan mereka,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Fathurrahim juga menekankan pentingnya kesabaran dalam membina dan mengasuh anak. Setiap anak memiliki karakter dan keunikan yang berbeda sehingga membutuhkan pendekatan yang tepat dan penuh kasih sayang.
Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa komunikasi yang sehat antara orang tua dan anak harus terus dibangun sejak dini. Dengan komunikasi yang baik, anak akan merasa dihargai, dicintai, dan lebih terbuka kepada orang tuanya.
“Anak belajar bukan hanya dari nasihat, tetapi juga dari apa yang mereka lihat setiap hari. Karena itu, orang tua harus memberikan contoh yang baik dalam ucapan maupun perbuatan,” tambah anggota Dewan Pendidikan Lamongan ini
Sementara itu, Diyana Mufidati Ketua Pimpinan Daerah Aisyiyah Lamongan menyampaikan materi mengenai pentingnya membangun kebiasaan hidup sehat sejak usia dini. Ia memperkenalkan konsep tujuh kebiasaan anak sehat, salah satunya adalah membiasakan anak bangun lebih pagi.
Menurut Diyana, kebiasaan baik tidak cukup hanya diajarkan, tetapi harus dicontohkan oleh orang tua terlebih dahulu.
“Anak-anak adalah peniru ulung. Jika ingin anak bangun pagi, maka orang tua harus memberikan teladan dengan membiasakan diri bangun lebih awal,” jelas mubalighot yang tinggal di Lamongan selatan
Talk show berlangsung interaktif dengan antusiasme tinggi dari para peserta. Banyak ibu yang mengajukan pertanyaan seputar pola asuh, pendidikan karakter, dan pembiasaan hidup sehat bagi anak.
Melalui kegiatan ini, Hizbul Wathan Tunas Athfal berharap dapat memperkuat peran keluarga sebagai pusat pendidikan pertama dan utama. Dengan sinergi antara orang tua, sekolah, dan organisasi, diharapkan lahir generasi anak-anak hebat yang sehat, cerdas, berkarakter, dan berakhlak mulia. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments