Prestasi membanggakan kembali diraih SMP Muhammadiyah 1 (Spemutu) Gresik. Tiga siswanya berhasil lolos Olimpiade Sains Nasional tingkat Kabupaten (OSN-K) 2026 dan berhak melanjutkan kompetisi ke tingkat Provinsi Jawa Timur.
Ketiga siswa tersebut adalah Naura Nur Indriani pada bidang Matematika, Tiva Sevira Ariesta pada bidang Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), dan Prabu Argalingga Al Khalifi pada bidang Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS).
Keberhasilan mereka diumumkan melalui Surat Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia Nomor 1311/B/H3/PN.00/2026 tentang Pengumuman Hasil OSN-K Tahap 2 Jenjang Pendidikan Dasar Tahun 2026 yang dirilis pada 13 Juli 2026.
Keberhasilan tersebut tidak diraih dengan mudah. Ketiga siswa Spemutu harus bersaing dengan ratusan peserta dari berbagai SMP negeri maupun swasta di Kabupaten Gresik untuk memperebutkan tiket menuju tingkat provinsi.
Pembina OSN bidang IPS SMP Muhammadiyah 1 Gresik, Hefa Yustiafanani, mengaku bersyukur atas capaian yang diraih anak didiknya. Menurutnya, kompetisi tahun ini memiliki tingkat kesulitan yang berbeda dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
“Ini adalah hasil dari kerja keras, disiplin, dan konsistensi yang tinggi. Bersaing dengan ratusan siswa terbaik di Kabupaten Gresik tentu bukan perkara mudah, namun anak-anak membuktikan bahwa mereka mampu dan tentu saja dorongan doa orang tua serta ridho Allah SWT yang mengiringi mereka hingga melangkah lebih jauh,” ujarnya.
Ia berharap keberhasilan tersebut dapat menjadi motivasi bagi siswa lain untuk terus berprestasi.
“Saya berharap torehan manis siswa Spemutu Gresik di OSNK tahun ini menjadi inspirasi dan berdampak bagi seluruh siswa Spemutu Gresik,” tuturnya.
Jalani Pembinaan Intensif
Sebelum mengikuti OSN-K, Naura, Tiva, dan Arga menjalani pembinaan intensif yang difasilitasi sekolah. Mereka rutin berlatih mengerjakan soal-soal berlevel tinggi, mengikuti simulasi ujian, serta mempersiapkan mental menghadapi kompetisi.
Proses tersebut menuntut mereka mengorbankan waktu bermain demi memperdalam kemampuan berpikir analitis dan pemecahan masalah.
Naura Nur Indriani mengaku soal-soal OSN memiliki karakteristik yang berbeda dibandingkan soal yang biasa dipelajari di sekolah. Karena itu, ia memilih menambah waktu belajar agar lebih siap menghadapi kompetisi.
Sementara itu, Tiva Sevira Ariesta bersyukur dapat lolos ke tingkat provinsi. Menurutnya, kesempatan tersebut harus dimanfaatkan sebaik mungkin.
“Kesempatan ini tidak boleh disia-siakan dan kesempatan ini tidak datang dua kali. Oleh karena itu untuk OSNP saya dan teman teman akan berusaha belajar semaksimal mungkin agar dapat meraih kesuksesan digelaran tahunan tersebut,” terangnya.
Keberhasilan Naura, Tiva, dan Arga menjadi kebanggaan bagi keluarga besar SMP Muhammadiyah 1 Gresik. Prestasi tersebut juga menjadi bukti bahwa kerja keras, disiplin, serta pembinaan yang berkelanjutan mampu mengantarkan siswa meraih prestasi hingga tingkat yang lebih tinggi.
Kini, ketiganya bersiap menghadapi seleksi Olimpiade Sains Nasional tingkat provinsi dengan harapan mampu kembali mengharumkan nama Spemutu Gresik.





0 Tanggapan
Empty Comments