Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Tinta Sang Penulis: Cermin Kehidupan dalam Cerita dan Puisi

Iklan Landscape Smamda
Tinta Sang Penulis: Cermin Kehidupan dalam Cerita dan Puisi
Oleh : Syahirul Alem Pustakawan SMP Muhammadiyah 1 Kudus dan Pemerhati Sosial

Roda kehidupan terus berputar. Karena itu, hidup membutuhkan cermin untuk saling berintrospeksi dan terus bersemangat menggapai harapan. Biarlah roda kehidupan berputar secara alami. Hidup di atas atau di bawah, semuanya pasti memiliki hikmah. Buku Tinta Sang Penulis hadir sebagai salah satu cermin kehidupan melalui antologi yang menghimpun berbagai cerita dan puisi dari para penulis.

Buku berjudul Tinta Sang Penulis ini ditulis oleh Sherliana Rahayu dan kawan-kawan. Diterbitkan oleh The Dream Publisher pada 2026, buku setebal 118 halaman ini memiliki ISBN 62-1445-5535-376.

Sebagai buku antologi, Tinta Sang Penulis menghimpun karya dari sekitar 35 penulis yang menuangkan gagasan, pengalaman, kisah kehidupan, dan imajinasi mereka dalam bentuk cerita pendek maupun puisi.

Melihat judul-judul cerita pendek dan sajak puisi di dalamnya, banyak karya dengan latarbelakang perjalanan hidup sang penulis.

Membaca buku antologi ini bagaikan melihat cermin kehidupan: bagaimana dan seperti apa ketika perjalanan hidup kita memiliki kesamaan kisah maupun impian dengan salah satu judul dalam buku ini.

Ketulusan dan Keberagaman dalam Tinta

Tinta Sang Penulis, sekilas dari judulnya, memberikan kesan bahwa para penulis memiliki kebebasan dalam menuangkan gagasan. Mereka dapat menulis cerita maupun sajak puisi sesuai dengan pengalaman dan sudut pandangnya. Yang terpenting, misi kepenulisan dalam buku ini dapat tercapai.

Hal itu sebagaimana terlihat pada sampul belakang buku, yang menekankan ketulusan dan makna yang tersirat dari setiap cerita dan sajak dari para penulisnya. Ketulusan tersebut menjadi salah satu kekuatan yang membuat karya-karya di dalam buku ini terasa dekat dengan kehidupan.

Sekitar 35 penulis ikut ambil bagian dalam buku ini. Ada yang mengirimkan naskah berupa cerita pendek dan ada pula yang menyumbangkan sajak puisi. Bahasa relatif mudah dipahami dan tidak bertele-tele sehingga pembaca dapat menikmatinya dengan santai.

Karakter dan latar belakang para penulis yang berbeda, baik dari sisi profesi maupun daerah asal, memberikan pengayaan terhadap judul dan teks narasi. Perbedaan tersebut juga memungkinkan pembaca menambah wawasan mengenai latar belakang cerita masing-masing penulis.

Cerita masa lalu dan impian masa depan menjadi salah satu ciri khas buku ini. Ada penulis yang secara langsung menuliskan kisah eksklusifnya, sementara yang lain menyampaikannya secara tidak langsung melalui cerita maupun puisi.

Karena itu, pembaca perlu menempatkan diri sebagai penikmat buku antologi ini tanpa harus menilai siapa penulisnya, apakah seorang profesional atau masih dalam tahap belajar menulis.

Setiap karya memiliki perjalanan dan karakter masing-masing. Justru keberagaman itulah yang menjadi bagian dari daya tarik Tinta Sang Penulis.

Kisah dan puisi yang spesial menjadi ciri khas dalam buku antologi ini. Buku setebal 118 halaman tersebut terbagi dalam dua bagian, yaitu lembar cerita dan lembar puisi. Setiap karya lengkap dengan profil singkat penulisnya sehingga pembaca dapat mengenal sosok di balik karya ini.

SMPM 5 Pucang SBY

Ragam Karya, Penyajian, dan Apresiasi Literasi

Selain menggambarkan pengalaman para penulis melalui lembaran cerita, terdapat pula sebuah cerpen horor yang mungkin menunjukkan genre yang menjadi ketertarikan penulisnya. Cerpen horor tersebut dapat ditemukan pada judul kedua dalam buku ini.

Secara keseluruhan, buku ini lebih banyak berisi puisi daripada cerita pendek. Di antara deretan puisi tersebut, lebih banyak kita temukan jenis puisi yang terpola dalam bait-baitnya.

Meskipun demikian, judul dan pilihan diksinya sudah layak disebut sebagai puisi yang memiliki kelas tersendiri untuk konsumsi khalayak umum.

Keberagaman karya membuat pembaca tidak hanya menemukan satu jenis pengalaman dalam buku ini. Cerita pendek menawarkan kisah dengan alur narasi, sementara puisi menghadirkan pengalaman melalui permainan kata, bait, dan diksi. Keduanya berpadu dalam satu antologi dengan latar pengalaman penulis yang beragam.

Dari sisi penyajian, terdapat beberapa hal yang sedikit mengganggu kenyamanan pembaca. Ukuran font yang kecil dan kondisi kertas yang agak buram membuat pembaca kurang leluasa menikmati isi buku.

Namun, daftar isi menggunakan font yang lumayan besar dengan jarak antarjudul yang cukup lebar. Hal ini membantu pembaca melihat judul-judul yang menarik untuk dibaca dan memilih karya sesuai dengan minatnya.

Di sisi lain, sampul dan judul yang bagus menjadi nilai lebih dari buku ini, baik secara marketing maupun dari sisi esensinya sebagai bagian dari gerakan literasi aksara yang layak menjadi bacaan. Judul Tinta Sang Penulis sendiri terasa relevan dengan isi buku karena setiap karya merupakan bentuk ekspresi penulis melalui cerita dan puisi.

Tinta Sang Penulis bukan sekadar kumpulan cerita dan puisi. Buku ini juga menjadi ruang bagi para penulis dengan karakter, profesi, daerah, dan pengalaman yang berbeda untuk menyatukan karya dalam satu antologi.

Penghargaan patut diberikan kepada inisiator buku ini yang telah mengumpulkan para penulis berbakat dalam sebuah karya bersama. Tidak mudah memadukan cerita dan sajak puisi dalam satu buku antologi yang memiliki makna yang sama.

Pada akhirnya, Tinta Sang Penulis dapat menjadi salah satu bagian dari gerakan literasi aksara yang layak diapresiasi. Buku ini mengajak pembaca melihat pengalaman hidup dari berbagai sudut pandang sekaligus menemukan kemungkinan bahwa kisah orang lain dapat menjadi cermin bagi perjalanan hidup kita sendiri.***

Revisi Oleh:
  • Notonegoro - 10/09/2026 17:49
SD Kreatif

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu