Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Buku Menembus Benteng Tradisi – 79

Iklan Landscape Smamda
Buku Menembus Benteng Tradisi – 79

Tulisan ini adalah salinan dari buku “Menembus Benteng Tradisi: Sejarah Muhammadiyah Jawa Timur 1921-2004″, Bab V berjudul “Muhammadiyah Masa Kebangkitan (1956-2004)”, halaman 237 s/d sebagian 245.

Halaman sebelumnya: Buku Menembus Benteng Tradisi – 78

***

Halaman 237

Catatan:

1 PP Muhammadiyah, Himpunan Keputusan-Keputusan PP Muhammadiyah, cetakan ke-2 Jogjakarta, 1971.

2 Beberapa tokoh Masyumi, yang juga tokoh Muhammadiyah Jatim, seperti Usman Muttaqien dan Saleh Ibrahim, ikut dalam kongres tersebut. Saleh Ibrahim saat itu menjadi anggota DPRS dan pada 1961 juga menjabat Ketua Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur. Anwar Zain saat itu belum menjadi Pengurus/ Pimpinan Wilayah Muhammadiyah.

3 Tira Pustaka, 30 Tahun Indonesia Merdeka 1950-1964, Jakarta: 1983, hal. 166-167.

4 PP Muhammadiyah, Kebijakan PP Muhammadiyah 1960-1968 (Jogjakarta, 1968).

5 Departemen Penerangan RI, Makin Lama Makin Tjinta: Muhammadiyah Setengah Abad, 1912-1962 (Jakarta, 1962).

6 PP Muhammadiyah, Kebijakan PP Muhammadiyah 1960-1968. Lihat Pusat Penelitian dan Kajian UMM, Sejarah Pergerakan Muhammadiyah Daerah Malang, hal. 91.

7 Pusat Penelitian dan Kajian UMM, Sejarah Pergerakan Muhammadiyah Daerah Malang, 99.

8 Panitia Muktamar Muhammadiyah 40, Buku Pedoman Muktamar Muhammadiyah 40 di Surabaya 1978 (Surabaya, 1978).

Halaman 238

9 PP Muhammadiyah, Berita Resmi Muhammadiyah, No. 93/94 Tahun 1978, 7-8.

10 Ibid, halaman 11.

11 Laporan Tim Penulisan Sejarah Muhammadiyah Situbondo, tahun 2003.

12 PCM Cakru, Sejarah Muhammadiyah Cakru (Cakru, 2004).

13 SK PP Muhammadiyah No. 1474/04-03-1961/PP. Lihat juga SK PWM Jawa Timur No: M/024/1977, tanggal 2 Muharram 1397 H./17 Januari 1977.

14 Laporan Ortom di Cabang Muhammadiyah Wuluhan, 2004.

15 PCM Wuluhan, Perkembangan Muhammadiyah Daerah Kabupaten Jember di Cabang Wuluhan (Wuluhan, 2004).

16 SK PP Muhammadiyah No: 1559/26-07-1962/PP.

17 Manuskrip Muhammadiyah Cabang Balung, ditandatangani oleh Mardi Siswoyo (ketua), dan Noor Kholis (sekretaris), tanpa tanggal.

18 PCM Rawatengah, Perkembangan Muhammadiyah Kabupaten Jember di Cabang Rawatengah (Rawatengah, 2004).

19 PCM Paleran, Perkembangan Muhammadiyah Jawa Timur; Sejarah Berdirinya Muhammadiyah Cabang Paleran (2001-2005)

20 Laporan PCM Mangli, 25 Muharram 1425 H/17 Maret 2004 M

21 Ibid.

22 Hartono, Profil Sejarah Muhammadiyah Pamekasan, hal. 1.

23 Suara Muhammadiyah, No. 5 Th. 56, Maret 1976, hal. 5.

24 Wawancara dengan R. Surawi (aktifis Muhammadiyah Sampang), tanggal 25-8-2004.

25 Suara Muhammadiyah, No. 3-4 tahun ke-56, Februari 1976.

26 Wawancara dengan R. Surawi, tanggal 25-8-2004.

27 Suara Muhammadiyah, No. 3-4 tahun ke-56 (Februari 1976), hal. 3.

28 Kesaksian Isra’ Kusnoto Mochamad, Sekretaris PCM Kwanyar tahun 1962.

29 Suara Muhammadiyah, No.23 th. 55 (Desember 1975), hal. 32.

30 PDM Kabupaten Lumajang, Muhammadiyah Lumajang Dari Masa ke masa (Lumajang, 2004), halaman 16.

31 Ibid., halaman 17.

32 Ibid., halaman 24-26.

Halaman 239

33 PDM Kota Probolinggo, Sejarah Persyarikatan Muhammadiyah Probolinggo (Probolinggo, 2004), halaman 4.

34 Ibid.

35 Sejarah Muhammadiyah di Probolinggo, berdasarkan informasi dari Suyadi. Naskah ini disusun Thayib, SF tertanggal 7 Januari 2004.

36 Ibid., halaman 13-15.

37 Tim Penulis Sejarah Muhammadiyah Kota Pasuruan, Sejarah Muhammadiyah Kota Pasuruan, (Pasuruan, 2004), halaman 7-8

38 Ibid., halaman 8.

39 Kabupaten Pasuruan, Sejarah Berdirinya Muhammadiyah Kabupaten Pasuruan (Pasuruan, 2004), halaman 5-6.

40 Kesaksian Aminuddin Kasdi yang saat itu belajar di Malang.

41 Pusat Penelitian dan Kajian UMM, Sejarah Pergerakan…, op. cit., halaman 87.

42 Semboyan atau sesanti ini sampai 1960-an biasanya dilukiskan pada berbagai buku Muhammadiyah. Misalnya: Buku rapor bagi siswa-siswa sekolah-sekolah Muhammadiyah.

43 Majelis Pembinaan Organisasi dan Manajemen Persyarikatan PDM Kabupaten Malang, Laporan Sementara Hasil Pendapatan Potensi cabang Revisi I (Malang, 2002).

44 SK PP Muhammadiyah No: 30/B tanggal 18 Ramadhan 1377/8 April 1958. Pada 1956 Daerah Bojonegoro dipisah dan mempunyai Majelis perwakilan sendiri dipimpin Mashudi.

45 PB Muhammadiyah, Muhammadiyah; Anggaran Dasar, Anggaran Rumah Tangga, Qaidah-qaidah, dan sebagainya, (Jogjakarta, 1952). Pada Fasal V. Dari hal bentukan, ayat 4 tentang Cabang disebutkan pada ayat: “(4.a.d.) Nama Tjabang disertai nama Kabupaten; (6.a) Bila di suatu Kabupaten ada beberapa Tjabang, maka untuk menjelenggarakan kepentingan-kepentingan Muhammadiyah mengenai urusan kenegaraan dan pemerintahan dibentuklah Pimpinan Muhammadiyah Kabupaten. Dan apabila kalau dalam kabupaten hanja ada satu Tjabang, maka Tjabang itulah yang menjelenggarakan urusan tersebut”. Lihat pula SK PP Muhammadiyah Nomor L-015/D-1/66 tanggal 25 Oktober 1966.

46 PDM Kota Surabaya, Sejarah Muhammadiyah Surabaya (Surabaya, 2004), 17; Menelusuri benang kusut ini Slamet Hariyanto (PDM

Halaman 240

Majelis Dikdasmen Surabaya, 1995-2000) dalam Seminar Sejarah Muhammadiyah Jawa Timur, 26 Pebruari 2005 melakukan cross corroboration (lintas pendapat yang saling menguatkan) dengan para pelaku/pengurus; Fuad Faqih (Sekretaris PM Jatim 1971-1976), A.Madjid Hamzah (1975-1987), Slamet Riyadi (Dikdasmen 1970), dan Isra’ Kusnoto (DPD IMM, 1967-1980). Selanjutnya ia menyatakan bahwa untuk Periode 1966-1971 Ketua PDM Surabaya dirangkap H.M. Anwar Zain yang juga menjadi Ketua PWM Jawa Timur.

48 PDM Surabaya, ibid.

49 PDM Kota Surabaya, loc.cit., halaman 17.

50 Ibid.

51 Wawancara dengan Drs. Sunarto dan Drs. Imam Efendy, Sekretaris II dan Anggota Majlis Dikdasmen Kota Surabaya Periode 1990-1995 pada Oktober 2004.

52 Surat Keputusan PP Muhammadiyah No: A-2/SKD/063/9500 Tanggal 11 Dzulhijjah 1416 H/02 April 1996.

53 HMK. Agus Salim, Hal-hal Penting yang Perlu Mendapatkan Perhatian, Saran dan Masukan pada Seminar Penulisan Sejarah Muhammadiyah Jawa Timur di Unmuh Sidoarjo, 26 Pebruari 2005.

54 Belum resmi menjadi cabang adalah Wonoayu.

55 PDM Sidoarjo, Sejarah Muhammadiyah (Sidoarjo, 2004).

56 Surat Ketetapan PP Muhammadiyah No. 2611A tanggal 29 Dhulqo’dah 1387 H/28 Februari 1968. Diperkuat dengan Surat permohonan dari Anggota-Anggota Muhammadiyah Kecamatan Kebomas No A-10/68 tanggal 4 Februari 1968. Bisa dilihat juga pada Surat Persetujuan dari P.M. Tj Gresik no. A-34/67tanggal 29 April 1967 dan surat dari PMD Surabaya no A-005/1968 tanggal 24 Februari 1968.

57 Wawancara dengan Umar Faqih, Ashraf dan Drs Hilmi tanggal 3 Maret 2004.

58 Wawancara dengan Anwar Shodiq (mantan ketua PCM Manyar) tanggal 20 Februari 2004.

59 PDM Gresik, loc. cit.

60 K.H. Zuhal Kusuma, pada 1962 menjabat sebagai Ketua Majelis Perwakilan PP Muhammadiyah eks-Karesidenan Surabaya yang kemudian dipindahkan ke Jombang.

Halaman 241

61 Laporan PCM Ujung Pangkah, Februari 2004.

62 Pembentukan Muhammadiyah di Bungah tidak lepas dari keberadaan tokoh-tokoh Masyumi yang kala itu juga mendirikan NU di Bungah.

63 Laporan PCM Panceng, tanggal 29 Februari 2004.

64 Berdasarkan Notulen rapat, 29 April 1965 di rumah Muthar Jamil.

65 Wawancara dengan Usman Basya, 19 Maret 2004

66 PDM Gresik, Muhammadiyah…, loc.cit.

67 Surat Keputusan PP Muhammadiyah No. 2642 A tanggal 14 Shafar 1388 H/12 Mei 1968

68 Laporan PCM Sidayu, tanggal 12 Januari 2004.

69 Lokasi sekitar Jalan Mentawai.

70 PDM Gresik, Muhammadiyah…, op.cit., halaman 39.

71 H. Fauzan, Profile Persyarikatan Muhammadiyah di Kabupaten Jombang Tahun 2002 (Jombang, 2003).

SMPM 5 Pucang SBY

72 Interview dengan tokoh Muhammadiyah Blitar H. Mohammad Soemardi (Kauman Blitar), 8-9 September 2004, pukul 19.00 Wib. Informan pernah bergabung dengan gerakan komunis PKI pada 1948 dan pada waktu itu ia sudah tergabung di Pandu HW secara aktif.

73 Wawancara dengan HM. Yasin Sulthon (Tokoh Muhammadiyah Blitar), tanggal 10 September 2004, pukul 19.00 WIB.

74 Wawancara dengan Tokoh Muhammadiyah Srengat H. Sopyan Affandi (Purwokerto), 11 September 2004, pukul 20.00 Wib.

75 Wawancara dengan Marmin Siswoyo (ketua) dan Masturi (bendahara) PDM Blitar, 13-14 September 2004.

76 Karena PNS, keaktifan Jumar di Persyarikatan sangat terbatas.

77 Wawancara dengan Imam Kanapi dan Parkah tokoh Muhammadiyah Garum, pada 27 September 2004.

78 Wawancara dengan M. Dlofir tokoh Muhammadiyah Kanigoro, pada 27 September 2004.

79 Piagam Pendirian Perguruan Muhammadiyah (Kediri) No. 338/II-1/JTM/1958/1978).

80 Buya Hamka termamsuk tidak menyetujui pemerintah RI melakukan konfrontasi dengan Malaysia (1963); Buya Hamka

Halaman 242

saat itu dituduh plagiator kelompok Lekra. Karya roman “Tenggelamnya Kapal Van der Wijk”-nya dituduhkan sebagai plagiat dari karya Manfaluthi (Mesir) berjudul “Majdulin”.

81 Mardono Sastro Admodjo, pernah menjadi Ketua PCM Nganjuk (1967) adalah tokoh yang disegani. Pendidikan yang diperoleh pada masa Hindia Belanda telah membentuk kepribadiannya yang disiplin, tetapi juga humoris, hidupnya sangat sederhana, sampai akhir hayatnya tidak memiliki rumah milik sendiri. 82 Susunan kepengurusan 1971-1974 saat Trisno wardoyo menjabat ketua PDM Kediri pertama tidak dapat direkonstruksi karena ketiadaan sumber. Susunan Pengurus PDM Kediri 1974-1978 yaitu: Trisno Wardoyo (ketua), dan M.C. Kasimo, S.A. Suwito, M.Amin, B.A., Moch. Shabar, Drs. Mudjiono, A. Djaelani, Z. Hartono, A. Turmudzi, BA (Anggota). Susunan PDM Kediri Periode 1978-1985 lebih terinci dengan susunan Trisno Wardoyo (ketua), M.C. Kasimo, SA. Suwito, H. Basuki Nitiroogo (Ketua I,II,III), M. Amin, BA., A. Turmudzi, BA (Sekretaris I dan II), Drs. Basyirudin, H. Ma’sum Sua’idi (Bendahara I, II), dan Qamaruddin Dar (Anggota unsur Pemuda). Sumber: Laporan Musda PDM Kediri 1986.

83 Narasumber penulisan Sejarah Muhammadiyah Kota Kediri terdiri dari (1) Trisno Wardoyo, Ketua PDM Kediri 1971-1985, (2) Drs. Basjiruddin, aktivis Muhammadiyah 1961 menjadi anggota PDM dari 1961-2004, dan (3) Drs. H. Amin Sudiro, sejak 1965 akktif di Muhammadiyah Kediri menjadi PCM dan PDM (1968-2004). Lihat pula Laporan Musyda Muhammadiyah Kediri tahun 1986, 1991, 1996 dan 2001.

84 Wawancara dengan H. Slamet Lestari DS, di Nganjuk, 14 Nopember 2004.

85 Wawancara dengan Ny. Subani (isteri alm. Subani pejabat Puskesmas Muhammadiyah Kecubung Pace, 1960), 14 Desember. Tim melakukan pelacakan ke lokasi Puskesmas tersebut.

86 PDM Nganjuk, Sejarah Singkat Muhammadiyah Daerah Nganjuk (Nganjuk, 2004), halaman13

87 PCM Patianrowo, Sejarah Singkat Berdirinya Cabang Muhammadiyah Patianrowo (Patianrowo, 2004), halaman 15.

Halaman 243

89 PCM Kertosono, Sejarah Singkat Cabang Muhammadiyah Kertosono (Kertosono, 2004), halaman 16-20.

90 Ibid.

91 Menurut penuturan Aminuddin Kasdi, pada 1975 pernah mengikuti Pengajian Muhammadiyah di kediaman warga senior Muhammadiyah di tempat itu.

92 Surat Ketetapan PP Muhammadiyah Nomor 2623/A Tanggal 17 Muharram 1388 H./15 April 1968.

93 Surat Ketetapan PP Muhammadiyah Nomor 1837/A Tanggal 21 Shofar 1384 H./1 Juli 1964 M. Lihat : PCM Watulimo, Muhammadiyah Cabang watulimo Trenggalek (Trenggalek, 2004), halaman 15-17.

94 PCM Tugu, Muhammadiyah Cabang Tugu trenggalek (Trenggalek, 2004) halaman 18-19.

95 PCM Durenan, Sejarah Muhammadiyah di Cabang Durenan (Trenggalek, 2004), halaman 20-22.

96 PCM Panggul, Sejarah Muhammadiyah Cabang Panggul, (Trenggalek, 2004), halaman 23-25.

97 PCM Pule, Muhammadiyah Cabang Pule (Trenggalek, 2004), halaman 26-27.

98 PRT Pogalan, Sejarah Berdirinya Muhammadiyah Pogalan (Pogalan, 2004), halaman 29-31.

99 Sjamsudduha, 58

100 Ibid, 59

101 Ibid, 97 dan 100

102 Ibid, 102 -105

103 Ibid

104 Sjamsudduha, 62; Mustakim, 76

105 Ibid, 61

106 Ibid, 59

107 Ibid.

108 Mustakim, Sejarah Pergerakan Muhammadiyah di Kabupaten Lamongan, Propinsi Jawa Timur Tahun 1953-1995, [Skripsi, Fakultas Sastra Universitas Gajah Mada, Jogjakarta], 77

109 Ibid.

110 Fathurrahim Syuhadi, op. cit., halaman 27.

111 Mustakim, op. cit., halaman 80-93.

Halaman 244

112 Inin Muttaqin, Bahan Penulisan Sejarah Muhammadiyah Jawa Timur Kabupaten Tuban (Tuban, 2004).

113 Ibid., halaman 6.

114 Surat Pengesahan PP Muhammadiyah No: 109/PMD/ Tanggal 19-8-1967.

115 SK PWM Jatim No: 26/SK.PW/I.A/1.b/2001 Tanggal 23 Dzulhijjah 1421H/19 Maret 2001M.

116 SK PMW Jatim No: M-075/C.01/80 Tanggal 1 Rabi’ulakhir 1400 H./ 17 Februari 1980.

117 SK PMW Jatim No: M. 132/C.06 Tanggal 27 Jumadil Awal 1412 H./04 Desember 1991 M.

118 SK PP Muhammadiyah No: 2380/A. Tanggal 17 Rajab 1386 H/31 Oktober 1966 M.

119 SM. halaman bagian nomor rusak, Tahun 1934.

120 SM. Nomor 14 Nopember 1951, halaman 176.

121 Suara Muhammadiyah, Nomor 36 Djuni 1953, halaman 481-482.

122 PDM Ponorogo, Sekelumit Perkembangan Muhammadiyah Ponorogo (Ponorogo, PDM Ponorogo, 1991), halaman 46.

123 Ibid., halaman 48.

124 SK PP Nomor 087/PD/68-71

125 Suara Muhammadiyah Nomor; 1-2 tahun 50 1970, hlm. 5.

126 Ibid.

127 PDM Ngawi, Sejarah Muhammadiyah Ngawi, Masukan dalam Konperensi Muhammadiyah Jawa Timur, di UMM 19 Desember 2004 (Ngawi; PDM Ngawi, 2004).

128 PDM Ngawi, Sejarah Muhammadiyah Ngawi (Ngawi: PDM, Ngawi, 2004).

129 Ibid., halaman 13.

130 Pembaca Wahyu Illahinya Ust.Kadeni.

131 Perkaderan dilaksanakan di rumah Rusmadi di Jl. Salak. Di antara pembicaranya adalah Sumingan, Hadi Subeno. Lihat Penulisan Sejarah Muhammadiyah Magetan, halaman 1-20.

132 Cikal-bakal Unmuh Sidoarjo dirintis PDM Majelis Dikdasmen Sidoarjo, yang dimotori Drs. M.K. Agus Salim, Drs. Muh. Rusdi, Dr. A. Jainuri, MA, Drs. Abu Sofyan, Muh. Kahfi Ridwan, M.

Halaman 245

Saleh Safroni, dan M. Thoha pada akhir 1980-an. Tokoh-tokoh PWM Jawa Timur yang pernah memimpin Unmuh Sidoarjo antara lain Ustadz Abd. Rahim Nur, Drs. Munawar Thohir.

133 Di Sepanjang selain terdapat Pendidikan dasar dan Menengah, juga Sekolah Perawat Kesehatan (SPK), yang kemudian menjadi Akademi Kebidanan (Akbid) Siti Khadidjah, dikelola MKKM PWM Jawa Timur.

134 Surat Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Ponorogo No. UM 210/19/Drh tanggal 16 Januari 1962.

135 Surat Kepala Dinas Kesehatan Propinsi Jawa Timur No: 325 A/Kanwil/SK/YKM.4/X//1992, tanggal 24 Oktober 2992.

136 Surat Keputusan Kepala Dinas Kesehatan Propinsi Jawa Timur Nomor: 345/Kanwil/SK/YKM.4/XI/1992, tanggal 6 Nopember 1992.

137 Surat Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Ponorogo No: 697/ Kandep/YKM/X/1997 tanggal 31 Oktober 1997.

138 Surat Keputusan Menkes RI No. YM.02.04.2.2.2052, tanggal 23 Mei 2002.

139 RSU Aisyiyah Dr. Sutomo Ponorogo, Riwayat Singkat dan Perkembangan Rumah Sakit Umum Aisyiyah Dr. Sutomo Ponorogo (Ponorogo, 2004).

140 Surat Ijin dari Kepala Dinas Kesehatan Ponorogo No. 1889/ 10675/115.4/1994, 20 September 1994, dan surat Ijin Perpanjangan dari Kadin Kesehatan Jatim Nomor: 188.4/14547/ 115.4/1994, 13 Desember 1995.

141 SK Menteri Kesehatan RI No. T.M.02.3.5.3065, 10 Juli 1997.

142 “Sekilas RSAB Muhammadiyah Gresik,” disampaikan dalam rangka Peresmian Penggunaan Gedung Baru Tahap II RSAB Muhammadiyah Gresik, 2-3.

***

Buku Menembus Benteng Tradisi: Sejarah Muhammadiyah Jawa Timur 1921-2004, diterbitkan oleh Hikmah Press, Surabaya, Juni 2005. Buku ini ditulis oleh Tim Penulis : Syafiq A. Mughni (Penanggung Jawab), Sjamsudduha (Ketua), dan Ahmad Nur Fuad (Sekretaris). Anggota: Lilik Zulaicha, A. Fatichuddin, Ainur Rofiq Sophiaan, Wisnu, Nadjib Hamid, Yuristiarso Hidayat, Muhsinul Ahsan, Biyanto, dan Ainun Najib. Konsultan: M. Habib Mustopo dan Aminuddin Kasdi.

Revisi Oleh:
  • Muhkholidas - 18/07/2026 15:27
SD Kreatif

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu